“KuilBuak Khrok Luang menonjol karena lukisan dindingnya di vihara yang dengan jelas menggambarkan beberapa kisah Jataka, yang mencerminkan gaya hidup masyarakat pada era Raja Rama V. Gaya arsitektur Lanna-Tai Yai-nya terpelihara dengan baik, dan stupa bergaya prang yang dihiasi emas menambah keindahan dan makna spiritual pada kuil.”
Kuil Buak Khrok Luang (Buak Khrok Luang Temple) , yang sebelumnya bernama Kuil Muang Kham, tidak memiliki tanggal pembangunan yang pasti yang terdokumentasi. Namun, berdasarkan sejarah lukisan dindingnya, vihara diperkirakan berusia setidaknya 300 tahun. Nama “Buak Khrok Luang” berasal dari bahasa lokal: “Buak Khrok” berarti “lubang” dan “Luang” berarti “besar,” kemungkinan dinamai berdasarkan desa atau terinspirasi oleh legenda lokal di mana seorang penguasa pernah menggali lubang besar untuk membagikan beras kepada masyarakat selama masa kekurangan.
Arsitektur Vihara Lanna Kuno
Vihara adalah struktur besar yang menggabungkan batu bata, mortar, dan kayu, yang menampilkan proporsi Lanna yang elegan. Fitur utamanya meliputi:
-
Struktur interior: Awalnya aula terbuka yang menekankan rangka kayu yang disebut “Ma Tang Mai,” sebuah fitur Lanna yang khas. Dua belas pilar kayu besar di tengah menopang atap. Kemudian, dinding padat ditambahkan ke sisi dan belakang.
-
Atap dan pedimen: Atapnya adalah pedimen tiga tingkat yang ditutupi dengan genteng terakota. Dekorasi Chofa dan hang hong dalam bentuk naga mencerminkan keyakinan bahwa vihara mewakili Gunung Meru, yang dijaga oleh naga. Pedimen kayu dilapisi dan dihiasi dengan kaca, dengan prasasti dari tahun 1925 B.E. menandai restorasi besar selama pemerintahan Chao Kaew Nawarat (penguasa terakhir Chiang Mai).
-
Pintu masuk dan elemen: Tangga depan menampilkan ukiran makara-naga dengan paruh burung beo, desain unik yang tidak ditemukan di tempat lain. Sudut-sudutnya dihiasi dengan Thepphanom (malaikat pelindung) yang berdiri, tempat khotbah bergaya Lanna yang mewah (Thamma Sath), dan benda-benda ritual yang digunakan dalam kosmologi Lanna tradisional.
Lukisan Dinding (Hup Taem) oleh Seniman Tai Yai
Lukisan dinding di dalam vihara merupakan daya tarik utama bagi pengunjung dan penggemar seni, yang dirayakan karena usia dan keahlian halus seniman Tai Yai:
-
Isi: Ada 14 ruangan lukisan yang menggambarkan sejarah Buddha dan kisah Jataka. Wat Buak Khrok Luang menampilkan enam kisah Jataka (misalnya, Temiya Jataka, Mahosadha Jataka, Vessantara Jataka), lebih banyak daripada kebanyakan kuil lain di Lanna.
-
Keunikan: Lukisan dinding dicirikan oleh warna-warna cerah dan goresan kuas yang dinamis, terutama dalam pemandangan alam seperti bukit, batu, dan sungai.
-
Signifikansi sosial: Lukisan dinding tidak hanya menceritakan kisah-kisah keagamaan tetapi juga berfungsi sebagai catatan sejarah sosial, yang menggambarkan arsitektur, pakaian (baik orang biasa maupun pakaian bergaya Tai Yai/Pagan untuk kaum elite), dan kehidupan sehari-hari di Chiang Mai selama era tersebut.
Cara Menuju ke Sana
Dengan mobil pribadi atau transportasi sewaan:
- Kuil ini berada di Jalan Chiang Mai–San Kamphaeng lama. Dari kota Chiang Mai, arahkan ke timur, lewati Persimpangan Nong Prateep, lanjutkan di Jalan Chiang Mai–San Kamphaeng, dan setelah melewati belokan ke San Kamphaeng (Jalan Raya 1006), pintu masuk kuil berada di sisi kanan.
Perjalanan
-
Kuil ini dapat dikunjungi sepanjang tahun, karena merupakan situs keagamaan dalam ruangan. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah dari pagi hingga sore hari ketika cahaya alami meningkatkan visibilitas lukisan dinding.
-
Karena vihara adalah struktur kuno dan lukisan dindingnya halus, pengunjung harus berjalan dengan hormat, menghindari menyentuh lukisan, dan menahan diri untuk tidak menggosok karya seni.
-
Berpakaian sopan saat memasuki kuil.
-
Penggemar seni harus meluangkan waktu di dalam vihara untuk mempelajari detail setiap lukisan, yang kaya akan cerita dan keindahan artistik.
-
Kuil ini dekat dengan atraksi lain dan restoran populer di sepanjang Jalan Chiang Mai–San Kamphaeng lama, sehingga cocok untuk perjalanan setengah hari yang dikombinasikan dengan situs terdekat.
Biaya Masuk:
- Gratis
Jam Buka:
- Buka setiap hari, kira-kira 06:00 – 19:00 (sebaiknya kunjungi pada siang hari).