“Berikan penghormatan kepada patung Buddha kristal putih yang suci dan saksikan arsitektur pagoda tertua di kota Chiang Mai.”

Kuil Chiang Man (Wat Chiang Man) didirikan pada tahun 1296 oleh Raja Mangrai, raja pendiri Dinasti Mangrai. Dia mendedikasikan tempat tinggal kerajaannya sementara, yang digunakan selama pembangunan kota, untuk dibangun sebagai kuil kerajaan pertama. Pendirian kuil ini berfungsi sebagai awal yang baik bagi ibu kota baru dan bertindak sebagai pusat pemerintahan pada masa itu. Saat ini, lingkungan kuil tetap dipenuhi dengan jejak kekuatan dan kesucian yang telah diwariskan selama lebih dari tujuh abad.

Patung Buddha Suci: Kuil ini menyimpan patung Buddha penting dan suci dari Chiang Mai, termasuk Phra Setangkamani, juga dikenal sebagai Phra Kaew Khao (Buddha Kristal Putih). Ini adalah patung Buddha kristal putih bening yang memiliki makna spiritual yang besar bagi masyarakat Chiang Mai. Dipercayai bahwa patung Buddha ini memiliki kekuatan perlindungan dan memiliki kemampuan untuk mendatangkan hujan sesuai dengan musim. Selain itu, kuil ini menyimpan Phra Sila, patung Buddha dalam posisi menaklukkan gajah yang mengamuk, diukir dengan halus dari batu pasir. Karya seni kuno ini melambangkan belas kasih Buddha yang besar terhadap semua makhluk hidup. Kedua patung Buddha ini dianggap sebagai harta yang tak ternilai harganya dan terus menarik umat yang mengunjungi kuil dengan keyakinan dan penghormatan yang mendalam.

Arsitektur dan Sejarah: Fitur arsitektur dan sejarah yang paling menonjol adalah Chedi Chang Lom (Pagoda yang Dikelilingi Gajah), yang berdiri sebagai landmark yang megah. Bagian dasar pagoda dihiasi dengan 15 gajah stucco seperti aslinya yang tampak menopang stupa berbentuk lonceng emas, gaya yang dipengaruhi oleh seni Sukhothai dan Sri Lanka. Desain ini melambangkan kekuatan gajah yang menjunjung tinggi keyakinan Buddhis untuk selamanya. Lingkungan kuil juga menampilkan perpustakaan kitab suci kayu yang diukir dengan indah (Ho Trai) dan prasasti batu kuno yang mencatat kolaborasi tiga raja besar dalam mendirikan kota sebagai catatan sejarah yang langka dan tak ternilai harganya.

Renovasi Utama:  telah membentuk kembali kuil di berbagai era. Terutama, selama masa pengaruh Burma, Raja Mangtra memulihkan pagoda dan membangun aula pertemuan baru dengan gaya campuran Lanna-Burma. Kemudian, pada era Raja Kawila sang pembebas Chiang Mai, kuil mengalami renovasi besar-besaran untuk meningkatkan moral warga setelah kota ditinggalkan selama bertahun-tahun. Setiap restorasi dengan cermat melestarikan penggunaan kayu jati dan pola stucco yang halus, menghasilkan aula pertemuan megah yang terlihat khusyuk, agung, dan rumit hingga saat ini.


Cara Menuju ke Sana
  • Mobil Pribadi/Sepeda Motor: Terletak di jantung Kota Tua Chiang Mai. Tersedia tempat parkir di lokasi untuk pengunjung.

  • Transportasi Umum: Red Songthaews (Truk Merah) dapat digunakan untuk menuju kuil, atau Anda dapat menggunakan aplikasi transportasi online untuk menentukan lokasi.

  • Jalan Kaki: Terletak dekat dengan Gerbang Chang Phuak, jaraknya dekat dan menyenangkan dari Monumen Tiga Raja.


Perjalanan
  • Waktu Terbaik untuk Berkunjung: Oktober hingga Maret, khususnya sekitar pukul 08:30, memberikan cahaya pagi yang lembut yang terpantul indah dari pagoda emas dan dasar gajahnya.

  • Kode Berpakaian: Karena ini adalah kuil kerajaan yang sangat suci, pria harus mengenakan celana panjang, dan wanita harus mengenakan rok atau gaun yang menutupi lutut (atau sarung tradisional).

  • Perencanaan Perjalanan: Hari kerja disarankan untuk menghindari keramaian. Rencanakan sekitar satu jam untuk menjelajahi semua situs bersejarah utama secara menyeluruh.

  • Wajib Dilihat: Carilah prasasti batu di dekat aula utama untuk melihat nama-nama raja pendiri, sorotan sejarah utama.


Biaya Masuk:

  • Gratis (periksa pembaruan jika terjadi perubahan)

Jam Buka:

  • 08:00–17:00

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Tempat Terdekat

Museum Kehidupan Rakyat Lanna Museum Kehidupan Rakyat Lanna

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.41 Kilometer

Pusat Seni & Budaya Kota Chiang Mai Pusat Seni & Budaya Kota Chiang Mai

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.44 Kilometer

Hor Inthakhin – Pilar Kota Chiang Mai Hor Inthakhin – Pilar Kota Chiang Mai

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.51 Kilometer

Gerbang Tha Phae Gerbang Tha Phae

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.78 Kilometer

Wat Chedi Luang Wat Chedi Luang

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.80 Kilometer

Tha Phae Walking Street Tha Phae Walking Street

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.83 Kilometer

Kuil Saen Fang Kuil Saen Fang

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 1.11 Kilometer

Museum of World Insects and Natural Wonders Museum of World Insects and Natural Wonders

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 1.99 Kilometer

Museum Nasional Chiang Mai Museum Nasional Chiang Mai

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 2.36 Kilometer

Nimmanhemin Road Nimmanhemin Road

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 2.49 Kilometer