“Sebuah desa pegunungan yang dilestarikan menampilkan rumah-rumah gassho-zukuri yang ikonik, kerajinan tradisional, pemandangan musiman, dan alternatif yang lebih tenang dan intim dari Shirakawa-go.”

Hida Folk Village (Hida no Sato) adalah museum terbuka yang didirikan untuk melestarikan warisan arsitektur yang menghilang dan gaya hidup tradisional wilayah Hida. Desa ini terdiri dari lebih dari 30 rumah bersejarah yang dipindahkan dari berbagai bagian Hida untuk melindungi mereka dari bencana alam dan modernisasi. Sebagian besar struktur berasal dari periode Edo (1603–1867).

Dibangun di atas lahan yang landai, desa ini dengan setia menciptakan tata letak permukiman pertanian pegunungan tradisional, lengkap dengan saluran irigasi, ladang yang dikelola, dan ruang komunal, memungkinkan pengunjung untuk mengalami bagaimana komunitas pedesaan pernah hidup harmonis dengan alam.

Sorotan Arsitektur Gassho-zukuri

Fitur desa yang paling mencolok adalah rumah gassho-zukuri, yang dapat dikenali dari atap jerami yang curam yang berbentuk seperti tangan yang disatukan dalam doa (“gassho”). Desain ini secara efisien menghilangkan salju dan hujan lebat, yang penting untuk kelangsungan hidup di iklim pegunungan yang keras.

Banyak rumah memiliki interior bertingkat, dan secara historis, ruang loteng digunakan untuk peternakan ulat sutra—industri penting di wilayah Hida.

Mengalami Kehidupan Sehari-hari Tradisional

  • Perapian Irori: Api arang asli dinyalakan di pagi hari di dalam rumah-rumah tertentu. Asap membantu melestarikan balok kayu dan atap jerami sambil mengisi ruangan dengan suasana hangat dan nostalgia.

  • Kerajinan Tradisional: Pengunjung dapat mengamati dan berpartisipasi dalam lokakarya praktik seperti pembuatan boneka Sarubobo, ukiran kayu, dan tenun tekstil, menciptakan suvenir bermakna yang berakar pada budaya lokal.

Aktivitas dan Suasana

  • Museum Kerajinan Rakyat Hida (Museum Hida no Sato): Terletak di dekatnya, museum dalam ruangan ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang sejarah dan keterampilan regional—sering diabaikan tetapi sangat layak untuk dikunjungi.

  • Kolam Go-no-Ike: Kolam tengah adalah tempat foto favorit, menawarkan pantulan indah rumah-rumah tradisional dengan latar belakang pegunungan.

  • Sepeda Air Angsa & Memberi Makan Ikan: Populer di kalangan keluarga, area kolam menampilkan pemberian makan ikan mas dan perahu pedal berbentuk angsa, menambahkan elemen rekreasi yang lembut.

  • Makanan Ringan Lokal: Coba Gohei Mochi, tusuk sate nasi panggang yang dilapisi dengan saus miso manis-gurih yang unik untuk wilayah Hida.

Dibandingkan dengan Shirakawa-go yang lebih terkenal, Hida Folk Village menawarkan pengalaman yang lebih tenang, lebih santai, dan pribadi.


Cara Menuju ke Sana
  • Bus: Naik Bus Sarubobo dari Pusat Bus Takayama Nohi (Peron 1). Waktu tempuh sekitar 10 menit.

  • Jalan Kaki: Sekitar 30 menit berjalan kaki dari Stasiun Takayama; namun, sebagian besar rute menanjak.


Perjalanan
  • Rute berjalan kaki yang menanjak mungkin menantang bagi lansia atau keluarga dengan anak kecil—disarankan untuk menggunakan bus.

  • Di musim dingin, jalan setapak bisa menjadi es; kenakan sepatu dengan traksi yang baik atau perlengkapan anti selip.

  • Barang bawaan besar sebaiknya disimpan di loker koin di Stasiun Takayama, karena jalan setapak desa alami dan tidak rata.


Biaya Masuk:

  • Dewasa: ¥700

  • Anak-anak: ¥200

  • Tiket Set Hida no Sato: ¥1,200
    (Termasuk ongkos bus pulang pergi dan biaya masuk; harga dapat sedikit berubah)

Jam Buka:

  • Buka setiap hari sepanjang tahun, 08:30 – 17:00

Hida Folk Village

Bagikan

1 Chome-590 Kamiokamotomachi, Kota Takayama, Gifu, Jepang 506-0055 Map

Daftar 0 ulasan |

Buka sekarang : 8.30 - 17.00

Mon8.30 - 17.00
Tue8.30 - 17.00
Wed8.30 - 17.00
Thu8.30 - 17.00
Fri8.30 - 17.00
Sat8.30 - 17.00
Sun8.30 - 17.00

+81577344711

https://hidanosato.com/

35

Kelola perjalanan Anda

Delete

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Tempat Terdekat

Kuil Hida Kokubunji Kuil Hida Kokubunji

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 2.05 Kilometer

Kunjungan terakhir