“Telusuri sejarah distrik pemerintah lokal pertama Thailand sambil menjelajahi Seni Jalanan penuh warna yang tersembunyi di gang-gang dan gaya hidup nelayan tradisional di sepanjang Sungai Tha Chin.”

Desa Nelayan Tha Chalom (Tha Chalom Fishing Village) adalah komunitas bersejarah dengan signifikansi nasional yang besar, karena merupakan lokasi distrik sanitasi pertama Thailand yang didirikan pada masa pemerintahan Raja Rama V (Raja Chulalongkorn). Ini menandai awal yang penting dalam pembangunan perkotaan modern negara itu. Saat ini, daerah tersebut terus melestarikan suasana klasik kehidupan nelayan tradisional. Deretan perahu nelayan berwarna-warni di sepanjang sungai, fasilitas pengolahan makanan laut, dan rumah-rumah kayu tua secara jelas mencerminkan semangat penduduk Tha Chalom, yang kehidupannya telah lama terhubung erat dengan laut.

Salah satu fitur yang paling menarik bagi wisatawan modern adalah Seni Jalanan Tha Chalom, yang secara kreatif menceritakan kisah pekerjaan nelayan, makanan ringan lokal, kehidupan masyarakat, dan simbol kota melalui mural yang dilukis di dinding rumah, permukaan bangunan, dan bahkan penutup drainase. Karya seni ini lebih dari sekadar dekorasi; mereka berfungsi sebagai penceritaan visual yang menghubungkan masa lalu dan masa kini komunitas, mengubah jalan-jalan sederhana melalui desa menjadi perjalanan yang menarik dan mudah diakses melalui “sejarah hidup” bagi pengunjung dari segala usia.

Suasana di dalam desa tenang, ramah, dan menyambut. Penduduk terus menjalani kehidupan sederhana yang selaras dengan alam dan ritme laut. Angin laut yang sepoi-sepoi membuat berjalan-jalan melewati rumah-rumah kayu tua, jalan-jalan sempit, dan dermaga menjadi pengalaman yang menenangkan. Aktivitas yang wajib dilakukan adalah menaiki becak tradisional, yang tidak hanya menawarkan cara yang nyaman untuk menjelajah tetapi juga memberikan kesempatan untuk mendengar kisah-kisah lokal yang menarik dan wawasan sejarah dari pengemudi yang berasal dari Tha Chalom, menambah kedalaman dan keaslian pada kunjungan tersebut.

Bagi fotografer dan seniman, Desa Nelayan Tha Chalom menawarkan kelimpahan tekstur, warna, dan cahaya—dari pesona mentah pelabuhan dan perahu nelayan hingga detail halus kuil dan tempat suci di dekatnya. Desa ini juga populer di kalangan pasangan dan kelompok teman yang mencari jalan-jalan foto bergaya vintage, di mana mereka dapat menikmati suasana nostalgia alami tanpa hiasan buatan, sangat berbeda dari tujuan wisata komersial.

Oleh karena itu, Desa Nelayan Tha Chalom lebih dari sekadar objek wisata; itu adalah komunitas yang hidup dan ruang belajar yang berharga untuk sejarah, budaya, dan seni kontemporer yang ada secara harmonis. Pengunjung diundang untuk menyeberangi sungai, merasakan kehangatan penduduk setempat, dan menemukan cara hidup pesisir yang abadi yang terus melestarikan semangat masa lalu dengan pesona abadi.


Cara Menuju ke Sana

Feri:

  • Cara yang paling populer adalah dengan naik kereta api atau mobil ke sisi Mahachai, lalu naik feri dari Dermaga Mahachai ke Dermaga Tha Chalom (ongkosnya sangat murah).

Mobil Pribadi:

  • Berkendara melalui Jalan Rama 2 dan belok ke arah Wat Chong Lom untuk memasuki jantung komunitas Tha Chalom. Parkir tersedia di kuil atau tempat-tempat jalanan yang ditentukan.

Kereta Api:

  • Naik jalur kereta api Maeklong mulai dari Stasiun Ban Laem (di sisi Tha Chalom) untuk melakukan perjalanan menuju Maeklong, atau tiba di Mahachai dan menyeberangi sungai untuk menjelajah.

Perjalanan

Waktu Terbaik untuk Berkunjung:

  • Pagi (08:00 - 11:00) untuk melihat kehidupan pasar yang ramai, atau sore hari untuk menjelajahi Seni Jalanan tanpa panas berlebihan.

Perlengkapan:

  • Bawa topi, payung, dan kenakan sepatu berjalan yang nyaman, karena menjelajahi Seni Jalanan mengharuskan berjalan melalui berbagai gang.

Fotografi:

  • Seni pada penutup lubang got adalah sorotan; perhatikan tanah agar Anda tidak melewatkan tempat foto unik ini.

Makanan:

  • Jangan lupa untuk mencoba makanan laut olahan dan makanan ringan lokal dari toko-toko penduduk desa, yang segar dan harganya terjangkau.

Biaya Masuk

  • Pengunjung Thailand: Gratis (Tidak ada biaya masuk komunitas)

  • Pengunjung Asing: Gratis (Tidak ada biaya masuk komunitas)

Jam Buka

  • Komunitas ini buka setiap hari. Waktu kunjungan yang disarankan adalah 08:00 – 17:00 untuk cahaya terbaik dan layanan becak yang tersedia.

Desa Nelayan Tha Chalom

Bagikan

Komunitas Tha Chalom, Jalan Thawai, Tha Chalom, Samut Sakhon, Samut Sakhon, Thailand Map

Daftar 0 ulasan |

Tutup hari ini

Mon8.00 - 17.00
Tue8.00 - 17.00
Wed8.00 - 17.00
Thu8.00 - 17.00
Fri8.00 - 17.00
Sat8.00 - 17.00
Sun8.00 - 17.00

12

Kelola perjalanan Anda

Delete

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Tempat Terdekat

Bundaran Tha Chalom Bundaran Tha Chalom

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.40 Kilometer

Kuil Laem Suwannaram Kuil Laem Suwannaram

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.61 Kilometer

Benteng Wichianchot Benteng Wichianchot

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.64 Kilometer

Kuil Pilar Kota Samut Sakhon Kuil Pilar Kota Samut Sakhon

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.65 Kilometer

Kuil Krak Temple Kuil Krak Temple

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.86 Kilometer

Pelabuhan Ikan Samut Sakhon Pelabuhan Ikan Samut Sakhon

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 1.04 Kilometer

Sungai Tha Chin Sungai Tha Chin

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 1.54 Kilometer

Kuil Sutthi Wat Wararam (Kuil Chong Lom) Kuil Sutthi Wat Wararam (Kuil Chong Lom)

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 1.61 Kilometer

Kuil Chumphon Khet Udomsak Kuil Chumphon Khet Udomsak

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 2.30 Kilometer

Kuil Yai Chom Prasat Kuil Yai Chom Prasat

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 3.04 Kilometer