“Cicipi Khao Lam Nong Mon otentik dalam suasana pasar bersejarah dan belilah pilihan makanan laut olahan premium dan camilan tradisional Thailand.”
Pasar Nong Mon (Nong Mon Market) adalah simbol abadi dari kunjungan ke Chonburi. Nama "Nong Mon" memiliki sejarah menarik yang berakar pada legenda lokal. Konon, selama wabah parah, seorang biksu pengembara tiba dan melakukan ritual suci, menuangkan Air Suci ke dalam kolam lokal untuk diminum dan dimandikan oleh penduduk desa. Secara ajaib, orang-orang pulih, dan daerah itu dikenal sebagai Nong Nam Mon (Kolam Air Suci), yang akhirnya disingkat menjadi Nong Mon.
Titik balik sejarah yang menjadikan pasar ini sebagai landmark nasional adalah ketenaran Khao Lam Nong Mon (Ketan Manis dalam Bambu). Kelezatan ini unik karena nasinya yang lembut, krim kelapa yang kaya, dan topping custard yang padat. Secara historis, penduduk setempat membuatnya untuk persembahan keagamaan. Ketika Jalan Sukhumvit menjadi arteri utama bagi para pelancong, Khao Lam menjadi produk magnet, yang mengarah pada pengembangan deretan ruko kayu tempat aroma bambu yang dibakar kayu memenuhi udara.
Suasana Pasar Nong Mon saat ini dengan indah melestarikan mata pencaharian masyarakat pesisir dan kebun. Di luar Khao Lam, ini adalah pusat paling populer untuk makanan laut olahan, yang menampilkan cumi-cumi yang dihancurkan pedas, udang kering premium, dan ikan asin. Kelezatan lokal seperti Jang Lon (kue ikan bakar pada tusuk sate) dan Hor Mok (kari ikan kukus) dijual segar, menjadikan pasar ini sebagai museum hidup dari budaya kuliner Thailand Timur.
Untuk pecinta kuliner dan fotografer kehidupan jalanan, Pasar Nong Mon menawarkan pengalaman unik dengan ruko klasiknya dan senyum para pedagang veteran. Anda akan menyaksikan kemegahan gunung ketan bambu yang ditumpuk tinggi dan menemukan toko makanan penutup tradisional Thailand langka, seperti Khanom Chak (makanan penutup dari nipah bakar) atau "Kalamae" (karamel Thailand) otentik. Ini adalah tujuan yang sangat memenuhi kebutuhan akan suvenir berkualitas tinggi dengan harga yang bersahabat.
Saat ini, Pasar Nong Mon telah beradaptasi dengan era modern sambil mempertahankan aura nostalgianya. Ada peningkatan dalam pengelolaan parkir dan sanitasi untuk menyambut para pelancong yang kembali ke Bangkok atau menuju Pantai Bangsaen. Berjalan-jalan dan memilih suvenir di sini dianggap sebagai Tradisi bagi setiap pelancong yang mengunjungi Chonburi.
Cara Menuju ke Sana
-
Dengan Mobil Pribadi: Terletak di Jalan Sukhumvit (menuju Bangkok), sekitar 1 km dari persimpangan Pantai Bangsaen.
-
Dengan Transportasi Umum: Setiap van atau bus di rute Bangkok-Bangsaen atau Bangkok-Pattaya melewati pasar.
-
Dengan Songthaew: beroperasi 24 jam sehari antara pusat kota Chonburi, Nong Mon, dan Bang Saen.
Perjalanan
-
Waktu Terbaik untuk Berkunjung: 08:00 - 10:00 untuk Khao Lam yang paling segar dan hangat.
-
Memilih Khao Lam: Cari toko yang masih menggunakan bambu asli dan api kayu untuk aroma terbaik.
-
Fotografi: Deretan toko kayu tua dan keterampilan mengupas bambu menghasilkan foto kehidupan jalanan yang bagus.
-
Wajib Dicoba: Jangan lewatkan Hoi Jor (lumpia daging kepiting goreng) dan Jang Lon.
-
Perencanaan: Pada hari libur panjang, parkir di tempat parkir pribadi di belakang pasar (dekat Wat Nong Mon) untuk menghindari lalu lintas Jalan Sukhumvit.
Biaya Masuk:
-
Tidak Ada Biaya Masuk.
Jam Buka:
-
Setiap Hari: 05:00 – 19:00