“Kagumi kediaman kerajaan kontemporer yang elegan yang terletak di tengah keindahan alam Pegunungan Phu Phan yang rimbun. Kagumi taman-taman yang ditata dengan cermat yang menampilkan berbagai tanaman berbunga dan flora liar langka, menawarkan suasana yang teduh, menyegarkan, dan tenang.”
Istana Phu Phan Ratchaniwet (Phu Phan Ratchaniwet Palace) memiliki sejarah panjang sejak tahun 1975. Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej Agung (Raja Rama IX) membayangkan sebuah kediaman kerajaan permanen di Timur Laut untuk berfungsi sebagai pangkalan strategis bagi tugas-tugas kerajaannya dan untuk memberikan hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat di daerah pedesaan terpencil. Beliau secara pribadi memilih lokasi ini di pegunungan Phu Phan karena lokasinya yang strategis dan lingkungannya yang tenang. Selama beberapa dekade, istana ini berfungsi sebagai "rumah" simbolis bagi Raja selama misi ekstensifnya untuk meningkatkan mata pencaharian masyarakat Isan.
Esensi arsitektur istana berakar pada filosofi kesederhanaan dan harmoni dengan alam, yang dicirikan oleh desain "Gaya Kontemporer". Kompleks ini terdiri dari beberapa struktur penting, dimulai dengan Paviliun Pik Mai. Sebagai bangunan tempat tinggal pertama, paviliun ini dibuat sebagai kabin kayu klasik menggunakan sayap kayu, menawarkan estetika yang hangat dan abadi. Ini kemudian diikuti oleh Rumah Utama, sebuah kediaman dua lantai dalam gaya Eropa terapan, dihiasi dengan marmer dan bahan berkualitas tinggi dalam warna-warna lembut dan elegan. Seluruh kompleks, termasuk tempat tinggal resmi untuk rombongan kerajaan, direncanakan dengan ahli untuk mengikuti kontur alami gunung, menciptakan pemandangan indah dari setiap sudut.
Fitur yang menentukan yang telah membuat istana ini mendapatkan reputasi sebagai "Surga Botani" adalah integrasi lanskap hutan alami dengan taman yang ditata dengan cermat. Tanah ini menampung koleksi flora yang luas dari seluruh negeri, dengan penekanan khusus pada bunga liar asli langka dari jajaran Phu Phan. Pengunjung dapat menyaksikan mekarnya spesies eksotis seperti Dusita, Manee Dheva, dan Thip Kesorn selama transisi dari musim hujan ke musim dingin. Selain itu, perkebunan ini menampilkan rumah kaca anggrek khusus dan pembibitan tanaman beriklim sedang, menawarkan pengunjung pengalaman botani yang mendidik namun mempesona di tengah udara pegunungan yang tenang.
Cara Menuju ke Sana
- Terletak di jantung pegunungan Phu Phan, di jalan raya Sakon Nakhon-Kalasin, Jalan Raya No. 213, 13 km dari kota Sakon Nakhon, terdapat belokan ke kanan ke Jalan Raya No. 2106.
Perjalanan
-
Pengunjung diharuskan berpakaian sopan (tidak memakai celana pendek, kemeja tanpa lengan, atau pakaian yang tidak pantas).
-
Harap bawa kartu identitas nasional Anda untuk ditunjukkan kepada petugas di pintu masuk.
-
Untuk masuk ke istana utama, izin sebelumnya harus diperoleh dari Sekretariat Rumah Tangga Kerajaan. Namun, taman dan area sekitarnya terbuka untuk pengunjung seperti biasa.
Biaya Masuk:
- Gratis
Jam Buka:
- Buka setiap hari dari pukul 08:30 hingga 16:30.