“Wat Thai Kusinara Chalermraj menonjol dengan Mahathat Chedi (Pagoda Relik Agung) yang memadukan seni Thailand dan India, Ubosot (aula penahbisan) yang indah, serta suasana yang damai dan tenang. Terletak hanya 1 kilometer dari situs Mahaparinirvana, tempat ini sangat ideal untuk ziarah dan praktik Dharma.”
Wat Thai Kusinara Chalermraj (Wat Thai Kusinara Chalermraj) terletak di area seluas sekitar 14 rai (5,6 hektar) di Kushinagar, Uttar Pradesh, India. Lokasinya sangat strategis, berada di antara Salavanodaya (situs Parinirvana Buddha) dan Stupa Makutabandhana (situs kremasi jenazah fisik Buddha), keduanya hanya berjarak sekitar 1 kilometer. Hal ini menjadikan kuil ini titik sentral bagi ziarah umat Buddha mengikuti jejak Buddha, dengan mudah menghubungkan rute penting “Empat Situs Ziarah Agung” (Sanghveniya Sathan).
Pembangunan kuil dimulai pada tahun 1994, melalui upaya kolektif umat Buddha Thailand, sebagai bentuk penghormatan kepada Buddha dan untuk memperingati peristiwa penting bagi Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej (Rama IX), termasuk tahun ke-50 pemerintahannya dan ulang tahun siklus ke-6 (ke-72) beliau, di tanah pencerahan Buddha. Yang Mulia dengan ramah menganugerahkan nama “Wat Thai Kusinara Chalermraj” kepada kuil ini, membawa keberuntungan besar bagi rakyat Thailand.
Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej juga menganugerahkan nama patung Buddha utama di Ubosot sebagai “Phra Phuttha Sayamphu Yann”. Selain itu, beliau menganugerahkan benda-benda suci penting, termasuk foto kerajaan Yang Mulia saat penahbisan beliau, payung bertingkat tiga, lukisan Phra Mahachanok, foto-foto tugas kerajaan, lambang Peringatan 50 Tahun Aksesi Tahta, lambang Peringatan Ulang Tahun Kerajaan ke-72, dan monogram kerajaan P.P.R., untuk diabadikan di ujung atap Ubosot, sebuah tindakan kebaikan kerajaan yang tak terhingga.
Secara arsitektur, kuil ini merepresentasikan seni Buddha Thailand di luar negeri, berpadu harmonis dengan konteks India. Kuil ini menampilkan Phra Mahathat Chedi Chalermraj Sattha yang menonjol, sebuah pagoda berbentuk kerucut nasi, yang secara mulus menggabungkan gaya seni Sukhothai dan India. Di dalamnya, kuil ini mengabadikan relik Buddha (Phra Borom Saririkatat), berfungsi sebagai titik fokus keimanan. Ada juga Ubosot (aula penahbisan) yang indah dengan gaya seni Thailand terapan, yang secara jelas mencerminkan identitas Thailand.
Suasana di dalam kuil adalah taman hutan Buddha, rimbun dan tenang, dengan penanaman pohon-pohon Buddha bersejarah seperti pohon Sal dan pohon-pohon abadi peneduh lainnya. Tempat ini ideal untuk meditasi berjalan (Chong Krom), meditasi duduk, dan merenungkan Dharma, terutama selama November – Februari, ketika cuaca sejuk dan menyenangkan, cocok untuk ziarah dan praktik spiritual.
Selain peran religiusnya, kuil ini berfungsi sebagai pusat bagi komunitas monastik Thailand di Kushinagar dan memainkan peran penting dalam amal publik melalui proyek-proyek seperti Klinik Kusinara, dukungan pendidikan, dan bantuan kepada komunitas lokal. Kuil ini juga mengakomodasi peziarah Thailand dengan menyediakan penginapan, makanan, dan koordinasi, membuat pengunjung merasa hangat seolah-olah mereka berada di Thailand.
Dengan nilainya dalam hal agama, seni, sejarah, dan hubungan Thailand-India, Wat Thai Kusinara Chalermraj adalah tujuan penting bagi mereka yang mengikuti jejak Buddha, untuk memberikan penghormatan kepada relik Buddha, menumbuhkan kesadaran, dan merenungkan secara mendalam tentang Mahaparinirvana.
Cara Menuju ke Sana
- Dengan Pesawat: Terbang ke Bandara Internasional Kushinagar. Kuil ini berjarak sekitar 5–10 menit.
- Dengan Mobil: Bepergian dari Kota Gorakhpur, sekitar 50 kilometer, atau terhubung dari Lumbini, Nepal.
Perjalanan
- Disarankan untuk berkunjung antara November – Februari untuk cuaca terbaik.
- Berpakaianlah dengan sopan karena ini adalah tempat suci.
- Jika Anda ingin menginap, disarankan untuk memesan terlebih dahulu, terutama selama musim ziarah.
- Kenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan-jalan di sekitar situs terdekat.
- Anda dipersilakan untuk berdana (donasi) dan mendukung kegiatan amal kuil.
Biaya Masuk:
- Gratis (donasi untuk pemeliharaan kuil disambut baik)
Jam Buka:
- Setiap Hari: 05.00 AM – 08.00 PM (dapat berubah berdasarkan jadwal monastik)