Kuil Mahathat (Mahathat Temple) adalah kuil kuno yang paling signifikan secara historis dan artistik di Distrik Sankhaburi, Provinsi Chainat. Di masa lalu, kuil ini berfungsi sebagai kuil kerajaan kota Phraek Si Racha, sebuah kota perbatasan penting selama masa transisi sebelum berdirinya Ayutthaya. Para sarjana percaya bahwa Wat Mahathat awalnya dibangun sebelum era Ayutthaya dan mengalami restorasi besar selama periode Ayutthaya awal. Hal ini mencerminkan peran penting kota ini sebagai pusat keagamaan dan administrasi di lembah Sungai Noi.
Landmark nasional kuil yang paling khas adalah Phra Mahathat Chedi, yang biasa dikenal sebagai “Chedi Berbentuk Belimbing.” Chedi bergaya prang ini menjulang tinggi di atas dasar yang diartikulasikan dengan proyeksi sudut yang menyerupai punggung bukit belimbing, ciri khas seni Ayutthaya awal. Strukturnya kokoh dan proporsional secara elegan. Dindingnya dihiasi dengan ceruk tersembunyi yang berisi gambar Buddha plesteran. Motif api yang rumit dan detail dekoratif halus yang tetap terlihat hingga saat ini menunjukkan penguasaan pengrajin Ayutthaya awal dan keadaan seni Buddhis yang berkembang selama periode tersebut. Oleh karena itu, chedi ini dianggap sebagai salah satu contoh arsitektur Ayutthaya awal yang paling lengkap dan indah di wilayah tengah Thailand.
Di dalam vihara utama terdapat “Luang Pho Mor,” sebuah patung Buddha laterit dalam posisi Mara-Vijaya. Sosoknya memiliki ekspresi yang khidmat namun tenang. Masyarakat setempat percaya pada kekuatan sucinya, terutama dalam menyembuhkan penyakit dan memberikan perlindungan dari bahaya. Akibatnya, Kuil Mahathat terus berfungsi sebagai pusat spiritual bagi masyarakat. Suasana di dalam vihara damai dan penuh dengan pengabdian, mencerminkan hubungan yang mendalam antara agama dan cara hidup setempat.
Di sekitar struktur utama terdapat peninggalan arkeologi penting lainnya, termasuk vihara yang menampung Buddha berbaring, fondasi bangunan kuno, dan sisa-sisa tembok perbatasan asli yang dengan jelas menguraikan tata letak kompleks kuil kuno. Elemen-elemen ini secara kolektif menggambarkan kemegahan Phraek Si Racha di masa lalu, yang pernah berkembang sebagai pusat keagamaan dan komersial di lembah Sungai Noi. Berjalan-jalan di Kuil Mahathat terasa seperti mempelajari sejarah melalui arsitektur yang telah bertahan lama.
Kuil Mahathat tidak hanya merupakan monumen sejarah yang berharga tetapi juga merupakan bukti penting perkembangan artistik dari periode pra-Ayutthaya hingga puncak Kerajaan Ayutthaya. Bagi mereka yang tertarik dengan sejarah, seni, dan akar peradaban di lembah Chao Phraya hulu, Kuil Mahathat benar-benar merupakan tujuan yang tidak boleh dilewatkan.