“Sembah replika marmer indah dari Jejak Kaki Buddha di dalam *mandapa* bergaya Thai yang berornamen, dan nikmati pemandangan Jembatan Chonmarkvithi dan lekukan Teluk Bang Sai dari sudut pandang terindah di provinsi ini.”
Kuil Khao Phra Phutthabat Bang Sai (Khao Phra Phutthabat Bang Sai Temple) adalah Kuil Kerajaan Kelas Tiga, tipe Worawihan, yang memiliki makna sejarah yang sangat besar bagi Provinsi Chon Buri. Terletak di kaki Bukit Phra Phutthabat atau "Khao Din," area kuil sangat luas dan dibagi menjadi dua bagian utama: dataran di dasar dan area puncak bukit. Sejarah kuil ini berasal dari Periode Ayutthaya, dan mengalami restorasi besar selama pemerintahan Raja Rama IV dan Raja Rama V dari era Rattanakosin. Karena hubungan historisnya dengan arsitek kerajaan dan pengrajin ahli, bangunan kuil menampilkan kesenian yang indah yang memadukan seni tradisional dengan kesederhanaan.
Sorotan yang paling berharga adalah Mondop (Mandapa) yang mengabadikan Jejak Kaki Buddha, yang berdiri megah di puncak bukit. Di dalamnya terdapat replika jejak kaki Buddha yang terbuat dari marmer putih bersih, dikelilingi oleh biara yang dipenuhi dengan berbagai patung Buddha dalam pose damai. Mencapai puncak dapat dilakukan dengan menaiki Tangga Naga yang panjang, melambangkan transisi dari dunia sekuler ke tanah Buddha. Sepanjang jalan, Anda akan menemukan berbagai flora dan angin laut yang konstan, membuat pendakian menyenangkan dan sangat tenang.
Suasana kuil selama pagi dan sore hari sangat istimewa, terutama pada hari-hari keagamaan penting seperti akhir Masa Prapaskah Buddha (Awk Phansa). Saat inilah tradisi Tak Bat Devo yang paling terkenal di Timur berlangsung. Ratusan biksu berjalan turun dari puncak bukit untuk menerima sedekah dari umat yang berbaris di sepanjang lereng bukit, menciptakan pemandangan yang dipenuhi dengan kekuatan spiritual dan keindahan budaya. Pada hari-hari biasa, pengunjung akan mengalami ketenangan langka di Mueang Chon Buri, ideal untuk relaksasi mental dan melarikan diri dari hiruk pikuk kota.
Dari perspektif fotografi dan seni, kuil ini merupakan titik pandang strategis karena menghadap ke "Jembatan Chonmarkvithi" (Jembatan Tepi Laut Chon Buri) pada jarak yang sempurna. Melihat ke bawah, Anda dapat melihat cara hidup nelayan lokal dan ekspansi kota yang kontras dengan laut biru. Di malam hari, ketika matahari terbenam oranye menyinari atap *mandapa*, itu menciptakan pemandangan seindah lukisan, menarik fotografer profesional dan pasangan yang mencari suasana romantis namun khidmat untuk mengabadikan kenangan mereka.
Wat Khao Phra Phutthabat Bang Sai bukan hanya objek wisata, tetapi catatan sejarah hidup tempat alam dan keyakinan bertemu dengan sempurna. Bagi siapa pun yang mengunjungi Chon Buri, mampir untuk memberi penghormatan dan menerima energi positif di sini adalah pengalaman yang tidak boleh dilewatkan.
Cara Menuju ke Sana
-
Mobil Pribadi: Gunakan Jalan Sukhumvit menuju Mueang Chon Buri. Setelah melewati Kamp Artileri (Kamp Nawamintharachini), kuil akan berada di sisi kiri Anda. Ada tempat parkir yang luas di pangkalan, dan mobil juga dapat melaju ke area *mandapa* (disarankan untuk lansia).
-
Transportasi Umum: Naik van dari Bangkok ke Chon Buri (rute lama) atau *songthaew* merah (rute Chon Buri–Bang Saen) dan minta untuk turun di Kuil Khao Phra Phutthabat Bang Sai.
Perjalanan
-
Musim Kunjungan Terbaik: Oktober (selama upacara Tak Bat Devo) dan antara Desember dan Februari untuk menikmati angin sejuk di puncak bukit.
-
Persiapan: Kenakan sepatu kets dengan cengkeraman yang baik jika Anda berencana untuk menaiki Tangga Naga, dan bawa topi atau payung untuk jalan-jalan di luar ruangan.
-
Fotografi: Direkomendasikan antara pukul 16:30 – 17:45 untuk mengabadikan senja di atas jembatan tepi laut.
-
Makanan Lokal: Coba Khanom Kon Tua (Makanan Ringan Kacang Manis) dan makanan laut olahan di Pasar Bang Sai, yang terletak hanya beberapa ratus meter jauhnya.
Biaya Masuk:
- Tidak Ada Biaya Masuk.
Jam Buka:
-
Buka Setiap Hari: 06:00 – 18:30