“Kagumi pagoda dua belas sudut yang indah, berikan penghormatan kepada Buddha Berbaring di dalam gua, dan nikmati pemandangan sawah yang indah dengan patung Hanuman raksasa yang ikonik.”
Kuil Khao Samo Khon (Khao Samo Khon Temple) adalah monumen kuno sekaligus situs keagamaan penting di Provinsi Lopburi, terletak di pegunungan Samo Khon di Distrik Tha Wung. Daerah ini secara unik memadukan legenda, sastra, dan sejarah. Menurut wiracarita Thailand, Ramakien, Gunung Samo Khon diyakini sebagai gunung yang dibawa oleh Hanuman saat mencari ramuan suci San Karanee Trichava untuk menyembuhkan Phra Lakshmana. Keyakinan ini telah lama menjadikan situs ini sakral dan sangat dihormati.
Saat ini, pengunjung disambut oleh patung besar Hanuman yang membawa gunung, berdiri dengan mencolok di tengah sawah yang luas dekat pintu masuk. Patung yang mencolok ini telah menjadi landmark populer dan tempat foto favorit, melambangkan hubungan harmonis antara legenda mitologis dan lanskap pedesaan Lopburi.
Secara historis, Gunung Samo Khon dianggap sebagai pusat pembelajaran kuno, sebanding dengan akademi tradisional. Catatan geografis menunjukkan bahwa itu dulunya adalah tempat tinggal Phra Sukkatan Ruesi, seorang bijak yang dihormati yang mengajarkan seni dan pengetahuan kepada Raja Ramkhamhaeng Agung dan Raja Ngam Muang dari Phayao selama masa muda mereka. Ini menyoroti peran penting gunung dalam membentuk fondasi intelektual dan politik sejarah awal Thailand.
Wat Khao Samo Khon terus mendapatkan kepentingan selama periode Rattanakosin. Raja Chulalongkorn (Rama V) melakukan kunjungan kerajaan ke situs tersebut pada tahun 1905, yang semakin menekankan signifikansi sejarah dan keagamaan nasionalnya. Di dalam kompleks kuil terdapat beberapa monumen penting yang mencerminkan evolusi gaya arsitektur Thailand di berbagai periode.
Struktur sejarah utama termasuk Candi dua belas sudut, sebuah candi berbasis persegi yang ditopang oleh cetakan lotus di bawah puncak berbentuk lonceng. Gaya arsitektur ini populer dari periode Ayutthaya hingga era Rattanakosin dan telah secara resmi terdaftar sebagai monumen nasional oleh Departemen Seni Rupa. Situs penting lainnya adalah Gua Buddha Berbaring, sebuah gua kecil di lereng bukit yang menampung patung Buddha Berbaring yang indah, yang lama dihormati oleh jamaah setempat.
Situs ini juga menampilkan mondop dan ruang pertemuan, dengan aula yang menampilkan arsitektur gaya Ayutthaya awal, yang ditandai dengan bukaan dinding alih-alih jendela. Di dalamnya berdiri patung Buddha utama dalam postur Mara-menaklukkan, terletak di dalam lengkungan dekoratif yang berornamen. Karena lokasinya yang tinggi, kuil ini juga menawarkan pemandangan panorama sawah hijau subur Distrik Tha Wung, menciptakan suasana yang tenang dan menyegarkan.
Di sekitar pegunungan Samo Khon terdapat beberapa kuil dan situs bersejarah lainnya, seperti Kuil Bandai Sam Saen, Kuil Tham Tako Phuttha Sopha, dan Kuil Tham Chang Phueak. Setiap situs menampilkan gua, struktur keagamaan, dan narasi sejarah yang kaya, menjadikan daerah Samo Khon tujuan ideal untuk wisata sejarah yang dikombinasikan dengan petualangan ringan dan eksplorasi spiritual.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Dari kota Lopburi, ambil Jalan Raya 311 (Lopburi - Sing Buri) ke KM 18 (persimpangan Tha Khlong), belok kanan ke Jalan Raya 3028, dan berkendara sejauh 12 km lagi.
Transportasi Umum:
- Naik bus Lopburi-Tha Khlong, turun di persimpangan Tha Khlong, lalu naik ojek atau menyewa songthaew ke kuil.
Perjalanan
Waktu Terbaik untuk Mengunjungi:
- Pagi hari atau sore hari untuk menghindari panas dan menangkap matahari yang mengenai patung Hanuman.
Aktivitas:
- Mendaki bukit untuk menjelajahi gua-gua dan menyiapkan kamera Anda untuk pemandangan panorama dari puncak.
Perhatian:
- Ada monyet liar di daerah itu; harap amankan barang-barang Anda dan hindari memberi mereka makan dengan cara yang berbahaya.
Biaya Masuk
-
Pengunjung Thailand/Asing: Gratis
Jam Buka
-
Buka setiap hari dari pukul 08:00 – 17:00.