“Saksikan keberhasilan mengubah tanah berpasir yang terdegradasi menjadi lahan pertanian yang subur. Nikmati keindahan pemandangan Waduk Huai Jek dan Kebun Raya Ratu Sirikit.”
Pusat Studi Khao Hin Sorn (Khao Hin Sorn Study Centre) Sejak tahun 1979, lahan di daerah ini mengalami degradasi parah. Tanah berpasir dan kekurangan nutrisi akibat bertahun-tahun monokultur (singkong), menyebabkan penduduk setempat percaya bahwa tidak ada yang bisa tumbuh di sini. Ketika Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej Agung (Rama IX) mengunjungi daerah tersebut, beliau memprakarsai pendirian pusat studi ini untuk dijadikan model "melawan kekeringan." Proyek ini dimulai dengan pengembangan sumber daya air dan peningkatan kualitas tanah menggunakan rumput vetiver dan kompos hingga "tanah mati" dihidupkan kembali.
Pariwisata Berkelanjutan dan Jalan Kecukupan:
- Saat ini, Khao Hin Sorn bukan hanya fasilitas penelitian tetapi juga tujuan agrowisata yang sangat populer. Pengunjung dapat menghirup udara segar, mengikuti tur trem di perkebunan percontohan, atau berbelanja produk pertanian olahan berkualitas tinggi yang dibuat oleh masyarakat setempat dalam proyek tersebut. Kunjungan ke sini lebih dari sekadar tamasya; ini adalah kesempatan untuk menyerap filosofi "Ekonomi Kecukupan" dan menyaksikan upaya manusia untuk hidup berkelanjutan dengan alam.
Marka Tanah Utama dan Poin Pembelajaran: Pusat ini membentang lebih dari 1.800 Rai (sekitar 711 hektar) dan dibagi menjadi beberapa bagian menarik, termasuk:
-
Waduk Huai Jek: Tempat relaksasi yang tenang dengan pemandangan yang indah. Waduk ini berfungsi sebagai sumber air utama untuk semua kegiatan pertanian di dalam pusat.
-
Kesenian Rumput Vetiver: Pelajari bagaimana rumput vetiver digunakan untuk mencegah erosi tanah, yang merupakan landasan konservasi tanah di lokasi ini.
-
Departemen Peternakan: Kunjungi peternakan percontohan yang menampilkan sapi perah dan unggas, yang berfokus pada kemandirian dan pertanian berkelanjutan.
-
Kebun Raya: Koleksi spesies tanaman langka dan berbagai tanaman obat, ideal untuk jalan-jalan di alam dan mempelajari keanekaragaman hayati.
Opsi Perjalanan Terdekat:
- Setelah menjelajahi Pusat Studi Pengembangan Kerajaan, pengunjung dapat memberikan penghormatan di Kuil Khao Hin Sorn, yang terletak di dekatnya. Kuil ini menampilkan arsitektur Thailand yang indah dan menawarkan pemandangan panorama dari puncak bukit. Atau, bepergian lebih jauh ke Distrik Phanom Sarakham untuk menikmati Kway Teow Pak Mor (pangsit kulit beras kukus dalam sup), makanan lezat lokal yang terkenal di daerah tersebut.
Cara Menuju ke Sana
-
Dengan Mobil Pribadi: Dari Bangkok, ambil Jalan Tol (Rute 7) menuju Chachoengsao. Kemudian, ambil Jalan Raya 304 (Chachoengsao–Kabin Buri) menuju Kabin Buri. Pusat studi terletak di jalan utama di kilometer 51-52.
-
Dengan Transportasi Umum: Naik bus atau van di rute Bangkok–Kabin Buri atau Bangkok–Aranyaprathet dari Terminal Bus Mo Chit 2 dan turun tepat di depan Pusat Studi Pengembangan Kerajaan Khao Hin Sorn.
Perjalanan
-
Tur Terpadu: Kelompok yang membutuhkan pembicara tamu atau pemandu harus menghubungi kantor terlebih dahulu. Namun, wisatawan umum dapat mengemudi dan menjelajahi berbagai tempat menarik secara mandiri.
-
Suvenir yang Direkomendasikan: Jangan lewatkan "Telur Asin Gundukan Rayap," sayuran organik, dan sampo herbal yang diproduksi oleh pusat.
-
Pakaian: Disarankan untuk memakai sepatu berjalan yang nyaman dan membawa perlindungan matahari, karena sebagian besar area pembelajaran berada di luar ruangan.
Biaya Masuk:
-
Gratis Masuk
Jam Buka:
-
Buka Setiap Hari: 08:00 – 18:00