“Rasakan kedamaian di homestay bambu yang terletak di jantung sawah terasering terindah di Thailand, dengan pemandangan matahari terbenam di atas ladang hijau yang subur.”
Baan Rabiang Na Pa Bong Piang adalah akomodasi bergaya homestay yang terletak di Desa Pa Bong Piang, pemukiman suku bukit Pga K'nyau (Karen). Terletak di daerah dataran tinggi Mae Chaem, terhubung ke Doi Inthanon. Daerah ini secara luas diakui sebagai sawah terasering terindah di Thailand. Karena medan pegunungan yang curam, penduduk desa harus menanam padi secara bertingkat di sepanjang lereng bukit, menciptakan karya seni alam yang agung dan luar biasa yang terlihat seperti lukisan, menarik wisatawan dari seluruh dunia untuk melihatnya sekali dalam seumur hidup mereka.
Identitas unik Baan Rabiang Na adalah memberikan pengalaman minimalis yang sesungguhnya. Setiap pondok dibangun dengan bambu dan bahan-bahan alami, diposisikan di tepi ladang sehingga para tamu dapat melihat pemandangan panorama sawah terasering dari balkon pribadi mereka. Tidak ada listrik dan tidak ada sinyal internet di sebagian besar tempat, memungkinkan pengunjung untuk benar-benar memutuskan hubungan dari dunia luar yang kacau dan sebagai gantinya mendengarkan suara alam, katak, dan air yang mengalir melalui saluran irigasi kecil. Ini adalah pesona relaksasi langka yang sulit ditemukan di masyarakat perkotaan modern.
Waktu kunjungan yang populer dibagi menjadi tiga periode utama berdasarkan warna ladang. Dimulai dengan Musim Tanam (Juli-Agustus), di mana Anda melihat air di ladang memantulkan langit dengan indah. Selanjutnya adalah Musim Hijau (September-Oktober), ketika tanaman padi tumbuh sepenuhnya dan mengubah seluruh lembah menjadi hijau subur. Akhirnya, Musim Panen (November) membawa perubahan menjadi kuning keemasan berkilauan dengan aroma padi matang. Di pagi hari, kabut tipis sering melayang di atas puncak gunung, menciptakan suasana segar dan mengesankan bagi mereka yang menyukai cuaca dingin.
Kegiatan utama di Baan Rabiang Na adalah berjalan di sepanjang punggung bukit padi untuk menyerap cara hidup pertanian dan mengambil foto-foto yang indah. Terutama ketika matahari akan terbenam, cahaya lembut mengenai bulir padi dan permukaan air di terasering, pemandangan yang disukai oleh fotografer dan seniman. Selain itu, para tamu akan mencicipi makanan lokal yang dimasak dari bahan-bahan komunitas, seperti beras tumbuk dan sayuran lokal segar, disajikan dalam set sederhana namun penuh kehangatan dan persahabatan dari tuan rumah.
Baan Rabiang Na Pa Bong Piang lebih dari sekadar tempat menginap; itu adalah pusat pembelajaran budaya dan alam yang mengajarkan kita nilai kesederhanaan dan hidup berkelanjutan dengan hutan. Tempat ini sangat cocok untuk pasangan yang mencari romansa alami, sekelompok teman yang ingin menghabiskan waktu mengobrol tanpa gangguan telepon seluler, atau bahkan pelancong solo yang mencari kedamaian batin di tengah pelukan salah satu sawah terasering termegah di Asia.
Kami mengundang Anda untuk memperlambat hidup Anda, tidur di bawah bintang-bintang, mendengarkan suara ladang, dan bangun dengan keajaiban ladang hijau di Baan Rabiang Na Pa Bong Piang. Anda pasti akan jatuh cinta dengan ketenangan di sini.
Cara Menuju ke Sana
-
Mobil Pribadi (4WD): Dari kota Chiang Mai, naik Doi Inthanon hingga pos pemeriksaan kedua, lalu belok kiri menuju Mae Chaem. Pintu masuk desa adalah jalan tanah sempit; 4WD atau truk pickup sangat disarankan.
-
Transportasi Umum: Naik songthaew dari Chom Thong ke kota Mae Chaem, lalu sewa ojek atau penduduk desa setempat untuk mengantar Anda ke Desa Pa Bong Piang.
-
Layanan Penjemputan: Sebagian besar homestay menawarkan layanan penjemputan di titik pertemuan (seperti Air Terjun Mae Pan), yang merupakan metode paling nyaman dan aman
Perjalanan
-
Musim Kunjungan Terbaik: Akhir September hingga Oktober untuk ladang hijau subur, dan November untuk ladang emas.
-
Persiapan: Bawa Power Bank untuk mengisi daya ponsel, senter, obat nyamuk, dan barang-barang pribadi karena tidak ada toko serba ada di dekatnya.
-
Fotografi: "Golden Hour" di malam hari memberikan cahaya lembut dan bayangan yang jelas dari terasering, membuatnya sangat indah.
-
Makanan: Makan malam dan sarapan biasanya termasuk dalam harga kamar; itu adalah makanan sederhana tetapi lezat dan bersih.
-
Pemesanan: Karena akomodasi terbatas dan sangat populer, Anda harus memesan setidaknya 2-3 bulan sebelumnya, terutama selama musim puncak.
Biaya Masuk & Akomodasi:
-
Tarif Kamar: Sekitar 500 - 700 THB per orang/malam (termasuk sarapan dan makan malam).
-
Pengunjung Umum: Jika tidak menginap, Anda dapat berjalan dan melihat ladang dengan bebas tetapi harap menjaga kedamaian dan tidak menginjak tanaman padi.
-
Diperbarui 2026 oleh Perusahaan Pariwisata Komunitas Pa Bong Piang
Jam Buka:
-
Buka setiap hari (Disarankan untuk memeriksa jadwal penanaman setiap tahun untuk pemandangan terbaik).