ลพบุรีโบราณสถาน ย้อนยุค น่าเที่ยว
7182
10 จุดน่าเที่ยวเช็คอิน ย้อนยุคเมืองลพบุรี
Istana Phra Narai Ratchaniwet (Phra Narai Ratchaniwet Palace) , yang biasa dikenal oleh penduduk setempat sebagai “Wang Narai,” adalah istana kerajaan penting yang diprakarsai oleh Raja Narai yang Agung pada tahun 1666. Istana ini dibangun untuk berfungsi sebagai kediaman kerajaan di Lopburi, sebuah kota yang sangat disukai oleh raja, dan berfungsi sebagai ibu kota sekunder selama masa perang sert...
read more
Museum Nasional Raja Narai (King Narai National Museum) terletak di dalam Phra Narai Ratchaniwet, yang umumnya dikenal sebagai Istana Narai, sebuah kediaman kerajaan yang diprakarsai oleh Raja Narai Agung di kota Lopburi. Selama masa pemerintahannya, Lopburi diangkat menjadi ibu kota kerajaan kedua setelah Ayutthaya, menjadikan istana ini sebagai pusat utama politik, diplomasi, dan budaya di Siam...
read more
Ban Luang Rap Ratchathut (Ban Luang Rap Ratchathut) , yang umumnya dikenal sebagai Ban Wichayen, adalah situs kuno yang memiliki signifikansi sejarah internasional yang terletak di utara Istana Raja Narai di Provinsi Lopburi. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Narai yang Agung sekitar tahun 1685 M untuk berfungsi sebagai tempat tinggal dan aula resepsi bagi misi diplomatik Prancis pertama ke Sia...
read more
Suaka Prang Khaek (Prang Khaek Sanctuary) adalah monumen kuno terkemuka yang terletak di sebuah pulau lalu lintas di sepanjang Jalan Wichayen, di jantung distrik komersial dan bersejarah Lopburi. Situs ini terdiri dari tiga prang bata yang sejajar dalam arah utara-selatan, dibedakan oleh fitur unik bahwa setiap prang berdiri sendiri tanpa berbagi alas yang sama. Arkeolog percaya bahwa kuil ini di...
read more
Phra Prang Sam Yot (Phra Prang Sam Yod) adalah salah satu landmark bersejarah paling terkenal di Provinsi Lopburi dan telah lama dianggap sebagai simbol penting kota ini. Dipercaya telah dibangun pada masa pemerintahan Raja Jayavarman VII dari Kekaisaran Khmer sekitar abad Buddhis ke-18, yang berfungsi sebagai tempat suci Buddha Mahayana. Situs ini mencerminkan puncak pengaruh Khmer yang pernah t...
read more
Kuil Phra Kan (Phra Kan Shrine) adalah salah satu situs suci terpenting di Provinsi Lopburi, yang terletak di jantung kawasan kota tua yang dulunya berfungsi sebagai pusat kuno Lavo. Ciri paling khas dari kuil ini adalah struktur prang lateritnya, yang dibangun dalam beberapa tingkatan bertumpuk dengan gaya arsitektur Khmer kuno, yang secara lokal dikenal sebagai “Kuil Tinggi.” Para arkeolog perc...
read more
Kuil Nakhon Kosa (Nakhon Kosa Temple) adalah situs arkeologi kuno yang luas dengan signifikansi sejarah yang besar di Provinsi Lopburi. Terletak di dekat Kuil San Phra Kan dan Stasiun Kereta Api Lopburi, situs ini mewakili titik pertemuan antara masa lalu dan masa kini. Wat Nakhon Kosa sangat terkenal karena mencerminkan lapisan peradaban yang tumpang tindih, mulai dari periode Dvaravati hingga e...
read more
Kuil Phra Si Rattana Mahathat Lopburi (Phra Si Rattana Mahathat Temple Lopburi) adalah salah satu monumen kuno yang paling signifikan secara historis dan arkeologis di Thailand dan dulunya berfungsi sebagai pusat keagamaan dan administratif kota kuno Lavo. Dipercaya telah dibangun sekitar abad ke-18 Buddha pada puncak Kekaisaran Khmer dan terus direstorasi melalui beberapa periode, terutama selam...
read more
Kuil Bandai Hin (Bandai Hin Temple) adalah kuil kuno terbengkalai dengan latar belakang sejarah yang panjang di Provinsi Lopburi. Diyakini dibangun pada masa pemerintahan Raja Narai yang Agung, sekitar abad Buddhis ke-23. Asumsi ini didasarkan pada gaya arsitektur, yang jelas mencerminkan perpaduan pengaruh tradisional Thailand dan Barat, terutama pada pintu dan jendela berbentuk lengkungan runci...
read more
Phra Thinang Kraison Siharat (Phra Thinang Kraison Siharat) , yang umumnya dikenal sebagai “Phra Thinang Yen” (Paviliun Sejuk), adalah paviliun kerajaan kecil yang terletak di sebuah pulau di tengah Thale Chup Son, yang dulunya merupakan waduk besar yang memasok air ke kota Lopburi. Paviliun ini dibangun pada masa pemerintahan Raja Narai Agung dan digunakan sebagai tempat tinggal kerajaan musiman ...
read more