“Kagumi arsitektur jembatan lengkung beton bertulang berwarna putih bersih ini yang telah aktif digunakan selama lebih dari seratus tahun. Saksikan dan abadikan momen mengesankan saat kereta meluncur melintasi lengkungan putih dengan latar belakang pegunungan yang masih alami dan ladang yang semarak.”
Jembatan Putih Tha Chomphu (Tha Chomphu White Bridge) Warisan Arsitektur di Jalur Kereta Api Utara di tengah lembah subur dan alam hijau Distrik Mae Tha, Provinsi Lamphun, berdiri sebuah keajaiban arsitektur putih bersih yang secara mencolok menentang berlalunya waktu selama lebih dari seabad: Jembatan Putih Tha Chomphu. Jembatan kereta api lengkung beton bertulang unik ini jauh lebih dari sekadar penghubung vital di jalur kereta api utara; itu adalah monumen bersejarah yang secara elegan menceritakan kisah tekad dan kecerdikan para insinyur Thailand dari masa lalu.
Sejak tahun 1919, selama perluasan transportasi kereta api ke Thailand Utara, jembatan ini diwujudkan di bawah pengawasan HRH Pangeran Purachatra Jayakara, Pangeran Kamphaeng Phet. Kehebatan Jembatan Putih Tha Chomphu terletak pada pilihan strategis beton bertulang daripada struktur baja standar—keputusan yang diperlukan oleh kekurangan material Perang Dunia I. Krisis ini, bagaimanapun, melahirkan mahakarya lengkung ganda yang anggun sekaligus tahan lama. Hebatnya, jembatan itu selamat dari pemboman udara Perang Dunia II, dan saat ini berdiri sebagai simbol ketahanan yang tersembunyi di balik fasad putihnya yang lembut dan elegan.
Saat memasuki wilayah Ban Tha Chomphu di Subdistrik Tha Pla Duk, pengunjung langsung terpikat oleh kontras sempurna antara struktur beton putih bersih dan latar belakang perbukitan dan langit terbuka yang luas. Di bawahnya, Sungai Mae Tha mengalir dengan lembut, menawarkan rasa tenteram dan segar. Pengalaman terpenting di sini adalah menunggu saat kereta perlahan melintasi jembatan. Suara ritmis roda baja yang bergema melalui lembah, dipadukan dengan pemandangan kereta berwarna-warni yang meluncur melintasi lengkungan putih, menciptakan pesona magis yang menarik fotografer dan pelancong dari semua lapisan masyarakat.
Tidak ada biaya masuk untuk mengunjungi situs ini, dan mudah diakses dengan mobil pribadi dari Mueang Lamphun hanya dalam beberapa puluh menit. Namun, pengunjung harus selalu memperhatikan keselamatan, karena jembatan ini masih merupakan bagian dari jalur kereta api aktif. Mengagumi keindahannya dan mengambil foto hanya boleh dilakukan dari ladang berumput atau sudut pandang yang ditentukan di bawahnya, memastikan bahwa warisan sejarah ini tetap menjadi sumber kegembiraan dan kebanggaan bagi masyarakat Lamphun selama beberapa generasi mendatang.
Cara Menuju ke Sana
-
Mobil Pribadi: Dari kota Lamphun, ambil Jalan Raya 11 (Lampang-Chiang Mai) menuju Distrik Mae Tha. Belok ke jalan Tha Chak-Mae Tha dan ikuti rambu-rambu ke Ban Tha Chomphu hingga Anda mencapai jembatan dekat stasiun kereta api.
-
Kereta Api: Ini adalah metode yang paling nyaman dan langsung. Naik kereta lokal jurusan utara dan turun di Stasiun Kereta Api Tha Chomphu, lalu berjalan kaki sekitar 1 kilometer untuk mencapai jembatan.
Perjalanan
-
Tips Perjalanan: Waktu terbaik untuk berkunjung adalah di pagi hari antara pukul 07:00 dan 09:00 untuk menghindari panas dan menikmati pencahayaan lembut untuk fotografi. Sudut populer adalah memotret dari lapangan berumput di bawah untuk menangkap kelengkungan penuh jembatan. Disarankan untuk memeriksa jadwal kereta terlebih dahulu untuk melihat kereta yang lewat di atas jembatan.
-
Peraturan dan Keselamatan: Dilarang keras berjalan atau berdiri di atas rel kereta api, karena ini adalah jalur aktif dan untuk keselamatan maksimum semua wisatawan. Harap bantu juga menjaga kebersihan area sekitarnya.
Biaya Masuk:
-
Masuk gratis untuk pengunjung Thailand dan asing.
Jam Buka:
- Buka setiap hari, 24 jam sehari. Namun, disarankan untuk berkunjung pada siang hari (06:00 – 18:00) untuk fotografi yang lebih baik dan perjalanan yang aman.