“Naik perahu kayu tradisional untuk mengagumi pemandangan pasar dan terpesona oleh pertunjukan sejarah agung yang dipentaskan di platform air pusat.”
Pasar Apung Ayothaya (Ayothaya Floating Market) adalah atraksi konservasi budaya yang dengan sempurna menciptakan kembali cara hidup tradisional Ayutthaya kuno. Meliputi area seluas lebih dari 60 rai, pasar ini terletak di dekat Wat Maheyong dan Desa Gajah Ayothaya. Area ini direncanakan dengan cermat dan dibagi menjadi zona yang dinamai sesuai dengan distrik Provinsi Phra Nakhon Si Ayutthaya, yang mencerminkan identitas lokal dan keragaman komunitas bersejarah. Saat ini, Pasar Apung Ayothaya adalah landmark penting yang menyatukan kearifan lokal, produk OTOP, masakan tradisional Thailand, dan pertunjukan budaya di satu tempat, memungkinkan pengunjung untuk merasakan suasana kemakmuran Ayutthaya di masa lalu dari dekat.
Salah satu daya tarik pasar yang paling populer adalah naik perahu melalui pasar apung. Pengunjung dapat naik perahu dayung tradisional di sepanjang jalur air untuk mengagumi deretan rumah-rumah bergaya Thailand yang indah dari kayu yang berjejer di kedua sisi kanal. Desain arsitektur ini terinspirasi oleh rumah-rumah dari periode Ayutthaya, menciptakan perasaan seolah kembali ke masa lalu. Selain itu, pasar ini menampilkan pertunjukan panggung sejarah dan pertunjukan tradisional yang menggambarkan kisah-kisah keberanian, kebanggaan nasional, dan perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan, yang disajikan melalui efek suara, cahaya, dan visual yang mengesankan yang melibatkan penonton dari segala usia.
Di dalam pasar, terdapat lebih dari 200 toko yang menawarkan berbagai macam produk, termasuk kerajinan bambu, barang-barang pengrajin lokal, kostum tradisional Thailand, mainan kuno, dan suvenir khas yang terinspirasi oleh warisan Ayutthaya. Suasananya hidup dan ceria, dipenuhi dengan aroma masakan Thailand yang baru dimasak dari perahu dan warung makan di seluruh pasar. Berjalan di sepanjang jembatan kayu yang menghubungkan setiap zona memberikan pengalaman perjalanan yang santai dan menyenangkan, ideal untuk keluarga yang mencari liburan yang menyenangkan, ditemani oleh musik tradisional Thailand dan senyum hangat para pedagang yang mengenakan pakaian tradisional Thailand.
Bagi pecinta makanan dan penggemar fotografi, Pasar Apung Ayothaya adalah surga masakan tradisional Thailand, seperti mie perahu otentik, permen kapas gaya Ayutthaya (sai mai), makanan penutup tradisional langka, dan hidangan lokal yang kaya akan cita rasa asli. Fotografer akan senang dengan banyaknya tempat foto yang indah, termasuk perahu berwarna-warni, jembatan kayu, dan bangunan kayu berukir yang dihias dengan indah. Pengunjung juga dapat menikmati menunggang gajah di sekitar situs bersejarah terdekat, menawarkan kesempatan unik untuk mengabadikan gambar-gambar berkesan yang mencerminkan gaya hidup tradisional dan warisan budaya Thailand.
Oleh karena itu, Pasar Apung Ayothaya lebih dari sekadar objek wisata; itu adalah tempat pembelajaran, pelestarian, dan perayaan identitas Thailand. Pengunjung diundang untuk melakukan perjalanan kembali ke masa lalu, merangkul suasana hangat ibu kota kuno, dan menikmati kebahagiaan, kebanggaan, dan pesona budaya Thailand di Pasar Apung Ayothaya.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Ambil Jalan Raya Asia menuju kota Ayutthaya. Menuju bundaran Pagoda Wat Sam Pluem, lalu belok kiri menuju Wat Maheyong.
Tuk-Tuk Hidung Katak:
- Tersedia dari pusat kota atau Stasiun Kereta Api Ayutthaya; cukup beri tahu pengemudi "Pasar Apung Ayothaya."
Bus/Songthaew Lokal:
- Bus lingkaran kota melewati depan pasar untuk perjalanan yang nyaman dan terjangkau.
Perjalanan
-
November hingga Januari menawarkan cuaca terbaik untuk menikmati pasar luar ruangan sepanjang hari.
-
Periksa jadwal pertunjukan sejarah di papan hubungan masyarakat di dekat pintu masuk agar Anda tidak ketinggalan pertunjukan utama.
-
Bawalah uang tunai untuk membeli makanan dan suvenir kecil dari pedagang perahu yang mungkin tidak menerima transfer digital.
-
Disarankan untuk mengunjungi Desa Gajah Ayothaya yang berdekatan untuk kegiatan trekking atau memberi makan gajah setelah menjelajahi pasar.
-
Pasar ini memiliki banyak jembatan kayu; kenakan sepatu yang nyaman dan berhati-hatilah jika bepergian dengan anak kecil atau orang tua.
Biaya Masuk
-
Pengunjung lokal: Gratis (Biaya opsional untuk naik perahu dan pertunjukan)
-
Pengunjung asing: Biaya masuk termasuk pertunjukan dan naik perahu (Kira-kira 200 THB)
Jam Buka
-
Buka setiap hari, 09:00 – 18:00
-
Pasar ini sangat ramai pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional