“Jalan tepi pantai sepanjang 6,1 kilometer yang indah di sepanjang Teluk Sagami, menawarkan pemandangan Samudra Pasifik yang tak terhalang dan salah satu rute matahari terbit yang paling terkenal di Jepang, menghubungkan Kanagawa langsung ke Atami dan Semenanjung Izu.”
Atami Beachline (熱海ビーチライン) adalah jalan tol yang dioperasikan secara pribadi yang berfungsi sebagai gerbang pemandangan ke Semenanjung Izu. Jalan ini membentang sekitar 6,1 kilometer, berjalan sejajar dengan garis pantai Teluk Sagami, dan menghubungkan langsung perbatasan prefektur Kanagawa ke pusat Atami di Prefektur Shizuoka.
Tidak seperti jalan pegunungan yang berkelok-kelok yang umum di daerah sekitarnya, Atami Beachline datar dan relatif lurus, memberikan pengalaman berkendara yang mulus, aman, dan santai. Jalan ini menawarkan pemandangan panorama Samudra Pasifik hampir 180 derajat yang tidak terhalang, menjadikannya sangat populer di kalangan wisatawan yang menjelajahi Atami dengan mobil.
Beachline secara luas dianggap sebagai salah satu tempat terbaik di Jepang untuk melihat “Hatsuhinode”, matahari terbit pertama tahun ini, karena jalan ini sejajar sempurna dengan cakrawala Pasifik. Selama musim tertentu, pengemudi juga dapat menikmati pemandangan yang lebih tinggi dari Festival Kembang Api Laut Atami, menambah reputasinya sebagai daya tarik pemandangan.
Penting untuk dicatat bahwa Atami Beachline adalah jalan tol, bukan pantai. Garis pantai berpasir yang sebenarnya adalah Pantai Matahari Atami, yang terletak di dekat pintu keluar selatan jalan. Meskipun terpisah, keduanya terhubung erat dan sering dikunjungi bersama.
Cara Menuju ke Sana
-
Dengan Mobil: Akses melalui Rute Nasional 135. Pintu masuk utara terletak di dekat perbatasan Yugawara–Atami (area Izusan), dan pintu keluar selatan mengarah langsung ke arah Pantai Matahari Atami dan pusat Atami.
-
Dengan Kereta Api: Naik Shinkansen (Kodama atau Hikari) atau Jalur JR Tokaido ke Stasiun Atami. Dari stasiun, Beachline paling baik diakses dengan mobil sewaan atau taksi, sekitar 5 menit ke pintu masuk.
Perjalanan
-
Larangan Keras: Berhenti, parkir, dan putar balik sangat dilarang demi alasan keamanan.
-
Batasan Penggunaan: Pejalan kaki dan sepeda tidak diizinkan di jalan ini.
-
Waktu Terbaik untuk Mengunjungi: Pagi hari sangat ideal untuk melihat matahari terbit, sementara sore hari menawarkan pantulan berwarna biru yang indah di atas laut.
-
Pembayaran: ETC (Electronic Toll Collection) diterima, tetapi disarankan untuk membawa 500 yen tunai sebagai cadangan.
-
Peringatan Cuaca: Jalan mungkin ditutup sementara selama topan, air pasang, atau semprotan laut yang kuat.
Biaya Masuk (Biaya Tol):
-
Mobil standar: 500 yen per kendaraan
-
Sepeda motor (125cc ke atas): 300 yen (Di bawah 125cc / moped tidak diizinkan)
-
Kendaraan besar / bus: Sekitar 1.200–2.000 yen, tergantung ukuran kendaraan
Waktu Buka:
- Buka 24 jam setiap hari
(Penutupan sementara dapat terjadi karena kondisi cuaca buruk atau pemeliharaan.)