“Museum Art-polis ikonis yang arsitektur “prajurit bersenjata”-nya membentuk salah satu dialog visual paling menarik dengan Kastil Kumamoto.”
Dibuka pada tahun 1992, Museum Seni Prefektur Kumamoto Cabang Chibajo (Kumamoto Prefectural Museum of Art Chibajo Branch) adalah karya penting dari Proyek Art-polis Kumamoto, sebuah inisiatif ambisius yang memasangkan arsitek terkenal secara internasional dengan bangunan publik untuk menciptakan landmark budaya abadi. Struktur ini awalnya dibangun sebagai perpustakaan dan kemudian diubah menjadi museum seni oleh arsitek Spanyol Elías Torres dan José Antonio Martínez Lapeña, bekerja sama dengan Daiwa Architects.
Eksteriornya dilapisi dengan batu coklat lembut yang bersumber secara lokal yang diletakkan dalam pola berlian 45 derajat yang berani, sengaja mengacu pada tembok batu musha-gaeshi (penolak prajurit) di dekat Kastil Kumamoto. Para arsitek terkenal menggambarkan bangunan itu sebagai “seorang prajurit bersenjata yang berdiri di samping tuannya yang mulia,” mengekspresikan hubungannya yang tegas namun hormat dengan benteng bersejarah tersebut.
Di atas, kanopi atap berlapis tembaga menjulang tajam, sering dibandingkan dengan siluet helm samurai, sekaligus berfungsi sebagai skylight yang memasukkan cahaya alami yang lembut ke dalam galeri. Di bagian dalam, bangunan ini terdiri dari empat lantai di atas tanah dan satu tingkat ruang bawah tanah, yang berpusat di sekitar atrium vertikal yang dilembutkan oleh panel kayu hangat yang kontras dengan eksterior seperti benteng.
Setelah gempa Kumamoto 2016, museum menjalani perbaikan dan restorasi yang cermat. Saat ini, museum beroperasi penuh dan terus berfungsi sebagai tempat budaya penting di distrik kastil.
Tidak seperti Museum Seni Prefektur utama di Taman Ninomaru, yang menyimpan koleksi permanen seperti Koleksi Eisei Bunko Hosokawa, Cabang Chibajo berfokus pada pameran sementara dan berorientasi pada masyarakat. Tiga galeri utama menyelenggarakan program yang terus berubah mulai dari kaligrafi tradisional dan seni pedang Jepang hingga fotografi kontemporer, patung, dan pameran siswa lokal.
Cara Menuju ke Sana
-
Bus Antar-Jemput Kastil: Naik bus wisata Shiro-megurin dan turun langsung di halte museum
-
Trem: Sekitar 5 menit berjalan kaki dari halte trem Balai Kota Kumamoto (Shiyakusho-mae)
-
Berjalan Kaki: Sekitar 10 menit dari pintu masuk utama Kastil Kumamoto atau area Sakura-no-baba Josaien
Perjalanan
-
Kunjungi pada sore hari untuk menikmati cahaya alami terbaik melalui skylight geometris
-
Kafe di lantai empat adalah “permata tersembunyi” yang tenang dengan pemandangan langsung setinggi mata ke Kastil Kumamoto—ideal untuk fotografer
-
Ruang pameran dapat ditutup sebentar selama perubahan instalasi; memeriksa jadwal terlebih dahulu disarankan
-
Bangunan itu sendiri, perpustakaan seni, dan kafe seringkali dapat dimasuki tanpa tiket pameran
Biaya Masuk:
-
Bervariasi tergantung pameran (biasanya 200–500 yen)
-
Banyak pameran yang diselenggarakan komunitas menawarkan masuk gratis
Waktu Buka:
-
Selasa–Jumat: 9:30 AM – 6:30 PM (Pintu masuk terakhir 6:00 PM)
-
Akhir Pekan & Hari Libur Nasional: 9:30 AM – 5:15 PM (Pintu masuk terakhir 4:45 PM)
-
Tutup: Senin
-
Jika hari Senin adalah hari libur nasional, museum buka pada hari Senin dan tutup pada hari Selasa berikutnya
-
Tutup selama liburan Tahun Baru
-