“Berikan penghormatan kepada Pagoda Phra Borommathat, contoh murni arsitektur U Thong yang berisi relik suci, dan mohon berkah dari Luang Phor Phet, patung Buddha yang kuat yang dikenal karena memberikan kesuksesan dan ketahanan.”
Candi Phra Borommathat Worawihan (Phra Borommathat Worawihan Temple) adalah sebuah biara kerajaan yang memiliki kepentingan sejarah dan arkeologi yang besar di Provinsi Chai Nat. Diyakini telah didirikan pada masa awal Ayutthaya di lokasi permukiman kuno, yang mencerminkan keberadaan agama Buddha dan kehidupan masyarakat yang telah lama berdiri di sepanjang Sungai Chao Phraya. Candi ini kemudian mengalami restorasi besar selama pemerintahan Raja Chulalongkorn (Rama V), yang berkontribusi pada stabilitas dan penampilannya yang bermartabat saat ini.
Terletak di tepi kanan Sungai Chao Phraya, halaman candi terasa tenang dan khusyuk, memancarkan rasa warisan spiritual yang mendalam yang berakar pada pengabdian selama berabad-abad.
Mahkota arsitektur candi ini adalah Phra Borommathat Chedi, sebuah stupa bundar yang dibangun di atas alas persegi dengan sudut-sudut yang menjorok ke dalam gaya U Thong klasik. Stupa ini dianggap sebagai salah satu contoh chedi gaya U Thong terlengkap di Thailand. Stupa putih ini di atasnya terdapat hiasan payung emas yang berkilauan dengan cemerlang dan dapat dilihat dari kejauhan. Di dalamnya terdapat relik suci Buddha, yang sangat dihormati oleh umat Buddha di seluruh negeri.
Setiap tahun, selama bulan purnama bulan lunar keenam, sebuah festival besar diadakan untuk membungkus kain suci di sekitar stupa secara seremonial. Tradisi tahunan ini melambangkan iman dan persatuan masyarakat setempat, ketika para umat berkumpul untuk melakukan kebajikan, berpartisipasi dalam prosesi lilin, dan menghormati relik suci bersama-sama.
Di dalam viharn utama tersimpan Luang Pho Phet, sebuah patung Buddha duduk dari bahan plesteran dalam posisi meditasi bersilang berlian, yang dibuat dalam gaya artistik Chiang Saen. Patung ini menampilkan fitur-fitur anggun namun kuat, yang melambangkan kekuatan batin dan ketabahan. Kepercayaan setempat berpendapat bahwa memberikan penghormatan kepada Luang Pho Phet membawa ketahanan mental dan kemampuan untuk mengatasi tantangan hidup dengan kekuatan berlian. Candi ini juga menyimpan prasasti batu, patung-patung Buddha kuno, dan artefak sejarah lainnya bagi pengunjung yang tertarik untuk mempelajari seni Thailand dari berbagai periode.
Bagi para penggemar sejarah, pecinta arsitektur, dan fotografer, Candi Phra Borommathat Worawihan adalah tujuan yang tidak boleh dilewatkan. Berjalan di sekitar dasar chedi memungkinkan pengunjung untuk mengapresiasi keahlian rumit para pengrajin kuno. Di sore hari, sinar matahari yang memantul dari stupa putih dengan latar belakang langit biru menciptakan pemandangan keanggunan dan kemegahan spiritual.
Candi Phra Borommathat Worawihan secara harmonis memadukan warisan budaya, keyakinan yang dalam, dan seni Buddha yang halus. Pengunjung diundang dengan hangat untuk memberikan penghormatan kepada relik suci dan Luang Pho Phet untuk berkat tertinggi dan untuk mengagumi kemegahan abadi dari kesenian Buddha Thailand di candi kerajaan yang luar biasa ini.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Dari pusat kota Chai Nat, ambil Jalan Raya 311 (menuju Sapphaya). Candi ini terletak di tepi Sungai Chao Phraya, sekitar 4 km dari pusat kota, dengan rambu-rambu yang jelas dan tempat parkir yang luas.
Transportasi Umum:
- Sewa taksi lokal atau becak motor dari pusat kota, atau naik bus lokal (Chai Nat-Sing Buri) dan turun tepat di depan candi.
Perjalanan
Waktu Terbaik untuk Berkunjung:
- Tiba di pagi hari (08:00 - 10:00) untuk kedamaian dan menghindari panas tengah hari, atau kunjungi selama festival Buddha untuk melihat pagoda yang diterangi dengan indah di malam hari.
Etika:
- Karena ini adalah biara kerajaan, mohon berpakaian dengan ketat dan sopan (tidak mengenakan celana pendek atau atasan tanpa lengan). Bunga dan dupa tersedia di candi untuk membuat kebajikan.
Aktivitas:
- Berjalanlah tiga kali mengelilingi pagoda searah jarum jam untuk mendapatkan berkah, dan kunjungi museum kecil di lokasi yang menampilkan artefak kuno.
Fotografi:
- Titik pandang terbaik adalah dari depan Vihara, menangkap pagoda yang menjulang ke langit sebagai latar belakang yang megah.
Biaya Masuk
-
Pengunjung Thailand: Masuk Gratis
-
Pengunjung Asing: Masuk Gratis
Jam Buka
-
Buka Setiap Hari: 08:00 - 17:00