“Ini adalah taman umum dan dermaga menuju Koh Si Chang. Terdapat taman air kota (gratis), restoran di tepi laut, dan Wat Koh Loi.”
pantai Loi Sri Racha (Khao Loy Sriracha) adalah pulau kecil yang terletak sekitar 500 meter dari lepas pantai Distrik Sriracha, Provinsi Chonburi. Pulau ini terhubung ke daratan oleh Jembatan Chao Phraya Surasak Montri, yang memungkinkan akses mudah bagi pengunjung. Koh Loy telah lama dianggap sebagai paru-paru hijau Sriracha dan area rekreasi legendaris yang berakar kuat dalam cara hidup masyarakat setempat. Sebagian besar pulau dikembangkan sebagai taman umum tepi laut, dinaungi oleh tanaman hijau yang subur dan disegarkan oleh angin laut sepanjang tahun. Pulau ini juga berfungsi sebagai pusat transportasi maritim yang penting, bertindak sebagai titik keberangkatan utama bagi wisatawan yang menuju Koh Sichang.
Jantung budaya pulau ini adalah Kuil Koh Loy Sri Maharacha, yang terletak di sebuah bukit kecil di tengah pulau. Kuil ini mengabadikan Luang Pho Thanjai dan patung Giok Putih Guan Yin yang besar, menghadap ke laut sesuai dengan kepercayaan bahwa dia melindungi para pelaut dan mereka yang bepergian melalui air. Arsitektur kuil ini memadukan gaya seni Thailand dan Cina dengan indah, dan paviliun tepi airnya menawarkan ruang yang tenang di mana pengunjung dapat beramal dan memberi makan ikan sambil menikmati pemandangan panorama Teluk Thailand.
Dalam hal pengalaman perjalanan, Koh Loy menawarkan suasana romantis dan indah, terutama saat matahari terbenam. Saat matahari perlahan tenggelam di bawah cakrawala, warna keemasan dan oranye hangat menyelimuti laut, jembatan, dan mercusuar, mengubah pulau ini menjadi tempat berkumpul yang populer bagi penduduk lokal dan turis. Daerah sekitarnya menjadi hidup dengan orang-orang yang berjalan, berolahraga, menikmati angin laut, dan menyaksikan perahu nelayan lewat, menciptakan kontras yang menenangkan dengan kota industri yang sibuk di dekatnya.
Bagi fotografer dan pembuat konten, Koh Loy menyediakan berbagai peluang foto mulai dari jembatan beton panjang yang membentang ke laut dan mercusuar modern, hingga sudut pandang tinggi di dekat kuil yang menghadap seluruh kota Sriracha. Sementara itu, penulis dan seniman sering tertarik pada ritme ombak yang tenang di pagi atau sore hari, ketika pulau itu mengungkapkan sisi yang paling damai, menawarkan latar yang sempurna untuk refleksi dan inspirasi.
Karena itu, kunjungan ke Koh Loy lebih dari sekadar jalan-jalan di tepi laut; ini adalah perendaman ke dalam identitas Sriracha, di mana tradisi Buddha, warisan kota pelabuhan, dan keindahan alam bersatu di satu tempat. Jika Anda mengunjungi Sriracha tanpa menginjakkan kaki di Koh Loy, sering dikatakan bahwa Anda belum benar-benar mencapai jantung kota pesisir ini.
Cara Menuju ke Sana
-
Dengan Mobil Pribadi: Berkendara di sepanjang Jalan Sukhumvit menuju kota Si Racha. Belok di persimpangan Menara Jam dan berkendara sampai ujung jalan untuk menemukan pintu masuk jembatan Koh Loy. Tersedia tempat parkir baik di daratan maupun di pulau.
-
Dengan Transportasi Umum: Naik bus atau van (rute Bangkok-Pattaya/Sattahip) dan turun di Robinson Si Racha. Kemudian, naik becak motor (Tuk-Tuk) atau ojek ke Koh Loy.
-
Feri Koh Sichang: Perahu penumpang berangkat dari dermaga Koh Loy setiap jam (kira-kira 07:00 – 20:00).
Perjalanan
-
Pakaian: Kenakan pakaian kasual dan sepatu berjalan yang nyaman. Jika Anda berencana mengunjungi kuil di puncak bukit, bersiaplah untuk mendaki tangga yang pendek.
-
Fotografi: Golden Hour (satu jam sebelum matahari terbenam) di jembatan mercusuar memberikan pencahayaan yang paling indah dan lembut untuk foto.
-
Makanan Lokal: Di dekat lingkaran pintu masuk, ada beberapa penjual Hoi Jo (Lumpia Daging Kepiting Goreng) yang terkenal. Ini adalah hidangan khas Si Racha yang tidak boleh Anda lewatkan.
Biaya Masuk:
- Gratis
Jam Buka:
-
Taman Umum: 05:00 – 22:00
-
Kuil Koh Loy: 07:00 – 18:00