“Kagumi keanggunan struktur "Nampan Raksasa dan Lilin Kemenangan" dari tahun 1930-an dan patung-patung "Gajasimha Merunduk" yang perkasa, sambil menikmati suasana santai di tepi kolam besar yang berfungsi sebagai jantung kota.”
Bundaran Sa Kaeo (Sa Kaeo Roundabout) , yang secara resmi dikenal sebagai “Bundaran Si Suriyothai,” adalah salah satu landmark terpenting di Kota Baru Lopburi. Dibangun pada era Field Marshal Plaek Phibunsongkhram sebagai bagian dari rencana pengembangan perkotaan modern, yang dimaksudkan untuk berfungsi sebagai pusat strategis untuk transportasi, administrasi, dan area perumahan bagi pejabat pemerintah dan personel militer. Sebuah kolam bundar besar digali untuk berfungsi sebagai reservoir air, dengan area sekitarnya dirancang sebagai bundaran lalu lintas utama.
Fitur yang paling mencolok adalah monumen sentral di tengah kolam, yang dirancang sebagai nampan seremonial raksasa yang menopang lilin kemenangan. Monumen ini melambangkan kemenangan, kemakmuran, dan kedaulatan nasional. Mengelilingi nampan adalah lambang berbagai kementerian pemerintah pada era itu, yang dengan jelas mencerminkan ideologi nasionalis dan konsep negara modern pada masa itu.
Di dasar jembatan di keempat arah mata angin, terdapat delapan Khotchasi yang berlutut (makhluk mitos singa-gajah). Tokoh-tokoh ini mewakili kekuatan, otoritas, dan stabilitas, khususnya melambangkan kekuatan militer dan pertahanan nasional. Akibatnya, bundaran ini berfungsi tidak hanya sebagai ruang publik tetapi juga sebagai monumen ideologis pada masanya.
Suasana di sekitar bundaran teduh, damai, dan ramah, dengan jalan setapak dan area tempat duduk yang mengelilingi kolam. Ini adalah tempat populer bagi penduduk setempat untuk berjalan kaki, berolahraga, bersantai, atau menikmati angin malam, berfungsi sebagai tempat berkumpul utama bagi masyarakat.
Bundaran Sa Kaeo juga merupakan tempat utama untuk salah satu festival Loy Krathong tradisional terbesar di Lopburi, di mana penduduk mengenakan kostum tradisional Thailand, menciptakan suasana yang hidup dan nostalgia yang menghidupkan masa lalu. Terlepas dari ekspansi perkotaan yang sedang berlangsung, bundaran ini terus berdiri sebagai pusat memori kolektif dan kebanggaan bagi masyarakat Kota Baru Lopburi.
Bagi wisatawan yang mengunjungi Lopburi, Bundaran Sa Kaeo adalah titik check-in yang nyaman dan penting, terletak di dekat restoran, cafés, dan kantor pemerintah yang penting. Di malam hari, ketika lampu-lampu dekoratif menerangi monumen, pantulannya di air mengungkapkan pesona unik dari identitas perkotaan modern Lopburi, menawarkan kontras yang jelas dengan kota tua bersejarah.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Terletak di Jalan Narai Maharat di pusat Lopburi. Anda dapat berkendara di sekitar lingkaran dan menemukan tempat parkir di sepanjang trotoar atau gang-gang terdekat.
Transportasi Umum:
- Ini adalah pusat utama untuk hampir semua Songthaews lokal di Lopburi dan dekat dengan terminal bus provinsi.
Perjalanan
Waktu Terbaik:
- Kunjungi antara pukul 17:00 – 19:00 untuk menyaksikan matahari terbenam dan menikmati iluminasi malam hari.
Aktivitas Unggulan:
- Bersantai di tepi kolam, memotret patung-patung Gajasimha, dan menjelajahi makanan jalanan di Pasar Sra Kaeo yang berdekatan.
Kode Berpakaian:
- Kasual. Selama festival, mengenakan pakaian tradisional Thailand sangat disarankan.
Situs Terdekat:
- Kebun Binatang Lopburi (jarak berjalan kaki), Rumah Sakit Ananthamahidol, dan Istana Raja Narai.
Biaya Masuk
-
Gratis untuk semua orang.
Jam Buka
-
Buka 24 jam (Lampu dinyalakan di malam hari)