10 Tempat Wisata di Tepi Sungai Chao Phraya, Bangk

22899
10 Tempat Wisata di Tepi Sungai Chao Phraya, Bangk

Jelajahi sepanjang Sungai Chao Phraya adalah rute yang mencerminkan sejarah, budaya, dan cara hidup Bangkok secara keseluruhan. Bisa dimulai dari sisi Phra Nakhon dan berlanjut mengikuti sungai menuju kawasan gaya hidup modern. Namun, rute ini tergolong sebagai rencana perjalanan yang cukup padat (tight itinerary), cocok untuk mereka yang memiliki waktu terbatas dan ingin mengunjungi sorotan utama dalam waktu singkat.

Mulai dari Museum Nasional Bangkok, tempat pengumpulan seni dan sejarah Thailand terbesar di negara ini, sebelum berjalan ke Wat Phra Kaew di dalam Grand Palace, pusat spiritual rakyat Thailand. Tak jauh dari situ ada Wat Pho yang memiliki patung Buddha berbaring raksasa dan merupakan asal pijat tradisional Thailand.

Kemudian menyeberangi sungai ke sisi Thonburi untuk mengunjungi Wat Rakhang Khositaram, kuil kuno yang tenang dan penting secara sejarah, diikuti oleh Wat Arun Ratchawararam yang terkenal dengan prasangnya di tepi sungai yang menjadi ciri khas, dan Wat Kalayanamitr Varamahavihara, kuil penting yang mencerminkan hubungan Thailand-Tiongkok dan memiliki suasana komunitas tradisional.

Kembali ke sisi Phra Nakhon untuk merasakan kehidupan di daerah lama Komunitas Talad Noi, area komunitas Tionghoa tua yang penuh dengan seni jalanan dan sudut foto klasik, dan berlanjut ke Jalan Songwat, jalan perdagangan bersejarah yang memadukan tradisionalitas dengan kafe dan toko modern dengan harmonis.

Menutup rute dengan lokasi wisata tepi sungai modern di IconSiam, pusat perbelanjaan bertaraf dunia yang mencakup belanja, makanan, dan budaya Thailand di satu tempat, dan Asiatique The Riverfront, destinasi populer untuk berjalan sore, berbelanja, dan menikmati pemandangan Sungai Chao Phraya dalam suasana yang meriah.

Kesepuluh tempat ini bisa dijadikan trip sehari dengan tempo cepat (fast-paced) atau dua hari dengan lebih santai. Disarankan untuk merencanakan waktu perjalanan terlebih dahulu, terutama dengan menggunakan kapal penyeberangan atau kapal Chao Phraya Express untuk bisa menikmati semua sesuai program tanpa terburu-buru.

Kuil Phra Si Rattana Satsadaram (Phra Si Rattana Satsadaram Temple) , yang umumnya dikenal sebagai Kuil Buddha Zamrud, adalah kuil kerajaan paling suci di Thailand dan mahakarya seni dan arsitektur era Rattanakosin. Didirikan pada tahun 1782 oleh Raja Rama I selama pendirian Rattanakosin, bersama dengan Istana Raja, kuil itu melambangkan legitimasi spiritual dan stabilitas Dinasti Chakri yang baru...
read more
Wat Phra Chetuphon Wimonmangkalaram (Wat Pho) adalah salah satu kuil tertua dan terbesar di Bangkok, mencakup lebih dari 80.000 meter persegi. Namanya diambil dari biara di India yang diyakini sebagai tempat tinggal Sang Buddha. Sebelum menjadi kuil, tempat ini merupakan pusat pendidikan pengobatan tradisional Thailand, lengkap dengan patung-patung yoga. Kuil ini didirikan pada tahun 1788 oleh Raj...
read more
Kuil Rakhang Khositaram (Rakhang Khositaram Temple), yang sebelumnya dikenal sebagai Wat Bang Wa Yai, adalah biara kuno yang berasal dari periode Ayutthaya. Ketenarannya tumbuh selama era awal Rattanakosin ketika sebuah lonceng kuno besar dengan nada yang sangat nyaring ditemukan di dalam kompleks kuil. Raja Phutthayotfa Chulalok (Rama I) memerintahkan agar lonceng tersebut dipindahkan ke ...
read more
Kuil Arun (Arun Temple), yang umumnya dikenal sebagai Kuil Fajar, adalah kuil kerajaan kelas satu dengan asal-usul yang berasal dari periode Ayutthaya. Awalnya bernama Wat Makok, kemudian dipugar dan diganti namanya oleh Raja Taksin, yang tiba di situs ini saat fajar setelah mendirikan Thonburi sebagai ibu kota baru. Sejak saat itu, kuil ini telah menjadi salah satu landmark paling ik...
read more
Asiatique The Riverfront (Asiatique The Riverfront) adalah destinasi gaya hidup tepi sungai skala besar di sepanjang Sungai Chao Phraya yang dengan mulus memadukan warisan sejarah dengan kehidupan perkotaan kontemporer. Situs ini awalnya merupakan pelabuhan perdagangan dan kompleks gudang East Asiatic Company pada masa pemerintahan Raja Rama V, memainkan peran penting dalam perdagangan maritim in...
read more

Restoran terdekat