“Aula pertemuan berwarna biru tua yang mencolok menampilkan patung Naga yang megah dan citra Buddha putih bersih "Phra Phuttha Ratchamongkhon Bodi Tri Lokkanat", yang menampilkan keindahan arsitektur Thai terapan yang tak tertandingi.”
Rong Suea Ten Temple (Rong Suea Ten Temple) , yang dikenal secara global sebagai Kuil Biru (Blue Temple), adalah salah satu landmark terpenting Chiang Rai. Terletak di tepi Sungai Mae Kok di komunitas Rong Suea Ten, situs ini awalnya adalah kuil terlantar tempat legenda mengatakan bahwa harimau biasa melompati saluran terdekat. Akhirnya dipugar oleh seorang seniman lokal dan murid dari Chalermchai Kositpipat yang terkenal, menanamkan kuil dengan gaya artistik yang rumit dan kuat yang benar-benar unik.
Ciri khas kuil ini adalah skema warna biru tua dan emas, yang melambangkan Dharma Sang Buddha yang menyebar ke seluruh dunia, mirip dengan luasnya langit. Patung-patung yang mengesankan dimulai dari pintu masuk aula utama, menampilkan Naga kembar yang megah dengan gerakan yang mengalir, pola yang rumit, dan warna reflektif yang segera memikat pengunjung saat mereka melangkah ke tanah suci.
Di dalam aula terdapat Phra Phuttha Ratchamongkhon Bodi Tri Lokkanat, sebuah patung Buddha berwarna putih mutiara yang menakjubkan yang disandingkan dengan elegan dengan dinding yang ditutupi mural biru. Mural-mural ini menceritakan kisah hidup Buddha dan sastra Thai menggunakan teknik modern dengan goresan anggun dan warna-warna cerah. Interior menawarkan suasana yang tenang namun megah, menampilkan tingkat keahlian yang luar biasa yang jarang terlihat di kuil-kuil Thailand lainnya.
Di luar aula pertemuan utama, bagian belakang terdapat Phra That Ket Kaew Chulamani Ha Phra Ong, sebuah stupa setinggi 20 meter. Puncaknya dihiasi dengan daun emas dan menampilkan detail arsitektur yang rumit. Halaman kuil tertata rapi, menawarkan tempat istirahat dan sudut fotografi yang menjadikan seluruh situs sebagai museum seni luar ruangan, yang mencerminkan semangat kreatif para ahli Chiang Rai.
Keindahan Wat Rong Suea Ten semakin intensif pada pagi dan sore hari ketika sinar matahari mengenai struktur biru dan emas, menciptakan pemandangan yang memukau bagi para pelancong dan seniman dari seluruh dunia. Ini adalah tujuan yang tidak boleh dilewatkan bagi mereka yang menghargai seni dan arsitektur Buddhis yang penuh dengan imajinasi yang mendalam.
Cara Menuju ke Sana
-
Mobil Pribadi: Dari pusat kota Chiang Rai, ambil Jalan Phahonyothin melintasi jembatan Sungai Mae Kok menuju Mae Chan. Setelah melewati jembatan, belok kiri di persimpangan ke komunitas Rong Suea Ten; kuil akan berada di sebelah kiri Anda.
-
Kendaraan Sewa: Mudah diakses dari titik mana pun di kota, karena hanya berjarak sekitar 3-4 kilometer dari pusat kota.
-
Sepeda / Sepeda Motor: Menyewa sepeda dari kota adalah pilihan populer, karena rutenya datar dan melewati pemandangan indah di sepanjang Sungai Mae Kok.
Perjalanan
-
Waktu Terbaik untuk Berkunjung: Dapat diakses sepanjang tahun. Disarankan untuk tiba antara pukul 08:00 - 10:00 untuk menghindari keramaian dan untuk pencahayaan fotografi terbaik.
-
Persiapan: Harap berpakaian sopan (bahu dan lutut tertutup) karena ini adalah situs keagamaan yang sakral.
-
Fotografi: Tempat populer termasuk patung Naga di depan aula dan pemandangan dari pintu masuk yang menghadap ke patung Buddha putih.
-
Makanan Lokal: Jangan lupa untuk mencoba Es Krim Kelapa Bunga Telang Biru khas yang dijual di depan kuil, yang sangat cocok dengan tema kuil.
Biaya Masuk:
-
Masuk Gratis (Untuk pengunjung Thailand dan Asing)
Jam Buka:
-
Buka setiap hari: 07:00 – 20:00