“Arsitektur: Bangunan bersejarah bergaya kolonial yang terawat baik / 18 ruang pameran: Menampilkan penggunaan patung lilin/manekin seukuran manusia dengan adegan kehidupan tradisional yang diciptakan kembali / Tiket Combo: Dapat digunakan bersama dengan Pusat Seni & Budaya Kota Chiang Mai dan Balai Sejarah Kota Chiang Mai”
Museum Kehidupan Rakyat Lanna (Lanna Folklife Museum) berfungsi sebagai "gerbang untuk memahami budaya Lanna," dengan fokus menyampaikan detail kehidupan sehari-hari, tradisi, dan kepercayaan masyarakat Kerajaan Lanna melalui 18 ruang pameran permanen di 2 lantai, menekankan agama, seni, dan gaya hidup, sebagai berikut:
Detail Pameran Permanen (18 Ruang)
Pameran Lantai Satu (Fokus pada Seni dan Ritual Buddha)
-
Halaman Kuil untuk Upacara Khusus: Menyajikan arsitektur Buddhis Lanna dan integrasi ritual di halaman kuil, termasuk kepercayaan pada “Mai Kham Sa Ri” (tiang penyangga) untuk menjunjung tinggi agama Buddha dan membawa berkah.
-
Di Dalam Aula Patung Buddha: Menampilkan pola arsitektur vihara Lanna dan pengabdian yang diungkapkan melalui seni Buddhis.
-
Persembahan Pemujaan Lanna: Menampilkan persembahan indah dengan makna simbolis Buddhis.
-
Patung Lanna: Memamerkan beragam patung seperti gambar Buddha yang menghiasi dinding vihara.
-
Hae Khrua Than: Menciptakan kembali prosesi persembahan atau barang yang disumbangkan ke kuil untuk acara pembuatan pahala.
-
Lukisan Mural Lanna: Menampilkan lukisan dinding yang mencerminkan kisah-kisah Buddhis dan kehidupan lokal.
-
Keramik dan Barang Lak: Menampilkan barang-barang tembikar dan barang-barang lak, kerajinan utama masyarakat Lanna.
Pameran Lantai Dua (Fokus pada Gaya Hidup dan Kebijaksanaan)
-
Anyaman Keranjang Mencari Nafkah: Memamerkan alat dan perkakas yang terbuat dari bambu untuk kehidupan sehari-hari dan pekerjaan.
-
Musik dan Gaya Hidup: Menyajikan alat musik Lanna seperti sueng dan salo, dan peran mereka dalam waktu luang dan pacaran.
-
Tekstil dan Pakaian Tradisional: Menunjukkan berbagai tekstil tenun dan pakaian lokal, termasuk rok “Tin Jok Kham”, rok khusus wanita Tai-Yuan.
-
Gaya Hidup Penduduk Desa: Menciptakan kembali ruang hidup, dapur, dan peralatan pertanian yang mencerminkan kearifan lokal.
Gaya Pameran
Museum ini menggunakan manekin seukuran manusia yang mengenakan pakaian tradisional dan adegan yang diciptakan kembali untuk menyajikan konten secara jelas, memungkinkan pengunjung untuk mengalami suasana dan memahami budaya lokal di masa lalu dengan mudah.
Cara Menuju ke Sana
Mobil pribadi:
- Berkendara ke Kota Tua (tempat parkir sangat terbatas); disarankan untuk parkir di jalan-jalan samping terdekat
Transportasi umum/taksi:
- Gunakan songthaew merah (truk merah) atau aplikasi pemesanan transportasi online, dengan menunjukkan tujuan sebagai "Monumen Tiga Raja" atau "Museum Kehidupan Rakyat Lanna"
Perjalanan
-
Tutup pada hari Senin dan Selasa
-
Tiket Combo: Disarankan untuk membeli tiket combo untuk mengunjungi ketiga museum terdekat (Pusat Seni & Budaya Kota Chiang Mai, Museum Kehidupan Rakyat Lanna, Balai Sejarah Kota Chiang Mai)
Biaya Masuk:
-
Tiket tunggal: Dewasa 20 THB, Anak-anak 10 THB
-
Tiket combo (3 museum): 180 THB (pengunjung asing mungkin memiliki tarif yang berbeda; silakan periksa informasi terkini)
Jam Buka:
- Rabu – Minggu, 08:30 – 16:30