Dibangun kembali pada tahun 1848 oleh Lord Matsudaira Naritsune, Honmaru Goten menampilkan Karo-zashiki (Kamar Tetua). Di sini, patung lilin seperti manusia sungguhan menggambarkan para pelayan senior dalam pertemuan strategis. Tampilan imersif ini menangkap hierarki yang kaku dan ketegangan politik dari akhir periode Edo dalam lingkungan arsitektur yang autentik.