“Pemandangan 360 derajat panorama Osaka dengan patung Billiken yang membawa keberuntungan — simbol sejati semangat Osaka.”
Menara Tsutenkaku adalah salah satu landmark paling terkenal di Osaka, dengan sejarah panjang yang berasal dari tahun 1912. Menara ini berfungsi sebagai pusat dari distrik Shinsekai, lingkungan retro yang dikenal dengan pesona nostalgia dan budaya lokalnya.
Menara saat ini, berdiri setinggi 103 meter (termasuk antenanya), dibangun kembali pada tahun 1956 untuk menggantikan struktur aslinya yang dibongkar selama Perang Dunia II. Desainnya terinspirasi oleh Menara Eiffel dan Arc de Triomphe di Prancis. Saat ini, secara resmi diakui sebagai salah satu Properti Budaya Berwujud Terdaftar Jepang.
Di dalam menara, pengunjung dapat menjelajahi beberapa dek observasi dan atraksi unik, termasuk:
-
Dek Observasi Utama:
Terletak di lantai 4 dan 5, menawarkan pemandangan panorama 360 derajat Osaka. Pemandangan malam, dipenuhi dengan lampu kota yang mempesona, sangat indah. -
Patung Billiken:
Ditempatkan di lantai 5 (Platform Observasi Emas), “Dewa Hal-Hal Sebagaimana Mestinya” ini diyakini membawa keberuntungan bagi mereka yang menggosok telapak kakinya. Billiken telah menjadi simbol Osaka yang dicintai. -
TSUTENKAKU TOWER SLIDER:
Seluncuran tabung spiral yang membentang dari lantai 3 ke ruang bawah tanah (B1). Perjalanan 10 detik ini memberikan pengalaman yang menggembirakan dan menyenangkan bagi pengunjung dari segala usia. -
Tembo Paradise:
Dek observasi terbuka yang terletak 94,5 meter di atas tanah (diperlukan tiket masuk terpisah), tempat pengunjung dapat menikmati udara segar dan pemandangan Osaka yang tidak terhalang. -
TIP THE TSUTENKAKU:
Skywalk lantai kaca yang membentang dari struktur utama, menawarkan pemandangan mendebarkan langsung ke jalan-jalan di bawah. -
Pameran & Souvenir:
Display dan pameran menyajikan sejarah Menara Tsutenkaku dan area Shinsekai, bersama dengan merek Osaka terkenal seperti Glico dan Chicken Ramen. -
Taman Bergaya Jepang:
Taman Tsutenkaku, yang terletak di atap lantai 3RF, dirancang dengan pagar bambu dan lentera batu, menciptakan suasana Jepang yang tenang dan tradisional. -
Lampu Prakiraan Cuaca:
Lampu LED di bagian atas menara berubah warna untuk menunjukkan cuaca hari berikutnya — tradisi menawan yang berasal dari era lampu neon awal.
Cara Menuju ke Sana
-
Naik kereta bawah tanah Jalur Midosuji atau Jalur Sakaisuji ke Stasiun Dobutsuen-mae (Pintu Keluar 5), lalu berjalan sekitar 5 menit.
-
Dari Stasiun Shin-Imamiya (Jalur JR), hanya berjalan kaki 3 menit.
Perjalanan
-
Kunjungi saat matahari terbenam untuk kombinasi terbaik pemandangan siang dan malam.
-
Jangan lupa untuk berfoto dengan patung Billiken atau tampilan LED yang berwarna-warni.
-
Area Shinsekai di sekitarnya dipenuhi dengan restoran dan toko suvenir yang layak untuk dijelajahi.
Biaya Masuk:
-
Dewasa: ¥900
-
Anak-anak (usia 5–17): ¥400
-
Anak-anak di bawah 5 tahun: Gratis
Jam Buka:
- Buka setiap hari dari 10:00 AM hingga 8:00 PM (penerimaan terakhir 30 menit sebelum penutupan).