“Lautan kabut panorama yang mengalir melalui pegunungan hampir sepanjang tahun, udara sejuk yang menyegarkan, dan turbin angin raksasa yang berfungsi sebagai landmark di perbukitan tinggi.”
Khao Kho (Khao Kho) adalah definisi dari surga liburan di wilayah utara bagian bawah, dan mendapat julukan Swiss-nya Thailand. Nama "Khao Kho" berasal dari pohon Kho (Livistona speciosa), spesies palem dengan daun seperti kipas yang tumbuh subur di daerah ini di masa lalu. Di luar suasananya, daerah ini menyimpan sejarah penting sebagai medan perang antara pemerintah dan Partai Komunis Thailand dari tahun 1968 hingga 1982. Saat ini, jejak masa lalu ini telah berubah menjadi tanah kedamaian dan keindahan yang mempesona. Dengan ketinggian rata-rata 1.000 meter di atas permukaan laut, Khao Kho tetap sejuk sepanjang tahun dan merupakan salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan Lautan Kabut, terutama di atas Waduk Rattanai, di mana kabut putih tebal menutupi lembah seperti awan pagi.
Pesona Khao Kho terletak pada berbagai atraksinya yang cocok untuk segala usia, dengan sorotan berikut:
-
Wat Phra That Pha Sorn Kaew: Sebuah mahakarya arsitektur yang dihiasi dengan jutaan keping mosaik berwarna-warni dan keramik Benjarong. Yang menjadi sorotan adalah lima patung Buddha putih yang tumpang tindih yang duduk di atas dasar lotus, sering dikelilingi oleh kabut pagi, menciptakan gambaran surga yang tenang dan setia.
-
Ladang Angin Khao Kho: Terletak di lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut, daerah ini memanfaatkan angin sepanjang tahun sebagai sumber utama energi bersih. Wisatawan senang naik trem untuk melihat ladang bunga yang semarak bermekaran di bawah turbin raksasa sambil menikmati kegiatan lokal seperti ayunan kayu Hmong di tengah pemandangan gunung 360 derajat.
-
Monumen Khao Kho: Terletak di puncak tertinggi untuk menghormati tentara dan warga sipil yang mengorbankan nyawa mereka selama konflik dengan Partai Komunis Thailand. Monumen marmer berbentuk segitiga berdiri dengan anggun, dikelilingi oleh pajangan senjata dan bunker yang mencerminkan keberanian dan sejarah pembangunan bangsa.
-
Istana Kerajaan Khao Kho: Bangunan beton setengah lingkaran yang dikelilingi oleh hutan pinus yang menjulang tinggi dan taman bunga musim dingin yang dipelihara dengan cermat. Tempat ini menawarkan suasana yang tenang dan udara sejuk sepanjang tahun, cocok untuk berjalan-jalan menghirup ozon murni sambil menikmati pemandangan hutan yang rimbun dari sudut tinggi.
-
Thung Salaeng Luang: Dikenal sebagai Savana Thailand, hutan pinus dan padang rumput yang luas ini menawarkan area Thung Nang Phaya yang merupakan tempat berkemah populer di tengah perubahan warna pinus yang terasa seperti berada di luar negeri. Ini adalah lokasi utama bagi pecinta alam untuk menyaksikan cahaya pertama hari itu berkilauan melalui pohon pinus dan kabut pagi.
Untuk relaksasi, Khao Kho menawarkan banyak resor modern dan minimalis yang bertengger di tepi tebing, memungkinkan Anda untuk bangun dengan lautan kabut langsung dari jendela Anda. Ini adalah pengalaman liburan premium yang sepadan dengan setiap momen tanpa perlu terbang ke luar negeri. Baik Anda datang dengan teman, pasangan untuk liburan romantis, atau keluarga, Khao Kho siap memberikan energi positif dan inspirasi baru.
Kami mengundang Anda untuk merangkul angin dingin dan membiarkan jiwa Anda mengembara dengan kabut yang menempel di pegunungan. Datang dan saksikan keajaiban alam yang menjadikan Phetchabun sebagai tujuan impian bagi setiap wisatawan. Anda akan mengerti mengapa orang terus kembali ke Khao Kho lagi dan lagi.
Cara Menuju ke Sana
-
Mobil Pribadi: Dari Bangkok, ambil Jalan Raya 21 melalui Saraburi ke Phetchabun, lalu gunakan jalan pintas menuju Khao Kho. Jalannya curam dan berliku di beberapa bagian; periksa rem Anda sebelum bepergian.
-
Transportasi Umum: Naik bus dari Bangkok ke Phetchabun atau Lom Sak. Turun di persimpangan Camp Son atau distrik Khao Kho, lalu sewa songthaew lokal (truk pikap penumpang) untuk jalan-jalan.
Perjalanan
-
Waktu yang Disarankan: Untuk lautan kabut yang tebal, kunjungi selama akhir musim hujan hingga awal musim dingin (September - November). Cuacanya sangat dingin selama puncak bulan-bulan musim dingin.
-
Persiapan: Bawa pakaian hangat, topi, dan kaus kaki, karena suhu di puncak dapat turun dengan cepat di malam hari dan di pagi hari.
-
Sorotan: Bangun pagi-pagi untuk menyaksikan matahari terbit di sudut pandang di depan Distrik Khao Kho, tempat terjelas untuk melihat kabut di atas Waduk Rattanai.
-
Mengemudi: Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan jalan pegunungan, gunakan gigi rendah dan ekstra hati-hati selama kabut tebal saat jarak pandang rendah.
Biaya Masuk:
- Masuk gratis ke area umum (Beberapa tempat tertentu seperti taman hutan atau museum mungkin memiliki biaya masuk kecil sesuai dengan peraturan mereka).
Jam Buka:
- Area ini dapat diakses sepanjang hari.
- Sebagian besar atraksi di Khao Kho buka sekitar pukul 07:00 – 18:00.