“Kuil cinta dan hubungan yang legendaris, terkenal dengan Terowongan Ema yang mempesona dan ritual "Memancing Keberuntungan Tai" yang menawan.”
Kuil Kawagoe Hikawa adalah kuil Shinto kuno dengan sejarah lebih dari 1.500 tahun, terletak di Kota Kawagoe, Prefektur Saitama—wilayah yang terkenal sebagai “Edo Kecil” karena suasana zaman Edo yang terpelihara dengan baik. Kuil ini sangat dihormati sebagai salah satu kuil Enmusubi paling kuat di Jepang, yang diyakini membawa berkah untuk cinta, pernikahan, dan hubungan yang harmonis.
Kuil ini memuja lima dewa yang semuanya adalah anggota keluarga ilahi yang sama, termasuk dua pasangan menikah. Silsilah ilahi yang unik ini telah membuat kuil ini sangat populer di kalangan pengunjung yang mencari berkah untuk romansa, pernikahan, keharmonisan keluarga, dan koneksi yang bermakna.
Area kuil menawarkan suasana yang tenang dan sakral, menjadikannya tidak hanya tujuan spiritual tetapi juga tempat peristirahatan yang damai dari kota. Sepanjang tahun, Kuil Kawagoe Hikawa menarik para penyembah dan wisatawan yang ingin mengalami ritual khas dan keindahan musimannya.
Hal Penting yang Harus Dilihat:
-
Terowongan Ema:
Koridor kayu yang dilapisi dengan lebih dari 30.000 ema (plakat doa kayu), membentuk terowongan menakjubkan yang dipenuhi dengan harapan dan doa yang tulus. Ini adalah salah satu tempat yang paling fotogenik dan simbolis di dalam kuil. -
Keberuntungan Tai (Tai Omikuji):
Ritual meramal keberuntungan yang unik di mana pengunjung menggunakan pancing kayu kecil untuk “menangkap” ikan bream kertas. Merah melambangkan keberuntungan umum, sedangkan merah muda melambangkan cinta dan hubungan. -
Festival Lonceng Angin:
Diadakan selama bulan-bulan musim panas (Juli–September), kuil ini didekorasi dengan lebih dari 2.000 lonceng angin berwarna-warni. Suara lembut mereka menciptakan suasana yang menyegarkan sambil membawa harapan pengunjung kepada para dewa. -
Ritual dan Batu Suci:
Pengunjung dapat berpartisipasi dalam Hitogata Nagashi, ritual pemurnian yang melibatkan boneka kertas yang mengambang untuk membersihkan kemalangan, dan dengan lembut menggosok batu berbentuk anjing untuk berdoa demi keselamatan persalinan dan kesehatan yang baik.
Cara Menuju ke Sana
-
Dari Stasiun Kawagoe (Jalur JR / Jalur Tobu Tojo):
Naik Bus Lingkar Koedo dan turun di halte bus “Kuil Hikawa”. Pintu masuk kuil hanya berjarak beberapa langkah. -
Dari Stasiun Hon-Kawagoe:
Akses dengan bus lokal atau taksi, sekitar 10–15 menit.
Perjalanan
-
Batu Keberuntungan Enmusubi-dama:
Hanya 20 batu yang dibagikan gratis setiap hari. Pengunjung yang ingin menerimanya harus datang lebih awal, sekitar pukul 5:00–6:00 pagi. -
Waktu Terbaik untuk Foto:
Pagi hari kerja ideal untuk fotografi, terutama di Terowongan Ema, karena lebih tenang dan damai. -
Persiapan Musiman:
Selama Festival Lonceng Angin musim panas, cuaca bisa panas dan lembap. Disarankan untuk membawa air dan perlindungan dari sinar matahari.
Biaya Masuk:
- Masuk gratis
Jam Buka:
- Buka setiap hari
08:00 – 16:30