“Kagumi keindahan rumit dari kuil kuno yang selamat dari jatuhnya kota, dan nikmati suasana tepi sungai yang tenang dengan pemandangan langsung ke Wat Chaiwatthanaram yang megah.”
Kuil Kasattrathirat Worawihan (Kasattrathirat Worawihan Temple) adalah kuil kerajaan kelas dua dari kategori Worawihan, yang terletak di sepanjang Sungai Chao Phraya di sisi barat di luar Pulau Ayutthaya. Kuil ini memiliki sejarah panjang dan signifikan yang terkait erat dengan istana kerajaan Kerajaan Ayutthaya. Telah lama berfungsi sebagai tempat suci keagamaan dan pusat spiritual bagi masyarakat tepi sungai, dibedakan oleh suasana tenangnya dan latar tepi sungai yang indah yang jarang ditemukan di pusat kota.
Diyakini bahwa Kuil Kasattrathirat Worawihan didirikan pada awal periode Ayutthaya dan terus didukung oleh raja dan anggota keluarga kerajaan berpangkat tinggi. Nama kuil mencerminkan hubungannya dengan otoritas dan pemerintahan kerajaan. Di masa lalu, kuil memainkan peran penting dalam upacara kerajaan dan kegiatan keagamaan yang terkait dengan istana, memberinya signifikansi sejarah dan budaya yang kuat.
Fitur arsitektur kuil yang paling menonjol adalah prang utama bergaya Khmer, yang berdiri dengan anggun dan kokoh di tengah, dikelilingi oleh stupa satelit yang lebih kecil yang disusun secara teratur. Desainnya mencerminkan perpaduan harmonis antara pengaruh Khmer dan kesenian Ayutthaya, menunjukkan kecanggihan dan kemakmuran pengerjaan tradisional yang telah dilestarikan dengan cermat hingga saat ini.
Di dalam aula penahbisan diabadikan Phra Phuttha Kasattrathirat, sebuah gambar Buddha dalam posisi menaklukkan Mara, terkenal karena penampilannya yang lembut dan anggun yang menginspirasi pengabdian yang mendalam. Langit-langit ubosot dihiasi dengan motif bintang dan bulan yang diukir halus, yang mencerminkan kepercayaan Buddhis dan simbolisme kosmologis. Bangunan ini juga mempertahankan lukisan mural dan atap kayu berukir khas, karakteristik seni Ayutthaya akhir, yang secara ajaib selamat dari kehancuran selama masa perang.
Suasana keseluruhan kuil terasa rimbun, tenang, dan dipenuhi dengan energi spiritual, terutama di sekitar paviliun tepi sungai tempat pengunjung dapat bersantai dan menikmati angin sejuk dari Sungai Chao Phraya. Dari sudut pandang ini, seseorang dapat dengan jelas mengagumi chedi megah Wat Chaiwatthanaram di seberang bank, menawarkan salah satu pemandangan paling indah dan romantis di Provinsi Ayutthaya.
Kuil Kasattrathirat Worawihan dapat dianggap sebagai ruang kelas terbuka sejarah dan seni Thailand bagi pengunjung yang menghargai arsitektur tradisional. Ini juga merupakan tempat yang ideal bagi pasangan dan keluarga yang mencari tempat yang damai untuk membuat pahala, mengambil foto, dan menikmati keindahan tenang dari kuil tepi sungai kerajaan. Pengunjung diundang untuk menghormati Phra Phuttha Kasattrathirat untuk keberuntungan dan membenamkan diri dalam pesona tenang dari tempat suci ini, yang mencerminkan ikatan abadi antara sungai, cara hidup Buddhis, dan warisan sejarah Thailand yang kaya.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Lewati Jembatan Kasattrathirat; kuil terletak di sebelah kiri di kaki jembatan dengan tempat parkir yang luas tersedia.
Perahu Wisata:
- Perahu panjang dapat disewa dari pulau kota untuk berkeliling kuil tepi sungai; Wat Kasattrathirat adalah perhentian populer dan direkomendasikan.
Tuk-Tuk:
- Tersedia dari stasiun kereta api atau Pasar Chao Phrom. Kuil ini berjarak singkat dari area pulau kota utama.
Perjalanan
Waktu Terbaik untuk Berkunjung:
- Pagi (08:30 - 10:00) untuk pencahayaan sempurna di Ubosot, atau sore hari setelah pukul 16:00 untuk angin sejuk dan pemandangan sungai.
Kode Berpakaian:
- Karena ini adalah kuil kerajaan, harap berpakaian sopan dan sederhana untuk menunjukkan rasa hormat.
Fotografi:
- Jangan lewatkan paviliun tepi sungai; gunakan lensa zoom untuk menangkap Wat Chaiwatthanaram di seberang sungai untuk perspektif yang unik.
Budaya Lokal:
- Kuil ini juga menyimpan monumen untuk Raja Taksin yang Agung; sudah menjadi kebiasaan untuk memberikan penghormatan di sana sebelum menjelajahi area tersebut.
Perencanaan:
- Kuil ini dekat dengan Wat Chaiwatthanaram dan Gunung Emas, sehingga mudah untuk dimasukkan dalam perjalanan sehari "Tepi Barat".
Biaya Masuk
-
Pengunjung Thailand: Gratis
-
Pengunjung Asing: Gratis
Jam Buka
-
Buka setiap hari dari pukul 08:00 – 16:30