Kuil Pariwat Ratchasongkram (Pariwat Ratchasongkram Temple) adalah kuil era Rattanakosin awal yang terletak di sepanjang Sungai Chao Phraya di Bangkok. Awalnya sebuah biara tepi sungai yang sederhana, kuil ini telah mengalami restorasi dan pengembangan artistik yang ekstensif selama beberapa dekade terakhir. Saat ini, kuil ini menonjol sebagai salah satu kuil paling tidak konvensional di kota ini, menarik pengunjung yang tertarik tidak hanya pada agama tetapi juga pada seni kontemporer dan ekspresi budaya.
Konsep yang mendefinisikan kuil ini adalah “seni Buddha kontemporer,” yang menggabungkan keahlian agama tradisional Thailand dengan unsur-unsur budaya populer modern. Patung-patung karakter fiksi, pahlawan super, dan ikon video game diintegrasikan dengan hati-hati ke dalam pola stucco Thailand klasik dan detail arsitektur. Alih-alih hanya menjadi dekoratif, pendekatan kreatif ini melambangkan gagasan bahwa ajaran Buddha melampaui waktu dan tetap relevan di setiap era, berkomunikasi dengan generasi muda melalui citra yang familiar.
Aula penahbisan dan aula patung adalah sorotan utama. Eksteriornya didekorasi dengan kaya dengan motif tradisional Thailand yang berwarna-warni, sementara di dalamnya terdapat gambar Buddha utama yang anggun dalam suasana yang tenang. Namun, pengunjung yang penuh perhatian akan melihat tokoh-tokoh modern yang mengejutkan tersembunyi di antara desain yang rumit. Perpaduan tak terduga ini menciptakan pengalaman yang menarik, mengubah kunjungan ke kuil menjadi eksplorasi visual.
Salah satu fitur kuil yang paling dikenal secara internasional adalah patung David Beckham, yang ditempatkan di dasar gambar Buddha. Kehadiran rupa pesepakbola terkenal di dunia di dalam kuil Thailand memicu perhatian media global dan memberi situs tersebut julukan “Kuil Beckham.” Ini berfungsi sebagai contoh yang mencolok tentang bagaimana seni sakral dapat berpotongan dengan budaya pop global.
Selain keunikan artistiknya, kuil ini juga menampung kuil Ganesha yang populer di kalangan umat yang mencari berkat untuk kesuksesan dan kebijaksanaan. Area tepi sungai di sepanjang Sungai Chao Phraya menawarkan taman yang damai di mana pengunjung dapat bersantai, memberi makan ikan, dan menikmati pemandangan panorama Jembatan Bhumibol yang mengesankan.
Secara keseluruhan, Kuil Pariwat Ratchasongkram lebih dari sekadar tempat ibadah—kuil ini adalah landmark budaya yang mencerminkan lanskap artistik Thailand yang terus berkembang. Ini menunjukkan bagaimana tradisi dan modernitas dapat hidup berdampingan secara harmonis, menjadikannya baik tempat perlindungan spiritual maupun galeri hidup seni religius kontemporer.