“Berikan penghormatan dan mohon berkah dari Phra Chao Yai, arca Buddha unik yang dibuat dari serbuk sari bunga suci dan batu pasir, ditutupi dengan lapisan daun emas yang menciptakan tekstur yang kaya, bercahaya, dan lembut. Fitur paling khas dari kuil ini adalah ritual Sumpah Suci; diyakini secara luas bahwa mereka yang bersumpah untuk membuktikan ketidakbersalahan mereka atau bersumpah untuk meninggalkan kejahatan di hadapan arca tersebut akan menemukan kesuksesan. Sebaliknya, mereka yang melakukan sumpah palsu atau melanggar janji akan menghadapi pembalasan ilahi seperti yang disebutkan dalam sumpah mereka”

Kuil Hong (Hong Temple) adalah situs spiritual kuno dan sangat penting di Provinsi Buriram. Inti dari kuil ini adalah Phra Chao Yai, sebuah arca Buddha dalam posisi "Menaklukkan Mara", yang mencerminkan gaya seni Lan Xang yang diperkirakan berasal dari abad ke-18-19 (Abad Buddhis ke-24). Arca ini sangat indah dan unik, memiliki wajah yang memancarkan belas kasihan dan kasih sayang. Permukaan yang dibentuk oleh lapisan daun emas yang tak terhitung jumlahnya yang diaplikasikan melalui pengabdian selama berabad-abad, tidak hanya memukau secara visual tetapi juga memiliki nilai spiritual yang tak terukur.

Apa yang membuat Kuil Hong dikenal secara internasional adalah reputasinya dalam Integritas dan Sumpah Suci. Situs ini sangat dihormati untuk upacara di mana individu bersumpah untuk membuktikan ketulusan mereka atau bersumpah untuk meninggalkan perbuatan buruk. Legenda setempat menyatakan bahwa jika ada orang yang melanggar sumpah yang dibuat di hadapan Phra Chao Yai, mereka akan menghadapi kemalangan atau kehancuran. Di sisi lain, mereka yang berdoa dengan niat murni, baik untuk kemakmuran karier atau kesehatan yang baik, sering melihat keinginan mereka terpenuhi. Mereka biasanya kembali untuk melakukan Kae Bon (ritual pemenuhan janji) sesuai dengan tradisi Thailand kuno, seperti menawarkan mie beras tradisional atau menyelenggarakan pertunjukan budaya.

Selain arca Phra Chao Yai, kuil ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan artefak bersejarah yang tak ternilai harganya, termasuk arca Buddha yang diukir dari gading gajah dan arsitektur yang mencerminkan pertukaran budaya antara cekungan Sungai Mekong dan bagian timur laut Thailand bagian bawah. Suasana kuil, yang terletak di dekat Sungai Mat, memberikan rasa ketenangan dan kesungguhan, ideal untuk meditasi dan refleksi. Selama Festival Penyembahan Phra Chao Yai tahunan, yang diadakan selama bulan purnama bulan lunar ke-3, iman besar masyarakat terlihat jelas saat mereka melestarikan tradisi indah mereka. Kunjungan ke Kuil Hong adalah pertemuan dengan esensi kepercayaan Thailand, yang berpusat pada kejujuran, ketulusan, dan integritas moral.


Cara Menuju ke Sana
  • Mobil Pribadi: Dari pusat kota Buriram, ambil Jalan Raya 2074 menuju Distrik Putthaisong (sekitar 65 km). Setelah mencapai distrik, ikuti rambu-rambu yang jelas ke Kuil Hong.

  • Transportasi Umum: Naik bus umum di rute Buriram-Putthaisong dan turun di Terminal Bus Putthaisong. Dari sana, Anda dapat menyewa transportasi lokal atau ojek sepeda motor ke kuil.


Perjalanan
  • Hormati Kata-Kata Anda: Jika Anda berniat untuk mengucapkan sumpah atau membuat janji, pastikan itu adalah sesuatu yang benar-benar dapat Anda penuhi, karena reputasi kuil untuk kebenaran sakral sangat dihormati.

  • Kode Pakaian: Harap kenakan pakaian yang sopan dan sederhana untuk menunjukkan rasa hormat kepada situs suci dan arca Phra Chao Yai.

  • Jangan Lewatkan: Kunjungi museum kuil untuk melihat artefak bersejarah langka, khususnya ukiran gading kuno yang rumit.


Biaya Masuk:

  • Gratis

Jam Buka:

Buka setiap hari mulai pukul 08:00 – 17:00

Kuil Hong

Bagikan

Subdistrik Ma Feuang, Distrik Putthaisong, Provinsi Buriram Map

Daftar 0 ulasan |

Buka sekarang : 8.00 - 17.00

Mon8.00 - 17.00
Tue8.00 - 17.00
Wed8.00 - 17.00
Thu8.00 - 17.00
Fri8.00 - 17.00
Sat8.00 - 17.00
Sun8.00 - 17.00

3893

Kelola perjalanan Anda

Delete

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)