“Kagumi keahlian luar biasa kereta kerajaan berusia seabad yang dipesan dari perusahaan ternama di Inggris dan Jerman, yang digunakan selama upacara kenegaraan utama pada masa pemerintahan Raja Rama V.”
Museum Kereta Kerajaan (The Royal Carriage Museum) menyimpan koleksi berharga kereta kuda yang dipesan dari luar negeri oleh Raja Chulalongkorn (Rama V). Kereta-kereta ini berfungsi sebagai transportasi kerajaan utama untuk perjalanannya dan untuk menyambut pejabat asing selama tahap awal pengembangan infrastruktur modern Thailand. Museum ini mengumpulkan berbagai jenis kereta dengan nilai sejarah yang besar, terutama pada era ketika Ratchadamnoen Avenue pertama kali diperluas sebagai jalan utama kota.
Sorotan dari museum ini adalah keahlian Eropa premium yang dipamerkan di setiap kendaraan. Setiap kereta dibangun menggunakan teknik canggih pada masanya, menampilkan ukiran mewah, pelapis kulit, dan pengecatan yang tetap sangat mengkilap. Selain itu, lambang kerajaan dan pola rumit mencerminkan selera halus dan hubungan internasional selama era Victoria dan Edwardian, periode ketika Siam membuat jejaknya sebagai bangsa beradab.
Suasana di dalam museum terasa seperti melangkah mundur ke masa lalu ke istana kerajaan kuno, yang ditandai dengan kesungguhan dan keanggunan. Pameran memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan evolusi desain kendaraan sebelum akhirnya digantikan oleh mobil. Terletak di dalam bangunan kayu bersejarah dengan interior yang sejuk, mengamati detail halus roda dan lampu kereta menjadi pengalaman sejarah yang menyenangkan dan sangat informatif.
Bagi para penggemar desain dan sejarah teknik, situs ini adalah harta karun berupa detail teknis yang jarang ditemukan saat ini. Entah itu sistem suspensi yang kompleks atau pengaturan tempat duduk yang dirancang untuk kenyamanan hierarkis, siswa dan seniman sama-sama sering menemukan inspirasi dalam bentuk dan bahan klasik yang digunakan. Kereta-kereta ini adalah prototipe kemewahan selama masa perintis perjalanan darat.
Kunjungan ke Museum Kereta Kerajaan melengkapi narasi sejarah distrik Dusit. Ini berfungsi sebagai penghubung penting antara Patung Equestrian dan Balai Singgasana Ananta Samakhom di dekatnya, memberikan pemahaman yang jelas tentang gaya hidup dan transisi Siam ke era modern melalui kendaraan yang melintasi sejarah Thailand selama seabad.
Cara Menuju ke Sana
Bus Umum:
- Rute 70, 72, 503; turun di halte Royal Plaza atau Distrik Dusit.
Mobil Pribadi:
- Parkir tersedia di area parkir pusat yang ditunjuk di distrik Dusit.
Perahu Ekspres Chao Phraya:
- Turun di Dermaga Thewet, lalu naik taksi atau Tuk-Tuk ke kompleks museum.
Perjalanan
Musim Terbaik untuk Berkunjung:
- Direkomendasikan antara pukul 10:00 - 12:00 untuk menghindari panas tengah hari dan menikmati pencahayaan terbaik.
Alas Kaki/Kode Berpakaian:
- Pakaian formal diperlukan; tidak boleh memakai celana pendek, jeans robek, atau sandal jepit karena ini adalah kawasan kerajaan.
Fotografi:
- Fotografi hanya diperbolehkan di area yang ditentukan; harap periksa tanda mengenai penggunaan lampu kilat.
Budaya Lokal:
- Kunjungan ini dapat dengan mudah digabungkan dengan Balai Singgasana Ananta Samakhom dan Kuil Marmer.
Perencanaan Perjalanan:
- Bawa kartu identitas atau paspor Anda untuk masuk ke situs resmi dan kerajaan yang penting.
Biaya Masuk
-
Pengunjung Lokal: Dewasa 20 THB, Anak-anak 10 THB (perkiraan)
-
Pengunjung Asing: Dewasa 100 THB
Jam Buka
-
09:30 - 15:30
-
Tutup pada hari Senin dan Hari Libur Nasional