“Diabadikan di dalamnya adalah Luang Pho Phra Sai, sebuah patung Buddha suci dalam gaya Lan Xang. Kagumi mural indah yang menggambarkan legenda penyeberangan patung Buddha di Sungai Mekong, dan rasakan keyakinan lama masyarakat Thai-Laos di kuil kerajaan di Nong Khai ini.”
Wat Pho Chai, yang dulunya dikenal sebagai "Wat Phi Phiu," adalah biara kerajaan kelas tiga dari sekte Mahanikaya dengan sejarah mendalam yang berasal dari Era Lan Xang. Signifikansi utama kuil terletak pada penyimpanan "Luang Pho Phra Sai," sebuah patung Buddha perunggu berwarna emas padat yang megah dalam posisi Maravijaya. Menurut catatan sejarah, ketiga putri Raja Setthathirath dari Kerajaan Lan Xang menugaskan pembuatan tiga patung Buddha yang dinamai menurut nama mereka: Phra Suk, Phra Soem, dan Phra Sai. Patung-patung suci ini awalnya diabadikan di Vientiane hingga pemerintahan Raja Rama III dari Kerajaan Rattanakosin, ketika mereka dipindahkan melintasi Sungai Mekong ke sisi Thailand.
Proses relokasi sarat dengan catatan sejarah dan kisah-kisah legendaris. Selama penyeberangan, badai dahsyat menyebabkan "Phra Suk" tenggelam ke Sungai Mekong di mulut Sungai Ngum, tempat patung itu berada hingga saat ini. "Phra Soem" dan "Phra Sai" berhasil mencapai Nong Khai. Sementara keduanya ditujukan untuk Bangkok, kereta yang membawa Luang Pho Phra Sai dilaporkan rusak setelah mencapai Wat Pho Chai. Meskipun banyak upaya untuk memperbaiki kereta atau menggantinya, patung itu tetap tidak dapat dipindahkan. Setelah ritual peramalan tradisional, diputuskan bahwa Luang Pho Phra Sai ingin tetap di sana, dan patung itu telah diabadikan di Wat Pho Chai sejak saat itu. Sementara itu, Phra Soem kemudian dipindahkan ke Wat Pathum Wanaram di Bangkok.
Bagian dalam aula pentahbisan kuil menampilkan mural indah yang secara jelas merinci kehidupan Buddha dan perjalanan sejarah Luang Pho Phra Sai melintasi Mekong. Gambaran artistik ini berfungsi sebagai bukti warisan spiritual bersama dan keyakinan mendalam masyarakat di kedua sisi sungai. Wat Pho Chai tidak hanya berdiri sebagai tempat untuk upacara keagamaan tetapi sebagai pilar budaya dan simbol ikatan abadi antara Thailand dan Laos. Pengabdian ini memuncak setiap tahun selama Festival Songkran, ketika patung suci secara tradisional diarak melalui jalan-jalan untuk ritual pemandian seremonial, menarik ribuan peziarah dari seluruh wilayah.
Cara Menuju ke Sana
- Kuil ini terletak di Jalan Prachak Silpakom di kota Nong Khai. Dari stasiun bus atau kereta api, Anda dapat naik SkyLab (becak motor) atau taksi lokal; perjalanannya hanya memakan waktu 5-10 menit.
Perjalanan
-
Mohon berpakaian sopan dan sederhana untuk menunjukkan rasa hormat terhadap biara kerajaan suci ini.
-
Disarankan untuk tiba di pagi hari untuk suasana yang damai dan cuaca yang lebih sejuk.
-
Rencanakan kunjungan Anda selama Festival Songkran untuk berpartisipasi dalam ritual pemandian suci.
-
Fotografi diizinkan di dalam aula pentahbisan, tetapi harap matikan lampu kilat Anda.
-
Toko suvenir lokal di sekitar kuil menawarkan produk Nong Khai otentik dengan harga yang wajar.
-
Luangkan setidaknya satu jam untuk menghargai mural yang menggambarkan legenda tiga Buddha.
-
Periksa kalender acara lokal karena perayaan besar sering terjadi pada hari-hari besar umat Buddha.
Biaya Masuk:
- Gratis masuk
Jam Buka:
-
Buka setiap hari mulai pukul 07:00 – 18:00