“Pusat produk pertanian aman dan kerajinan rakyat yang mencerminkan identitas unik masyarakat Lao Khrang dan Lawa, yang berlokasi di pasar yang didekorasi dengan indah menggunakan bahan-bahan alami.”
Pasar Sao Hai (Sao Hai Market) adalah ruang komunitas kreatif yang lahir dari semangat kolektif orang-orang yang sangat mencintai kampung halaman mereka. Kata "Sao" dalam dialek lokal berarti "dua puluh," atau juga dapat melambangkan kerja sama dan persatuan, yang dengan sempurna mencerminkan gagasan inti di balik pasar. Pasar ini diciptakan untuk memberikan kesempatan bagi petani dan seniman lokal untuk memamerkan dan menjual produk pertanian organik dan karya seni buatan tangan. Pasar ini didekorasi dengan gaya menggunakan bambu dan bahan-bahan lokal daur ulang, menciptakan suasana yang teduh, ramah, dan bersahabat—seperti mengunjungi rumah teman di pedesaan.
Yang membedakan Pasar Sao Hai adalah tekstil tenun tangan dan produk kerajinan, yang dibuat dengan cermat dan dirancang dengan penuh perhatian. Barang-barang ini menggabungkan estetika modern dengan identitas tradisional Ban Rai, yang secara jelas mengekspresikan akar budaya masyarakat. Pasar ini juga menawarkan hidangan lokal langka, makanan penutup tradisional Thailand, dan kopi tetes yang diseduh dengan hati-hati, menjadikannya lebih dari sekadar tempat berbelanja. Pasar ini berfungsi sebagai titik pertemuan bagi mereka yang menghargai seni, keterampilan, dan gaya hidup berkelanjutan.
Suasana di dalam pasar menjadi sangat meriah dengan pertunjukan musik live oleh seniman lokal, yang menambah pesona dan semangat pada pengalaman tersebut. Pengunjung dapat dengan santai menjelajahi kios-kios di bawah naungan pepohonan, menikmati udara segar Distrik Ban Rai, dan mencicipi makanan yang disiapkan dari bahan-bahan lokal segar. Keseluruhan pengalaman itu santai, sederhana, dan dipenuhi dengan kebahagiaan sejati.
Bagi penggemar fotografi dan pecinta seni, Pasar Sao Hai adalah tujuan yang menyenangkan yang dipenuhi dengan sudut-sudut fotogenik. Mulai dari etalase toko yang didekorasi secara kreatif hingga pola indah kain tenun tangan yang digantung, setiap detail menawarkan inspirasi visual. Keindahan pasar tidak berasal dari dekorasi buatan, tetapi dari niat tulus masyarakat untuk melestarikan dan menafsirkan kembali sejarah dan budaya Ban Rai secara kontemporer.
Pasar Sao Hai dengan hangat mengundang pengunjung untuk merasakan sendiri semangat "Ban Rai, Rumah Kita." Ini adalah tempat di mana kesederhanaan menjadi sesuatu yang benar-benar istimewa, meninggalkan pengunjung dengan kenangan abadi dan inspirasi yang tulus.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Dari kota Uthai Thani, menuju ke Distrik Ban Rai (kira-kira 80 km). Pasar ini terletak di dekat Rumah Sakit Ban Rai dengan tempat parkir yang nyaman.
Transportasi Umum:
- Naik van dari Bangkok ke Distrik Ban Rai, lalu naik taksi lokal atau berjalan kaki jarak pendek ke pasar.
Perjalanan
Waktu Terbaik Berkunjung:
- Pasar hanya buka pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Disarankan untuk berkunjung di pagi hari untuk cuaca yang lebih sejuk dan pilihan barang yang lengkap.
Tas & Wadah:
- Pasar mempromosikan pengurangan plastik; harap bawa tas kain Anda sendiri atau gunakan wadah alami yang disediakan oleh vendor.
Berbelanja:
- Kain tenun tangan di sini sangat unik. Jika Anda menemukan sepotong yang Anda sukai, ambil, karena sebagian besar adalah barang buatan tangan yang unik.
Makanan Lokal:
- Jangan lewatkan ketan bakar (Khao Jee), pasta cabai lokal, dan sayuran segar langsung dari pertanian penduduk desa.
Biaya Masuk
-
Pengunjung Lokal: Dewasa Gratis, Anak-anak Gratis
-
Pengunjung Asing: Dewasa Gratis, Anak-anak Gratis
Jam Buka
-
Buka hanya pada hari Sabtu dan Minggu: 08:30 – 16:00
-
Juga buka pada beberapa hari libur nasional; silakan periksa media sosial mereka untuk pembaruan