“Rewrite **Berikan penghormatan kepada patung Luang Pu Suk dan saksikan lukisan mural langka yang dibuat secara pribadi oleh Pangeran Chumphon (Krom Luang Chumphon) di dalam kapel utama, yang menampilkan perpaduan unik antara seni tradisional Thailand dan teknik bayangan Barat.** dalam Bahasa Indonesia”
Kuil Pak Khlong Makham Thao (Pak Khlong Makham Thao Temple) , yang dikenal luas sebagai Wat Luang Pu Suk, adalah salah satu pusat spiritual terpenting di Provinsi Chai Nat dan tujuan utama bagi kolektor jimat di seluruh Thailand. Kuil ini memiliki sejarah panjang dan terhormat yang terkait erat dengan tokoh-tokoh penting bangsa, khususnya pada awal hingga pertengahan periode Rattanakosin. Kuil ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat praktik keagamaan tetapi juga sebagai sumber pengetahuan spiritual dan sejarah yang berharga.
Keunggulan kuil ini berasal dari tempat tinggal Phra Khru Wimonkunakorn (Luang Pu Suk Kesaro), seorang biksu terkenal selama masa pemerintahan Raja Rama IV hingga Raja Rama VI. Dia sangat dihormati karena pengetahuan spiritualnya yang kuat dan belas kasihnya yang mendalam. Legenda menceritakan kemampuan supranaturalnya, seperti mengubah bunga pisang menjadi kelinci atau mengubah seseorang menjadi buaya. Meskipun cerita-cerita ini mencerminkan kepercayaan tradisional, mereka menunjukkan keyakinan mendalam yang diberikan orang kepadanya. Jimat yang dibuat oleh Luang Pu Suk, terutama koin logam awal dan benda-benda suci, dianggap sebagai barang kelas atas dan sangat langka yang diyakini memiliki kekuatan pelindung yang kuat.
Keterkaitan kuil dengan keluarga kerajaan Thailand terbukti melalui kisah Laksamana Pangeran Abhakara Kiartivongse, Pangeran Chumphon (Krom Luang Chumphon Khet Udomsak), yang sangat menghormati Luang Pu Suk dan menjadi murid setianya untuk mempelajari pengetahuan spiritual. Salah satu harta paling berharga di dalam kuil adalah lukisan mural di dalam aula penahbisan, yang menggambarkan episode kemenangan Buddha atas Mara. Mural-mural ini dilukis oleh Pangeran sendiri bersama dengan para pengiringnya. Karya seni ini terkenal karena penggunaan teknik cahaya dan bayangan yang canggih dan karena memasukkan potret individu nyata dari era itu & mdash; fitur yang jarang ditemukan di kuil-kuil pada periode yang sama & mdash; membuatnya sangat berharga baik secara artistik maupun historis.
Suasana kuil dinaungi oleh pepohonan besar dan terletak indah di sepanjang Sungai Chao Phraya di muara Kanal Makham Thao. Paviliun tepi sungai luas dan tenang, ideal untuk beribadah dan refleksi yang tenang. Pengunjung biasanya datang untuk berdoa memohon kemakmuran, kesuksesan, dan perlindungan, dan banyak yang memilih untuk mendapatkan jimat yang melanjutkan garis keturunan suci Luang Pu Suk. Jimat-jimat ini tetap sangat dicari di kalangan jimat Thailand hingga saat ini.
Oleh karena itu, Kuil Pak Khlong Makham Thao bukan sekadar kuil tua di Chai Nat, tetapi situs warisan mendalam tempat keyakinan, seni, dan sejarah bertemu. Ini mencerminkan peran berpengaruh seorang biksu yang dihormati yang warisan spiritualnya berdampak pada masyarakat, komunitas lokal, dan bahkan istana kerajaan selama periode penting dalam sejarah Thailand.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Dari pusat kota Chai Nat, ambil Jalan Pedesaan 3133 menuju Distrik Wat Sing. Kuil ini terletak di KM 36-37 dengan rambu yang jelas dan tempat parkir yang luas.
Transportasi Umum:
- Bus lokal dari Chai Nat ke Wat Sing melewati dekat pintu masuk kuil.
Perjalanan
Waktu yang Direkomendasikan:
- 09:00 - 11:00 atau 14:00 - 16:00 untuk menyesuaikan dengan jam buka kapel untuk melihat mural.
Akses Kapel:
- Karena mural merupakan harta bersejarah, akses terkadang dibatasi untuk konservasi. Sebaiknya periksa dengan staf kuil saat tiba.
Aktivitas:
- Kunjungi kuil Luang Pu Suk, lihat replika tongkat jalannya yang legendaris, dan beri makan ikan di paviliun tepi sungai untuk pengalaman yang santai.
Oleh-oleh:
- Pasar di depan kuil menjual jeruk bali "Tha Khoi" (buah lokal yang terkenal) dan ikan sungai kering dengan harga terjangkau.
Catatan:
- Selama hari libur nasional, tempat ini bisa sangat ramai. Tiba lebih awal di pagi hari sangat disarankan untuk parkir yang lebih mudah.
Biaya Masuk
-
Gratis (Untuk pengunjung Thailand dan Asing)
Jam Buka
-
Buka Setiap Hari: 08:00 - 17:00