“Tantang diri Anda dengan jeram arung jeram kelas dunia sambil menjelajahi warisan budaya yang sangat terkait dengan kepercayaan Naga melalui formasi batuan alami yang secara ajaib diukir oleh erosi air.”

Sungai Khek (Khek River) dianggap sebagai salah satu jalur air yang paling menonjol dan kompleks di wilayah utara Thailand bagian bawah. Berasal dari Pegunungan Phetchabun di Khao Kho, sungai ini mengalir melalui lanskap yang didominasi oleh struktur geologis batu pasir dan batuan sedimen yang terakumulasi selama jutaan tahun. Karakteristik utama sungai ini adalah gradien curam dan jalur melalui lapisan batuan yang rumit, menghasilkan air terjun megah dan lebih dari 17 jeram utama. Secara hidrologi, arus deras bertindak sebagai pemahat alami, mengikis batu pasir menjadi bentuk-bentuk eksotis dan menciptakan banyak lubang (Ghumphalak) di seluruh dasar sungai. Hal ini telah menjadi situs vital untuk studi pedologis dan arena kelas dunia bagi para penggemar arung jeram, yang menilai tingkat kesulitan dari Grade 1 hingga 5 tergantung pada ketinggian air musiman.

Dalam hal kepercayaan dan warisan budaya, Sungai Khek sangat terkait dengan cerita rakyat Naga di kalangan penduduk distrik Wang Thong dan Khao Kho. Jalur sungai yang berkelok-kelok melalui celah-celah berbatu sering digunakan sebagai metafora untuk Naga, penjaga mitos kelimpahan alam. Khususnya dalam tren saat ini, telah ditemukan singkapan batuan alami di sepanjang tepi sungai dengan bentuk unik yang menyerupai kepala Naga. Formasi ini, yang dihasilkan dari erosi alami jangka panjang, memicu imajinasi semua orang yang melihatnya. Hal ini telah menjadi titik fokus iman, menarik penduduk setempat dan turis untuk memberikan penghormatan sesuai dengan adat istiadat setempat. Hal ini mencerminkan gaya hidup yang sangat menghormati hukum alam dan menjaga keseimbangan harmonis antara keyakinan spiritual dan pelestarian lingkungan tanpa menjadi terlalu percaya takhayul.

Bagi penggemar ilmu alam, Sungai Khek menawarkan keajaiban langka: sungai ini merupakan habitat bagi Ubur-ubur Air Tawar (Craspedacusta sowerbii), yang dapat terlihat selama musim panas di Jeram Bang Rachan. Kehadiran organisme ini merupakan bioindikator penting dari kemurnian air yang tinggi dan kurangnya polusi kimia, karena ubur-ubur air tawar sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Selain itu, ekosistem di sepanjang kedua tepi sungai berfungsi sebagai suaka bagi flora hijau abadi bukit dan campuran gugur, yang membantu menyaring udara dan menjaga kelembapan untuk hutan hulu. Hal ini menjadikan Sungai Khek bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga ruang kelas hidup yang luas yang menampilkan keanekaragaman hayati tinggi untuk dipelajari oleh semua orang.

Kunjungan ke Sungai Khek adalah pengalaman multi-dimensi yang terdiri dari petualangan yang menantang batas pribadi, studi tentang sejarah bumi melalui lapisan batuan, dan perendaman dalam cara hidup masyarakat yang berakar pada penghormatan terhadap kekuatan alam. Baik itu gambaran imajiner seekor Naga di dalam bebatuan atau organisme kecil dan rapuh di dalam air, elemen-elemen ini membentuk pesona mendalam dari Sungai Khek, memberikan cerita tanpa akhir untuk ditemukan dan dipelajari.


Cara Menuju ke Sana
  • Dengan Mobil Pribadi: Dari Phetchabun, ambil Jalan Raya 12 (Phitsanulok-Lom Sak). Sungai ini sejajar dengan jalan, dan Anda dapat berhenti di berbagai titik pandang dan air terjun di sepanjang jalan.

  • Arung Jeram: Hubungi operator yang berlokasi antara KM 45-53 Jalan Raya 12. Mereka menyediakan peralatan keselamatan dan pemandu profesional selama seluruh durasi kegiatan.

  • Mengunjungi Situs Kepercayaan Naga: Anda dapat meminta koordinat tertentu dari penduduk desa di distrik Wang Thong atau di berbagai tempat istirahat wisata di sepanjang Sungai Khek.


Perjalanan
  • Musim Kunjungan Terbaik: Juni–Oktober untuk pengalaman arung jeram yang paling mendebarkan, dan Maret–Mei untuk berperahu dayung untuk melihat ubur-ubur air tawar.

  • Alas Kaki dan Perlengkapan: Jika berjalan untuk melihat bebatuan berbentuk Naga, kenakan sepatu dengan traksi yang baik (sol anti selip), karena bebatuan tepi sungai bisa lembap dan tertutup lumut.

  • Fotografi: Cahaya pagi dan sore membantu menekankan pola erosi pada bebatuan, memberikan lebih banyak kedalaman dan kejelasan pada bentuk unik mereka.

  • Perilaku: Jaga ketenangan dan tunjukkan rasa hormat terhadap situs kepercayaan lokal. Jangan membuang sampah sembarangan atau merusak formasi batuan alami.

  • Keselamatan: Ikuti instruksi pejabat dan pemandu dengan ketat, terutama mengenai penggunaan jaket pelampung dan helm saat berada di dekat arus deras.


Biaya Masuk:

  • Masuk ke area gratis (Kegiatan dapat dikenakan biaya tambahan)

Jam Buka:

  • Kegiatan Air: 08:30 – 16:30

  • Titik Pandang Alami: Buka setiap hari, tergantung pada kondisi cuaca

Sungai Khek

Bagikan

Sungai Khek, Distrik Wang Thong, Phitsanulok dan Distrik Khao Kho, Phetchabun Map

Daftar 0 ulasan |

Buka sekarang : 8.30 - 16.30

Mon8.30 - 16.30
Tue8.30 - 16.30
Wed8.30 - 16.30
Thu8.30 - 16.30
Fri8.30 - 16.30
Sat8.30 - 16.30
Sun8.30 - 16.30

0

Rekomendasi perjalanan

Kelola perjalanan Anda

Delete

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)