“Saksikan Vihara kayu kuno, yang dihormati sebagai mahakarya arsitektur yang luar biasa, dan paviliun berbentuk salib tradisional (Mondop), yang berfungsi sebagai prototipe untuk pembangunan Ho Kham Luang di Taman Kerajaan Rajapruek.”

Kuil Ton Kwen (Inthrawat Temple) secara resmi dikenal sebagai Kuil Inthrawat (Inthrawat Temple)  terletak di Distrik Hang Dong, Chiang Mai. Ini adalah kuil kuno dengan makna sejarah dan budaya yang sangat besar. Saat ini, ia telah mendapatkan popularitas besar di kalangan wisatawan dari seluruh dunia karena merupakan salah satu dari sedikit kuil yang telah melestarikan arsitektur Lanna aslinya dengan sempurna. Telah diakui oleh Asosiasi Arsitek Siam dan UNESCO sebagai bangunan konservasi luar biasa kelas dunia.

Sejarah dan Signifikansi Kuil Ton Kwen dibangun pada tahun 1856 (B.E. 2399) pada masa pemerintahan Chao Kawilorot Suriyawong, penguasa ke-6 Chiang Mai. Nama kuil ini berasal dari "Ton Ma Kwen," nama lokal untuk pohon Flacourtia yang pernah banyak terdapat di daerah ini. Signifikansi sejarah yang paling menonjol dari kuil ini adalah perannya sebagai tempat peristirahatan Relik Suci prosesi Si Chom Thong. Di masa lalu, ketika Relik Suci diundang dari Distrik Chom Thong ke kota Chiang Mai, prosesi akbar akan berhenti dan beristirahat di Wat Ton Kwen selama tiga hari. Hal ini memungkinkan Penguasa Chiang Mai dan masyarakat untuk melakukan ritual pemandian dan memberikan penghormatan kepada relik tersebut sebelum melanjutkan ke pusat kota. Tradisi ini menjadikan Wat Ton Kwen sebagai pusat roh dan iman utama bagi masyarakat Lanna selama beberapa generasi.

Arsitektur Unik Kuil Ton Kwen sering disebut sebagai Museum Hidup karena strukturnya tetap dalam bentuk aslinya tanpa perubahan modern apa pun. Sorotan arsitektur yang menarik minat secara global meliputi:

  • Vihara Kayu Kuno: Aula pertemuan kayu jati dengan atap bertingkat klasik dalam gaya Lanna otentik. Pedimen menampilkan ukiran kayu rumit motif bunga dan hewan keberuntungan, dihiasi dengan kaca berwarna vintage yang menciptakan suasana khusyuk.

  • Paviliun Berbentuk Salib (Mondop Tradisional): Satu-satunya paviliun kayu terbuka empat sisi yang masih ada dan paling lengkap dari jenisnya. Struktur ini sangat signifikan karena berfungsi sebagai model arsitektur untuk paviliun Ho Kham Luang yang terkenal di Taman Kerajaan Rajapruek.

  • Halaman Pasir Tradisional: Jalan-jalan di sekitar kuil ditutupi dengan pasir bersih sesuai dengan kepercayaan kuno. Ini membantu menjaga suhu tetap sejuk dan memberikan lingkungan yang tenang dan damai, kontras mencolok dengan sebagian besar kuil modern yang telah mengganti pasir dengan beton.

Kegiatan Populer untuk Turis Karena ketenarannya sebagai lokasi syuting untuk beberapa drama periode, seperti Kassin Kasalong, banyak turis berkunjung untuk terlibat dalam kegiatan berikut:

  • Berpakaian & Fotografi Tradisional Lanna: Ada beberapa toko di sekitar kuil yang menawarkan kostum tradisional Thailand dan Lanna yang indah untuk disewa. Turis senang mengenakan pakaian ini untuk mengambil foto dengan Vihara kayu dan halaman pasir untuk mengabadikan keindahan budaya lokal.

  • Mempelajari Seni Buddhis Tradisional: Siswa, cendekiawan, dan seniman sering berkunjung untuk mempelajari teknik ukiran dan pertukangan kayu kuno yang jarang ditemukan saat ini.

  • Retret Spiritual: Lingkungan kuil yang rindang dan tenang sangat cocok bagi mereka yang ingin melarikan diri dari hiruk pikuk dan membenamkan diri dalam kedamaian dan keindahan alam.

Kuil Ton Kwen saat ini lebih dari sekadar tempat foto yang indah; ini adalah warisan budaya nyata yang mencerminkan selera dan keahlian halus nenek moyang Chiang Mai. Bagi siapa pun yang mengunjungi Chiang Mai yang ingin menyentuh akar Lanna yang sebenarnya dalam suasana yang sedang tren namun tetap khusyuk, Wat Ton Kwen adalah tujuan yang wajib dikunjungi.


Cara Menuju ke Sana
  • Mobil Pribadi: Dari kota Chiang Mai, ambil Canal Road (Jalan Raya 121) menuju Hang Dong. Di persimpangan Nong Khwai, lurus saja sebentar, lalu belok kanan mengikuti rambu-rambu (rute Hang Dong-Samoeng).

  • Transportasi Umum: Naik songthaew kuning (jalur Chiang Mai-Hang Dong) atau menyewa "Truk Merah" (Songthaew) dari kota (kira-kira 10-15 km dari pusat kota).


Perjalanan
  • Waktu Terbaik untuk Berkunjung: Disarankan untuk berkunjung pada pagi hari antara pukul 08:00 – 10:00 pagi untuk menghindari panas dan untuk mengabadikan cahaya matahari yang indah untuk fotografi.

  • Kode Berpakaian: Karena ini adalah situs religius yang suci, harap berpakaian sopan tanpa rok/celana pendek atau atasan tanpa lengan.

  • Penyewaan Kostum: Beberapa toko terletak di depan pintu masuk kuil yang menyediakan kostum tradisional Thailand dan Lanna. Harga mulai dari 100 – 300 THB (harga dapat bervariasi tergantung pada gaya dan aksesoris).

  • Waktu Fotografi: Anda harus menyediakan sekitar 1-2 jam untuk mengabadikan foto dari semua sudut indah kuil.


Biaya Masuk:

  • Tidak ada biaya masuk

Jam Buka: 

  • Buka setiap hari: 06:00 pagi – 05:00 sore

Kuil Ton Kwen

Bagikan

Subdistrik Nong Khwai, Distrik Hang Dong, Chiang Mai. Map

Daftar 0 ulasan |

Tutup hari ini

Mon6.00 - 17.00
Tue6.00 - 17.00
Wed6.00 - 17.00
Thu6.00 - 17.00
Fri6.00 - 17.00
Sat6.00 - 17.00
Sun6.00 - 17.00

21

Kelola perjalanan Anda

Delete

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Kunjungan terakhir

Monumen Batu Bersejarah Monumen Batu Bersejarah (Daftar 0 ulasan)