“Rasakan terowongan hiu terlebar di Asia, kagumi hewan-hewan menggemaskan di kebun binatang, dan temukan flora Thailand di Taman Sayuran Lokal di tengah pemandangan danau air tawar yang luas.”
Bueng Chawak (Bueng Chawak) terletak di Distrik Doem Bang Nang Buat, Provinsi Suphan Buri. Ini adalah lahan basah air tawar alami yang luas yang terbentuk oleh akumulasi sedimen dari Sungai Tha Chin di masa lalu, yang akhirnya terpisah menjadi cekungan independen. Meliputi area seluas lebih dari 1.700 rai, topografi dataran rendah di sekitarnya menciptakan kondisi ideal untuk salah satu ekosistem lahan basah paling subur dan beragam di Thailand tengah.
Lahan basah ini kaya akan vegetasi air seperti lotus merah, teratai, alang-alang, gelagah, eceng gondok, dan berbagai alga air tawar. Di pagi hari, tak terhitung jumlahnya bunga lotus merah bermekaran di permukaan air, menciptakan lanskap yang damai dan indah yang cocok untuk relaksasi, fotografi, dan studi alam. Area perkemahan yang ditunjuk tersedia untuk pengunjung, dengan peraturan ketat yang diberlakukan untuk melindungi lingkungan.
Bueng Chawak berfungsi sebagai habitat penting bagi lebih dari 70 spesies burung air dan burung padang rumput, termasuk spesies asli dan migran. Burung yang umum ditemukan termasuk mandargajah ungu, belibis kembang, bangau tongtong, coot, dan belibis melewar kecil. Selama musim dingin, kawanan besar bebek migran—kadang-kadang berjumlah puluhan ribu—dapat diamati, menjadikannya fenomena alam yang langka dan luar biasa. Kuntul, heron, dan bangau bluwok juga hadir sepanjang tahun.
Karena kelimpahan tanaman air, Bueng Chawak adalah tempat berkembang biak yang penting bagi berbagai spesies ikan air tawar seperti ikan gabus, lampam sungai, gurami, dan ikan asli lainnya. Keanekaragaman hayati yang kaya ini memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi, mendukung sumber makanan lokal, dan melestarikan sumber daya alam untuk masyarakat sekitar.
Dalam hal konservasi, Bueng Chawak dinyatakan sebagai kawasan suaka margasatwa pada tahun 1982 dan kemudian ditetapkan sebagai lahan basah yang penting secara internasional di bawah Konvensi Ramsar pada tahun 1998. Saat ini, kawasan ini dikembangkan sebagai pusat pendidikan lingkungan, penelitian, dan ekowisata, menampilkan atraksi seperti akuarium, kolam buaya air tawar, kebun sayur lokal, dan fasilitas studi alam. Alhasil, Bueng Chawak menjadi situs warisan alam yang berharga yang secara harmonis menggabungkan konservasi, pembelajaran, dan pariwisata berkelanjutan.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Dari pusat kota Suphan Buri, ambil Jalan Raya 340 (menuju Chai Nat) selama sekitar 60 km. Belok kiri ke Jalan Raya 3216 dan ikuti rambu-rambu ke Bueng Chawak.
Transportasi Umum:
- Naik van atau bus di rute Bangkok-Suphan Buri-Chai Nat, turun di pintu masuk Bueng Chawak, dan naik taksi lokal ke dalam taman.
Perjalanan
Musim Terbaik untuk Berkunjung:
- Disarankan untuk tiba di pagi hari untuk melihat semua zona. Cahaya sore hari sangat cocok untuk berjalan-jalan dan fotografi pemandangan di tepi danau.
Persiapan:
- Kenakan sepatu berjalan yang nyaman dan bawa topi atau payung untuk area kebun binatang luar ruangan.
Fotografi:
- Terowongan hiu adalah tempat terindah untuk berfoto, tetapi harap hindari penggunaan lampu kilat untuk melindungi kehidupan akuatik.
Kegiatan yang Disarankan:
- Jangan lewatkan pertunjukan memberi makan hiu dan buaya pada waktu yang dijadwalkan, dan mampir ke Taman Sayuran Lokal untuk istirahat santai.
Biaya Masuk
-
Zona Air Tawar: Dewasa 30 THB, Anak-anak 10 THB
-
Zona Air Asin (Terowongan Hiu): Dewasa 150 THB, Anak-anak 50 THB
-
Lansia (60+): Masuk gratis (Harap tunjukkan kartu identitas)
Jam Buka
-
Sen - Jum: 08:30 - 16:30
-
Sab - Min & Hari Libur Nasional: 08:30 - 17:00