“Keajaiban alam yang secara sempurna menyeimbangkan panasnya mata air panas dengan sejuknya air terjun, diperkaya oleh narasi sejarah lokal yang diturunkan bersama hutan Mueang Pan”

Taman Nasional Chae Son (Chae Son National Park) memiliki latar belakang sejarah yang sangat terkait dengan cara hidup masyarakat Mueang Pan sejak zaman dahulu. Daerah ini telah lama dihormati sebagai situs suci dan sumber daya berharga yang menopang masyarakat di sekitar Pegunungan Phi Pan Nam Barat. Awalnya, penduduk setempat menyebut daerah tersebut berdasarkan kenampakan fisik mata air panas yang muncul dari formasi batuan. Tempat ini akhirnya ditetapkan sebagai Taman Nasional ke-58 Thailand pada tahun 1988 untuk melestarikan hutan daerah aliran sungai yang vital dan fenomena geologis langka sebuah warisan alam yang diturunkan selama beberapa generasi.

Jantung taman ini adalah Mata Air Panas Chae Son, yang terdiri dari sembilan lubang bor yang dibentuk oleh tekanan geothermal dengan suhu berkisar antara 73-82°C. Dahulu, daerah ini berfungsi sebagai tempat istirahat bagi para pemburu dan perambah hutan yang memanfaatkan uap untuk bertahan hidup dari hawa dingin yang menusuk. Saat ini, tempat ini telah dikembangkan menjadi tujuan wisata kesehatan modern sambil tetap mempertahankan keindahan asli lanskap mata air panas berbatu. Merebus telur dalam air yang kaya mineral merupakan aktivitas simbolis yang mencerminkan pemanfaatan tradisional energi panas bumi yang telah diwariskan dari waktu ke waktu.

Dalam hal legenda dan sejarah lokal, Chae Son terhubung dengan kepercayaan pada Chao Pho Mueang Pan, penjaga heroik wilayah ini. Nama Mueang Pan berasal dari penemuan Pan (peralatan besi kuno) di daerah terdekat. Kepercayaan pada roh yang menjaga hutan dan air telah menjaga daerah di sekitar Air Terjun Chae Son 6 tingkat yang sangat rimbun. Air terjun ini mengalir ke bawah untuk menyatu dengan aliran mineral panas, menciptakan saluran air dua suhu yang telah menjadi sumber daya strategis untuk konsumsi lokal sejak zaman dahulu.

Selain sejarah geologisnya yang menarik, hutan Chae Son mengungkapkan keindahan sejarah alamnya selama musim dingin (Januari–Februari) melalui mekarnya Pohon Anggrek Putih (bunga Dok Siew). Bunga-bunga asli ini telah hidup berdampingan dengan hutan Mueang Pan selama berabad-abad, berfungsi sebagai saksi temporal terhadap perubahan musim di wilayah Lanna. Taman ini menyediakan akomodasi kesejahteraan dan zona perkemahan, yang memungkinkan pengunjung untuk mengalami suasana tenang yang dulunya merupakan situs bagi komunitas kuno dan rute transit.

Kunjungan ke Taman Nasional Chae Son lebih dari sekadar berendam mineral yang menenangkan; ini adalah perjalanan untuk mengalami Nafas Bumi, di mana panasnya mata air dan dinginnya air terjun berharmoni dengan sempurna. Ini adalah warisan alam yang menceritakan kisah koeksistensi berkelanjutan antara manusia dan hutan di Lampang.


Cara Menuju ke Sana
  • Dari Kota Lampang: Gunakan Jalan Raya 1035 (Lampang-Chae Hom) menuju Distrik Mueang Pan, lalu lanjutkan di Jalan Raya 1252 dengan total jarak sekitar 75 km.

  • Dari Chiang Mai: Bepergian melalui Distrik Doi Saket atau Mae On, melewati titik pandang Kiu Fin hingga ke Chae Son (memiliki gradien curam).

  • Transportasi Umum: Songthaew (truk pick-up dengan rute tetap) di jalur Lampang-Chae Son tersedia dari terminal bus Lampang atau pasar lokal.


Perjalanan
  • Golden Hour: Pagi hari (06:30 – 08:00) adalah waktu terbaik untuk melihat uap yang naik yang indah.

  • Merebus Telur: Merebus telur ayam selama kurang lebih 15–17 menit akan menghasilkan tekstur "Telur Onsen" yang sempurna.

  • Mandi Mineral: Ikuti pedoman resmi; hindari berendam terlalu lama, dan mereka yang memiliki tekanan darah tinggi harus berhati-hati.

  • Pakaian: Siapkan pakaian ganti jika Anda berencana untuk menggunakan pemandian mineral atau bermain di air terjun.

  • Perencanaan: Perjalanan ini dapat dengan mudah dikombinasikan dengan kunjungan ke Titik pandang Kiu Fin pada hari yang sama 


Biaya Masuk:

  • Warga Negara Thailand: Dewasa 40 THB, Anak-anak 20 THB

  • Pengunjung Asing: Dewasa 200 THB, Anak-anak 100 THB

Jam Buka:

  • Buka setiap hari dari pukul 08:00 – 18:00

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Tempat Terdekat

Pemandian Air Panas Chae Son Pemandian Air Panas Chae Son

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.60 Kilometer

Air Terjun Chae Son Air Terjun Chae Son

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 1.12 Kilometer