“Saksikan kemegahan terowongan kereta api bata merah bersejarah di sisi Lampang dan jelajahi jalur hutan strategis yang mencerminkan kerja keras dan teknik canggih masa lalu.”
Taman Nasional Doi Khun Tan (Doi Khun Tan National Park) di wilayah Lampang memegang makna penting sebagai titik awal babak baru dalam transportasi kereta api di Thailand utara. Sisi Distrik Hang Chat di Lampang adalah lokasi Terowongan Khun Tan, terowongan kereta api terpanjang di Thailand (1.352,10 meter). Pembangunannya dimulai pada masa pemerintahan Raja Rama V di bawah pengawasan insinyur Jerman, Bapak Emil Eisenhofer. Menggali melalui batuan padat dan menavigasi medan berbahaya pada era itu membutuhkan ketekunan luar biasa dari pekerja lokal di Lampang dan daerah sekitarnya. Oleh karena itu, terowongan ini bukan hanya sebuah struktur tetapi monumen bagi ketekunan yang menghubungkan Lampang ke ibu kota negara.
Sebuah landmark penting yang terletak di dalam batas wilayah Lampang adalah Stasiun Kereta Api Khun Tan, yang memegang gelar stasiun kereta api tertinggi di Thailand pada ketinggian 578 meter di atas permukaan laut. Desain arsitektur stasiun dan pintu masuk terowongan bata merah yang dibuat dengan cermat mencerminkan pengaruh Barat yang dipadukan dengan cara hidup Lanna di masa lalu. Sejarah pembangunan kereta api ini melalui Doi Khun Tan merupakan faktor penting dalam menjadikan Lampang sebagai salah satu pusat logistik dan perjalanan terpenting di Utara sebelum munculnya jalan raya utama.
Dalam hal sejarah strategis, wilayah Doi Khun Tan di Lampang memainkan peran penting selama Perang Dunia II, berfungsi sebagai pos pengamatan militer. Jalur pendakian dari stasiun kereta api menuju puncak gunung (dari Yor 1 ke Yor 4) memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan transisi dari hutan gugur campuran ke hutan pinus yang megah. Secara khusus, di Yor 2, area tersebut pernah berfungsi sebagai lokasi penebangan kayu untuk Bombay Burmah Trading Corporation di hutan Lampang sebelum menjadi tempat peristirahatan bagi pejabat tinggi. Oleh karena itu, jalur ini sarat dengan narasi politik dan ekonomi masa lalu Lampang.
Di luar catatan sejarah, hutan Doi Khun Tan di sisi Lampang berfungsi sebagai daerah aliran sungai yang penting untuk cekungan Sungai Mae Tha. Suasana di sekitar stasiun kereta api di pagi hari seringkali diselimuti kabut yang mengalir di sepanjang rel, menawarkan pemandangan yang khusyuk dan indah yang mengingatkan pada sebuah lukisan. Taman ini menyediakan area perkemahan dan jalur alam yang aman, memungkinkan wisatawan untuk merasakan aroma sejarah sambil menghirup udara murni hutan pinus kuno yang berdiri tegak di samping pegunungan Lampang.
Kunjungan ke Doi Khun Tan di sisi Lampang lebih dari sekadar pendakian untuk menaklukkan puncak, ini adalah perjalanan untuk mengingat kehebatan leluhur yang secara kolektif membangun warisan teknik dan sejarah. Itu berdiri sebagai bukti ketekunan yang berakar dalam di tanah Lampang, bertahan melalui zaman.
Cara Menuju ke Sana
-
Dengan Kereta Api (Rute Utama): Turun di Stasiun Khun Tan (Lampang) untuk melihat terowongan kereta api terpanjang di Thailand. Dari stasiun, diperlukan jalan menanjak sejauh 1,3 km untuk mencapai markas besar taman nasional.
-
Dengan Kendaraan Pribadi: Dari kota Lampang, gunakan Jalan Raya 1 (Jalan Phahonyothin) menuju Provinsi Lamphun. Belok kanan di persimpangan Mae Tha ke jalan pedesaan yang menuju ke taman.
-
Shuttle Lokal: Layanan antar-jemput tersedia dari stasiun kereta api ke markas besar taman bagi mereka yang tidak ingin mendaki.
Perjalanan
-
Musim Terbaik: November – Januari untuk merasakan cuaca dingin dan kabut pagi yang menutupi stasiun kereta api.
-
Persiapan: Pendakian ke Yor 4 kira-kira 10 km pulang pergi. Bawalah air yang cukup dan kenakan sepatu hiking yang kokoh yang cocok untuk medan yang curam.
-
Tempat Fotografi: Pintu masuk bata merah Terowongan Khun Tan di sisi Lampang adalah suatu keharusan untuk dikunjungi. (Berhati-hatilah di dekat rel dan ikuti tanda-tanda peringatan dengan ketat).
-
Wawasan Sejarah: Berikan penghormatan di Kuil Chao Pho Khun Tan dan kunjungi monumen Bapak Emil Eisenhofer untuk mempelajari tentang sejarah pembangunan terowongan.
-
Perencanaan: Jika bepergian dengan kereta api, periksa jadwal kereta api dengan cermat karena mereka adalah jantung dari perjalanan ini.
Biaya Masuk:
-
Warga Negara Thailand: Dewasa 40 THB, Anak-anak 20 THB
-
Pengunjung Asing: Dewasa 200 THB, Anak-anak 100 THB
Jam Buka:
-
Buka setiap hari dari pukul 08:00 - 18:00.
-
Bagi mereka yang tiba dengan kereta api pagi, petugas taman dapat diberitahu untuk mengizinkan akses awal ke jalur pendakian.