“Jelajahi kolam suci tempat Raja Naresuan melakukan ritual mencuci rambut kerajaan setelah mengalahkan musuh, sebuah peristiwa bersejarah yang melahirkan nama kuil dan nama distrik, Chaiyo.”

Kuil Sa Ket (Sa Ket Temple)  adalah kuil komunitas kuno dengan sejarah panjang, diyakini telah didirikan sebelum periode Ayutthaya sekitar tahun 1349 M. Dahulu dikenal sebagai Wat Sao Thong Hin, kuil ini terletak di tepi timur Sungai Chao Phraya. Di masa lalu, daerah ini memiliki arti strategis yang besar sebagai jalur transportasi utama dan jalur militer. Kuil ini telah melestarikan keindahan arsitektur tepi sungai tradisional yang menjadi ciri khas kota tua Ang Thong, dikelilingi oleh lingkungan yang damai dan rimbun.

Menurut catatan sejarah Thailand, selama pemerintahan Raja Naresuan Agung dan Raja Ekathotsarot, pasukan kerajaan dimobilisasi untuk menghadapi pasukan musuh di Ban Chawai dan meraih kemenangan telak. Setelah pertempuran, para prajurit dengan gembira meneriakkan “Chaiyo” sebagai perayaan. Raja Naresuan Agung kemudian mengistirahatkan pasukannya di lokasi ini dan melakukan penyucian kerajaan, mencuci wajah dan rambutnya di kuil. Akibatnya, kuil tersebut diganti namanya menjadi “Wat Sa Ket” untuk memperingati peristiwa bersejarah yang signifikan ini.

Di dalam kompleks kuil terdapat bangunan kuno dan fitur arsitektur penting yang telah dilestarikan dengan cermat, termasuk aula pentahbisan dan vihara yang menampung patung Buddha suci untuk disembah. Ada juga sebuah tugu peringatan yang didedikasikan untuk Raja Naresuan Agung, memungkinkan pengunjung untuk memberikan penghormatan dan mengungkapkan rasa terima kasih atas warisannya. Kolam kuno, yang berfungsi sebagai asal muasal legenda bersejarah yang penting ini, semakin mencerminkan peran kuil sebagai saksi momen-momen penting dalam sejarah Thailand.

Kuil Sa Ket adalah tujuan ideal bagi mereka yang tertarik untuk mempelajari sejarah dan mengalami ketenangan. Kuil ini menyediakan papan nama informatif dan pajangan sejarah untuk mendidik pengunjung. Angin sungai yang sejuk dari Sungai Chao Phraya menciptakan suasana santai dan mencerminkan hubungan yang mengakar antara masyarakat Ang Thong, sungai, dan monarki Thailand yang telah bertahan selama berabad-abad.

Pengunjung diundang dengan hangat untuk menjelajahi dan mencari berkah di Kuil Kemenangan ini, menikmati pemandangan indah di sepanjang Sungai Chao Phraya, dan membenamkan diri dalam aura spiritual abadi dari masa lalu di Kuil Sa Ket.


Cara Menuju ke Sana

Mobil Pribadi:

  • Dari pusat kota Ang Thong, ambil Jalan Raya 334 (Ang Thong-Chaiyo) menuju utara selama sekitar 15 km. Kuil ini terletak di sub-distrik Chaiyaphum, di sepanjang tepi sungai.

Transportasi Umum:

  • Naik songthaew atau bus lokal yang berjalan antara Ang Thong dan Chaiyo, dan turun di area sub-distrik Chaiyaphum.

Perjalanan

Waktu Terbaik untuk Berkunjung:

  • Pagi hari (08:30–10:00) atau sore hari setelah pukul 16:00 direkomendasikan untuk menjelajahi kolam bersejarah dan tepi sungai dalam cuaca yang lebih sejuk.

Kode Berpakaian:

  • Harap kenakan pakaian yang sopan dan sederhana untuk menunjukkan rasa hormat kepada kuil dan tugu Raja Naresuan.

Aktivitas yang Direkomendasikan:

  • Setelah memberikan penghormatan, berjalanlah ke tepi sungai untuk pemandangan indah dan berfoto dengan kolam bersejarah yang memberikan nama kuil.

Halte Terdekat:

  • Ada restoran lokal dan kafe tepi sungai di dekatnya tempat Anda dapat bersantai dan mengamati gaya hidup tepi sungai tradisional.

Biaya Masuk

  • Pengunjung Lokal: Gratis

  • Pengunjung Asing: Gratis

Jam Buka

  • Buka setiap hari dari pukul 08:00 – 17:00.

Kuil Sa Ket

Bagikan

Kuil Sa Ket, Chaiyaphum, Chaiyo, Ang Thong, Thailand Map

Daftar 0 ulasan |

Tutup hari ini

Mon8.00 - 17.00
Tue8.00 - 17.00
Wed8.00 - 17.00
Thu8.00 - 17.00
Fri8.00 - 17.00
Sat8.00 - 17.00
Sun8.00 - 17.00

3

Rekomendasi perjalanan

Kelola perjalanan Anda

Delete

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Tempat Terdekat

Kuil Chaiyo Worawihan Kuil Chaiyo Worawihan

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 3.09 Kilometer