“Bendungan tanah pertama di Thailand yang menciptakan lanskap waduk yang spektakuler, menampilkan jembatan gantung ikonis dan wisata perahu indah melalui pulau-pulau kecil yang rimbun.”
Bendungan Kaeng Krachan (Kaeng Krachan Dam) adalah bendungan urugan tanah pertama di Thailand, dibangun melintasi Sungai Phetchaburi untuk menciptakan waduk luas yang dikelilingi oleh pegunungan di Provinsi Phetchaburi. Selain perannya yang vital dalam irigasi, pengendalian banjir, dan pembangkit listrik, bendungan ini telah menjadi tujuan rekreasi yang populer, dengan mulus menggabungkan pencapaian rekayasa dengan keindahan alam.
Pemandangan di sekitar bendungan ditandai oleh permukaan airnya yang luas yang memantulkan pegunungan dan langit di sekitarnya, menciptakan suasana yang tenang dan damai. Ini adalah tempat peristirahatan yang ideal bagi pengunjung yang mencari udara segar, ketenangan, dan istirahat dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, sehingga cocok untuk wisatawan dari segala usia.
Salah satu fitur paling khas dari bendungan ini adalah keberadaan lebih dari 30 pulau kecil yang tersebar di seluruh waduk. Oleh karena itu, wisata perahu adalah aktivitas yang wajib dilakukan, memungkinkan pengunjung untuk mengagumi pemandangan indah sambil mengamati kelompok monyet lucu yang menghuni banyak pulau, menambah pesona dan kesenangan perjalanan.
Landmark ikonik lainnya adalah jembatan gantung yang menghubungkan pulau-pulau, membentang dengan anggun di atas air. Jembatan ini telah menjadi tempat foto khas di mana pengunjung dapat berjalan-jalan, menikmati angin sejuk sepanjang hari, dan menikmati pemandangan panorama waduk dan pegunungan di sekitarnya.
Keindahan Bendungan Kaeng Krachan berubah seiring musim. Selama bulan-bulan musim dingin, cuacanya menyenangkan dan sejuk, dan kabut pagi yang ringan sering mengapung di atas air, menciptakan pemandangan yang tenang dan indah. Di musim panas, permukaan air yang lebih rendah memperlihatkan pulau-pulau dengan lebih jelas, menjadikannya waktu yang tepat untuk fotografi dan aktivitas luar ruangan. Banyak pengunjung memilih untuk berkemah di tepi air atau menginap di resor terdekat untuk merasakan gaya hidup sederhana yang berorientasi pada alam.
Daerah sekitar bendungan juga menawarkan berbagai kegiatan rekreasi, termasuk memancing, berperahu, berenang, dan bersantai di area air alami. Kafe dan restoran yang terletak di titik-titik pemandangan yang indah menyediakan ruang yang nyaman untuk bersantap sambil menikmati pemandangan waduk yang luas.
Bagi fotografer, seniman, dan pasangan, momen matahari terbenam di balik pegunungan adalah waktu paling romantis dan visual yang menakjubkan. Cahaya keemasan yang terpantul di air menciptakan kenangan yang tak terlupakan. Oleh karena itu, Bendungan Kaeng Krachan tidak hanya menjadi daya tarik wisata tetapi juga tempat kedamaian, inspirasi, dan relaksasi bermakna dekat dengan alam.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Dari Phetchaburi, ambil Jalan Raya 4 (Jalan Phetkasem), belok kanan ke Jalan Raya 3499, dan ikuti rambu langsung ke bendungan.
Van Umum:
- Naik van rute Bangkok-Kaeng Krachan dari Terminal Bus Selatan atau Mo Chit, dan turun di halte di depan bendungan.
Transportasi Lokal:
- Truk pick-up lokal atau taksi sepeda motor tersedia dari kota Kaeng Krachan untuk mengantar Anda ke berbagai titik pemandangan di sekitar waduk.
Perjalanan
-
Bendungan dapat dikunjungi sepanjang tahun, tetapi November hingga Januari menawarkan cuaca terbaik dengan angin yang tenang.
-
Jika Anda berencana untuk menyeberangi jembatan gantung atau pergi dengan wisata perahu, kenakan alas kaki yang aman dan selalu kenakan jaket pelampung untuk keselamatan.
-
Puncak bendungan adalah tempat terbaik untuk fotografi sudut lebar; kunjungi antara pukul 16:30 - 18:00 untuk pencahayaan "golden hour" yang paling indah.
-
Jangan lewatkan untuk mencicipi "Ikan Khang" (Ikan Kerapu Hutan) dan "Ikan Nila" segar dari bendungan, yang merupakan makanan khas lokal yang lezat.
-
Untuk para pekemah, bawalah obat nyamuk dan senter yang andal jika Anda memilih untuk menginap di perkemahan tepi air.
Biaya Masuk
-
Pengunjung Lokal: Gratis (Biaya hanya berlaku jika memasuki area Taman Nasional terdekat)
-
Pengunjung Asing: Gratis (Biaya hanya berlaku jika memasuki area Taman Nasional terdekat)
Jam Buka
-
Setiap hari dari pukul 06:00 – 18:00
-
Jembatan gantung dan titik pandang puncak bendungan buka selama jam standar