“Saksikan Jejak Kaki Buddha Kembar yang terukir indah dari kayu Padauk dan sembah Buddha Berbaring gaya U Thong yang cantik.”
Kuil Phrarup (Phrarup Temple) adalah kuil kuno yang memiliki nilai arkeologis dan sejarah yang besar di Provinsi Suphan Buri. Diyakini telah didirikan sebelum periode Ayutthaya, mungkin pada masa pemerintahan Raja U-Thong, ketika peradaban U-Thong–Suphan Buri sedang berkembang. Kuil ini terletak di tepi barat Sungai Suphan Buri (Sungai Tha Chin), tepat di seberang area kota tua, yang mencerminkan peran historisnya sebagai pusat keagamaan dan komunitas di sepanjang sungai.
Area kuil melestarikan sisa-sisa arsitektur dan artistik dari beberapa periode, yang menunjukkan penggunaan dan restorasi berkelanjutan selama berabad-abad. Sisa-sisa ini menjadikan Wat Phra Rup sebagai situs penting untuk mempelajari perkembangan seni Buddha di cekungan Sungai Tha Chin dan tempat yang sangat menarik bagi sejarawan dan arkeolog.
Sorotan kuil yang paling luar biasa dan langka adalah sepasang jejak kaki Buddha, yang diabadikan di dalam mondop. Jejak kaki ini diukir dari sepotong kayu padauk, dengan dua jejak kaki yang tumpang tindih dihiasi dengan rumit dengan semua 108 motif keberuntungan. Diyakini berasal dari periode awal Ayutthaya, mereka dianggap sebagai satu-satunya jejak kaki Buddha kayu yang masih ada di Thailand saat ini.
Objek lain yang sangat dihormati adalah patung Buddha Berbaring, dengan panjang sekitar 13 meter. Dibuat dalam gaya artistik U-Thong, patung tersebut menampilkan senyum lembut dan penuh kasih. Warga setempat dan pengunjung secara teratur datang untuk memberikan penghormatan dan berdoa untuk kedamaian, kebahagiaan, dan keharmonisan dalam hidup mereka.
Di dalam kompleks kuil berdiri beberapa chedi periode Ayutthaya, termasuk stupa berbentuk lonceng segi delapan dan chedi dalam bentuk kuncup lotus (phum khao bin) yang khas. Struktur ini mewakili gaya arsitektur karakteristik era Ayutthaya dan mencerminkan perpaduan pengaruh artistik U-Thong dan Ayutthaya awal.
Kuil Phrarup juga terkenal sebagai sumber amulet suci yang terkenal, khususnya "Phra Khun Phaen Khai Pha Sik" dan "kelompok amulet Kim Tsueng" yang sangat berharga. Amulet ini populer di kalangan kolektor di seluruh negeri dan diyakini memiliki kekuatan pesona, perlindungan, dan keberuntungan yang kuat, meningkatkan reputasi kuil di kalangan keagamaan dan arkeologis.
Suasana keseluruhan kuil damai, teduh, dan kaya akan karakter sejarah. Situs ini telah dengan hati-hati melestarikan pesona kuno dan kesederhanaannya, menjadikannya tujuan ideal bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah Thailand, seni Buddhis klasik, dan mereka yang mencari tempat yang tenang untuk refleksi dan penghormatan spiritual.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Menyeberangi jembatan Sungai Tha Chin ke sisi Rua Yai dan masuk ke Jalan Khun Chang (rute yang sama ke Wat Kae dan Wat Pa Lelai). Kuil ini terletak di sisi kiri di sepanjang sungai.
Transportasi Umum:
- Mudah diakses melalui Tuk-tuk lokal atau "Songthaew" (bus mini) dari pasar Suphan Buri.
Perjalanan
Waktu Terbaik untuk Berkunjung:
- Kunjungan pagi hari adalah yang terbaik untuk memeriksa detail rumit dari jejak kaki kayu di lingkungan yang sejuk.
Aktivitas yang Disarankan:
- Berikan penghormatan kepada jejak kaki kembar untuk keberuntungan dan jelajahi pagoda bata kuno di sekitar area kuil.
Fotografi:
- Interior Mandapa dan eksterior aula Buddha Berbaring menawarkan latar belakang yang megah dan mistis untuk foto.
Biaya Masuk
-
Pengunjung Lokal: Gratis
-
Pengunjung Asing: Gratis
Jam Buka
-
Setiap hari dari pukul 08:00 - 17:00