“Ini adalah tempat untuk menyimpan barang antik dan tembikar yang disita dari kapal pasang Australia yang melanggar perairan Teluk Thailand dalam upaya menyelundupkan barang antik ke luar negeri.”
Kamp Noen Wong (Noen Wong Camp) adalah situs bersejarah kuno yang sangat penting bagi Provinsi Chanthaburi. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Narai Yang Agung untuk berfungsi sebagai lokasi kota Chanthaburi yang baru, menggantikan kota lama yang terletak di sepanjang Sungai Chanthaburi. Itu juga merupakan benteng pertahanan melawan penjajah, terutama pasukan angkatan laut yang masuk melalui Teluk Thailand. Perkemahan ini berbentuk persegi panjang, dibangun dengan batu bata dan laterit, menampilkan tembok dan benteng yang kuat. Perkemahan ini pernah menjadi tempat tinggal Gubernur dan merupakan pusat penting untuk administrasi dan perdagangan di wilayah tersebut.
Fitur utama dari Noen Wong Camp adalah tembok kota kuno yang masih terlihat jelas, terutama Pom Phet (Benteng Berlian), sebuah benteng besar yang terletak di sudut perkemahan. Saat ini, Departemen Seni Rupa mengawasi dan memeliharanya sebagai pusat pembelajaran sejarah. Daerah ini juga menampung Museum Maritim Nasional Chanthaburi, yang menampilkan kisah tentang kemakmuran perdagangan maritim Chanthaburi dan artefak yang ditemukan dari survei arkeologi bawah air. Kunjungan ke Noen Wong Camp adalah perjalanan kembali melalui masa lalu Chanthaburi yang hebat dan ideal bagi mereka yang tertarik dengan arsitektur benteng dan sejarah maritim.
Cara Menuju ke Sana
-
Mobil Pribadi: Berkendara di sepanjang Jalan Sukhumvit menuju Provinsi Trat. Di persimpangan untuk memasuki kota Chanthaburi, belok kiri ke Jalan 3147 (rute Chanthaburi-Tha Mai). Kemudian akan ada rambu yang mengarahkan Anda ke Noen Wong Camp.
-
Transportasi Umum: Anda dapat naik bus umum ke kota Chanthaburi, lalu naik Songthaew (minibus lokal) atau taksi ke Noen Wong Camp, yang terletak di subdistrik Bang Kacha.
Perjalanan
-
Musim Terbaik untuk Berkunjung: Yang terbaik adalah berkunjung selama musim dingin (November - Februari) karena cuacanya sejuk dan nyaman, cocok untuk berjalan-jalan di sekitar situs bersejarah.
-
Alas Kaki: Disarankan untuk memakai sepatu yang nyaman karena Anda akan berjalan di area yang luas dan mendaki beberapa bagian tembok.
-
Fotografi: Lokasi ini sangat bagus untuk mereka yang suka memotret arsitektur dan sejarah, terutama tembok dan benteng tua di pagi atau sore hari.
Biaya Masuk:
-
Pengunjung Lokal: Dewasa 20 THB, Anak-anak 10 THB
-
Pengunjung Asing: Dewasa 100 THB, Anak-anak 50 THB
Jam Buka:
-
Buka setiap hari: 8:30 AM - 4:30 PM