“Bersembahyang di Phra Borommathat Ratchamangkhalachan Saman Samanchon (Pagoda Kaca), jelajahi wihara puncak bukit 9 lantai dengan seni Lanna, dan nikmati pemandangan panorama Sungai Kok.”

Wat Tha Ton (Wat Thaton atau Wat Tha Ton) adalah wihara kerajaan kelas tiga, jenis umum, yang terletak di atas bukit di tepi Sungai Kok di Subdistrik Tha Ton, Distrik Mae Ai, Provinsi Chiang Mai. Wihara ini dianggap sebagai salah satu wihara terpenting di Distrik Mae Ai dan pusat kepercayaan bagi masyarakat Thailand, Shan, dan kelompok etnis di wilayah perbatasan Thailand–Myanmar. Lokasinya yang berada di gunung tinggi menawarkan pemandangan 360 derajat Sungai Kok, komunitas Tha Ton, dan pegunungan yang panjang dan kompleks.

Area wihara dibagi menjadi 9 tingkat di sepanjang lereng bukit, dengan setiap tingkat menampilkan struktur keagamaan dan benda-benda suci yang berbeda, seperti kapel utama, vihara, berbagai patung Buddha, aula meditasi, Buddha tidur, dan halaman yang menampung patung-patung Buddha penting. Pengunjung dapat dengan mudah berkendara hingga ke setiap tingkat atau memilih untuk berjalan kaki melalui suasana wihara yang tenang untuk merasakan ketenangannya.

Sorotan terpenting adalah Phra Borommathat Ratchamangkhalachan Saman Samanchon, atau Pagoda Kaca, yang terletak di tingkat ke-9. Bangunan ini didirikan untuk menghormati Raja dan sebagai penghormatan kepada Buddha, menampilkan arsitektur khas yang memadukan seni Lanna, seni Thailand kontemporer, dan seni Buddha dari berbagai negara. Pagoda itu sendiri dihiasi dengan indah dengan kaca berwarna dan kaca ukir. Ketika sinar matahari mengenainya, ia memantulkan cahaya berkilau, menjadikannya ciri khas wihara ini. Di dalamnya, terdapat relik Buddha, patung-patung Buddha penting, dan dilengkapi dengan lift untuk lansia dan turis agar mudah mengakses lantai atas.

Halaman di sekitar pagoda adalah titik pandang paling terkenal di Distrik Mae Ai, menawarkan pemandangan luas Sungai Kok yang berkelok-kelok melalui komunitas Tha Ton, area pertanian, dan pegunungan perbatasan Thailand–Myanmar. Terutama selama musim dingin dari November hingga Februari, lautan kabut sering menutupi Sungai Kok di pagi hari. Pada malam hari, pengunjung dapat menikmati matahari terbenam yang indah di atas pegunungan, menjadikannya tempat fotografi populer bagi wisatawan dan fotografer.

Di dalam wihara, terdapat juga patung-patung Buddha bergaya Lanna, Bodhisattva Guanyin, Buddha tidur, dan banyak benda suci lainnya yang tersebar di berbagai tingkat, mencerminkan keragaman seni dan kepercayaan Buddha. Pengunjung dapat bersembahyang di kesemua 9 tingkat benda suci sambil belajar tentang seni, budaya, dan cara hidup Buddha dari komunitas lokal.

Wat Tha Ton juga berfungsi sebagai pusat upacara Buddha dan secara rutin menyelenggarakan tradisi komunitas penting, terutama pada hari raya keagamaan dan selama festival Songkran. Selain itu, tempat ini adalah tempat yang damai untuk meditasi, cocok bagi mereka yang mencari ketenangan spiritual di tengah alam.

Sorotan lainnya adalah bahwa wihara ini terletak dekat dermaga Sungai Kok, yang merupakan titik awal perjalanan perahu dari Tha Ton ke Provinsi Chiang Rai. Wisatawan sering berhenti untuk bersembahyang di pagoda, menikmati pemandangan dari puncak bukit, dan kemudian melanjutkan perjalanan perahu untuk merasakan kehidupan di tepi sungai di sepanjang Sungai Kok. Ini menjadikan Wat Tha Ton baik sebagai daya tarik wisata religi, titik pandang, maupun gerbang penting menuju pariwisata Sungai Kok di Utara.

Dengan arsitekturnya yang indah, makna religius, dan lanskap yang menonjol, Wat Tha Ton diakui sebagai salah satu wihara terindah di Chiang Mai dan tengara yang tidak boleh dilewatkan wisatawan saat mengunjungi Distrik Mae Ai.


Cara Menuju ke Sana
  • Dari pusat kota Chiang Mai, ambil Jalan Raya 107 (Chiang Mai–Fang) melewati distrik Mae Rim, Mae Taeng, Chiang Dao, Chai Prakan, dan Fang, sejauh kurang lebih 180 kilometer, menuju Distrik Mae Ai. Sesampainya di Subdistrik Tha Ton, beloklah ke jalan beton beraspal baik yang menuju ke wihara. Mobil, sepeda motor, dan bus dapat berkendara hingga ke tingkat 8 dan 9. Tersedia beberapa area parkir untuk wisatawan.

Perjalanan
  • Wihara ini dibagi menjadi 9 tingkat; Anda dapat berkendara hingga tingkat teratas tanpa harus menaiki tangga.
  • Luangkan setidaknya 1–2 jam untuk menjelajahi setiap tingkat dan bersembahyang di semua benda suci.
  • Periode November–Februari adalah waktu yang ideal untuk mengamati lautan kabut di atas Sungai Kok di pagi hari.
  • Sore hari adalah waktu yang tepat untuk mengambil foto Pagoda Kaca dan matahari terbenet.
  • Jika merencanakan perjalanan perahu menyusuri Sungai Kok ke Chiang Rai, tanyakan jadwal perahu dari Dermaga Tha Ton terlebih dahulu.
  • Harap berpakaian sopan, hindari suara bising, dan patuhi aturan serta regulasi wihara.
  • Bawa topi atau payung pada siang hari, karena area titik pandang cukup terbuka dan terkena sinar matahari.

Biaya Masuk:

  • Gratis (tidak ada biaya masuk)

Jam Buka:

  • Buka setiap hari dari pukul 07:00–18:00.

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Tempat Terdekat

Kebun Jeruk Thanathorn Kebun Jeruk Thanathorn

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 4.80 Kilometer