“Arsitektur merah muda yang mencolok, perpaduan gaya Vietnam dan Timur, melambangkan persahabatan Thailand-Vietnam. Menjulang megah di tepi Sungai Mekong di tengah bangunan-bangunan tua klasik dan menandai titik awal jalan pejalan kaki yang ramai, yang wajib dikunjungi saat mengunjungi Nakhon Phanom.”
Menara Jam Memorial Vietnam (Vietnam Memorial Clock Tower) adalah landmark bersejarah yang signifikan di Nakhon Phanom, berdiri dengan menonjol di Jalan Sunthon Wichit di sepanjang Sungai Mekong. Dibangun oleh pengungsi Vietnam yang tinggal di Thailand selama Perang Indochina sebagai tanda terima kasih kepada pemerintah dan rakyat Thailand atas keramahan mereka. Dibangun pada tahun 1960 (B.E. 2503) sebelum repatriasi mereka ke Vietnam Utara setelah kemerdekaan, menara ini berfungsi sebagai simbol abadi persahabatan dan ikatan budaya yang dalam antara kedua negara.
Struktur ini menampilkan gaya arsitektur Oriental Fusion yang unik, mencerminkan pengaruh Vietnam dengan sentuhan estetika kolonial Prancis, yang dicirikan oleh bentuk geometris dan warna merah muda pucat klasik. Berdiri setinggi sekitar 10 meter, dasar menara berisi prasasti ucapan terima kasih. Daerah sekitarnya melestarikan suasana Kota Tua yang menawan, dipenuhi dengan rumah-rumah toko bersejarah dan bangunan kayu tradisional, menjadikannya pusat bagi pariwisata budaya unik yang menonjol di wilayah tersebut.
Saat ini, distrik Menara Jam lebih dari sekadar tempat foto bersejarah; itu adalah jantung ekonomi dan pariwisata Nakhon Phanom. Ini berfungsi sebagai titik awal untuk Jalan Kaki Nakhon Phanom, yang diadakan setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, menarik pengunjung untuk merasakan gaya hidup tepi sungai. Ini juga merupakan salah satu titik pandang terindah di kota, terutama saat senja dan malam hari, ketika menara diterangi, melengkapi latar belakang pegunungan kapur yang menakjubkan di Laos yang membentang di sepanjang Sungai Mekong.
Cara Menuju ke Sana
- Terletak di jantung kota Nakhon Phanom, di Jalan Sunthorn Vichit di sepanjang Sungai Mekong, mudah diakses dari Bandara Nakhon Phanom dengan minivan (sekitar 15-20 menit). Jika menginap di kota, Anda dapat dengan mudah mencapainya dengan becak motor (Skylab) atau menyewa sepeda.
Perjalanan
-
Rencanakan untuk tiba di area menara jam antara pukul 17:00 dan 18:30 untuk mengagumi perubahan warna langit yang indah di sepanjang Sungai Mekong dan menyaksikan menara jam diterangi di malam hari.
-
Untuk pengalaman yang lebih meriah, pertimbangkan untuk berkunjung pada hari Jumat, Sabtu, atau Minggu, karena saat itulah Jalan Kaki Nakhon Phanom diadakan, dengan kios-kios yang didirikan mulai malam hari di depan menara jam hingga ke Perpustakaan Nasional.
-
Untuk penggemar fotografi, titik pandang terindah adalah berdiri di seberang menara jam untuk mengambil gambar yang menghadap ke bangunan merah muda dengan latar belakang langit. Atau, pilih bidikan bersudut yang menyertakan rumah-rumah toko bergaya Sino-Portugis tua untuk tampilan vintage.
-
Disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman atau menyewa sepeda dari akomodasi terdekat untuk bersepeda di sepanjang Jalan Sunthorn Vichit. Rute di sepanjang Sungai Mekong dari menara jam ke Alun-Alun Phaya Sri Sattanakarat menawarkan pemandangan indah dan banyak kesempatan berfoto di sepanjang jalan.
-
Jangan lupa untuk mencicipi masakan lokal, seperti sup mie Vietnam (Khao Piak), sosis babi goreng (Moo Yor Tod), atau kopi tradisional, dari toko-toko di bangunan-bangunan tua di sekitar menara jam. Hidangan ini mewakili cita rasa unik komunitas Thailand-Vietnam di Nakhon Phanom.
-
Selama bulan-bulan musim dingin (November - Februari), cuaca di sepanjang Sungai Mekong lebih dingin dari biasanya dan berangin. Dianjurkan untuk membawa jaket tipis atau sweter untuk berjalan-jalan di sekitar kota dengan lebih nyaman.
Biaya Masuk:
- Gratis. Tidak ada biaya masuk.
Jam Buka:
- Buka setiap hari, 24 jam.