“Kagumi kemegahan istana bergaya Jerman ini, yang menampilkan atap bernada tinggi dan tangga spiral megah yang menakjubkan yang dihiasi dengan ubin berlapis emas-kuning dan patung dewa-dewi Yunani yang indah.”
Istana Phra Ram Ratchaniwet (Phra Ram Ratchaniwet) , yang umumnya dikenal sebagai “Istana Ban Puen,” dipesan oleh Raja Chulalongkorn (Rama V) sebagai tempat tinggal kerajaan untuk digunakan selama musim hujan. Istana ini dirancang oleh arsitek Jerman dengan gaya arsitektur Barat, khususnya Barok dan Art Nouveau, menghasilkan tampilan modern yang sangat kontras dengan istana-istana tradisional Thailand pada periode yang sama. Struktur dua lantai ini menekankan simetri, keanggunan, dan garis lengkung yang anggun.
Fitur yang menentukan dari istana ini adalah interiornya yang kaya akan dekorasi, yang menampilkan ubin keramik berlapis, pekerjaan stucco yang rumit, dan pilar-pilar marmer. Area yang paling mencolok adalah aula tangga spiral pusat, yang dihiasi dengan ubin hijau cerah yang kontras dengan nada kuning keemasan, dan dikelilingi oleh patung-patung bergaya Yunani klasik. Setiap ruangan di dalam istana menampilkan skema warna dan pola dekoratif yang berbeda, yang mencerminkan selera artistik halus dari era Wilhelmine Jerman di bawah Kaisar Wilhelm II, periode ketika pengaruh budaya Barat mencapai Siam secara luas.
Lahan istana dikelilingi oleh taman bergaya Inggris dan pepohonan rindang yang besar, menciptakan suasana yang tenang dan damai. Terletak di dekat Sungai Phetchaburi, istana ini menikmati angin sejuk sepanjang hari. Pengunjung sering merasa seolah-olah mereka telah melangkah ke Eropa, sambil juga mendapatkan wawasan tentang hubungan mendalam dan kasih sayang yang dimiliki para raja Thailand untuk Phetchaburi, yang disampaikan melalui pameran dan artefak kerajaan yang terawat dengan baik yang dipajang di dalam istana.
Istana Phra Ram Ratchaniwet adalah tujuan yang harus dikunjungi bagi fotografer dan pecinta seni, menawarkan kesempatan foto yang berbeda baik di luar istana—dengan atap curam berubin hijau dan jendela tinggi—maupun di dalam, di mana cahaya dan bayangan bermain dengan indah di sepanjang tangga spiral. Situs ini juga ideal untuk keluarga, siswa, dan cendekiawan yang ingin belajar tentang transisi sejarah Thailand menuju modernitas.
Lebih dari sekadar monumen bersejarah, Istana Phra Ram Ratchaniwet berdiri sebagai simbol adaptasi Siam terhadap peradaban Barat selama pemerintahan Raja Rama V. Keanggunan dan nilai sejarahnya terus bersinar hingga saat ini, menjadikannya situs warisan yang luar biasa di jantung Phetchaburi.
Cara Menuju ke Sana
Mobil Pribadi:
- Berkendara ke pusat kota Phetchaburi dan ikuti rambu-rambu menuju Lingkaran Militer ke-15 (Istana Ban Puen). Parkir tersedia tepat di depan istana.
Transportasi Umum:
- Naik "Songthaew" (bus baht) lokal yang melewati kamp militer, atau sewa Tuk-Tuk atau ojek dari pasar Phetchaburi.
Kereta Api:
- Turun di Stasiun Kereta Api Phetchaburi dan naik taksi lokal atau ojek; perjalanannya memakan waktu sekitar 10-15 menit.
Perjalanan
Musim Terbaik untuk Berkunjung:
- Pagi (09:00 – 11:00) atau sore hari disarankan untuk menghindari panas terik siang hari dan untuk menangkap cahaya alami terbaik pada bangunan.
Peraturan:
- Karena istana terletak di dalam zona militer, harap bawa kartu identitas atau paspor Anda dan berpakaian sopan (tidak ada rok pendek, celana pendek, atau atasan tanpa lengan).
Fotografi:
- Fotografi umumnya diizinkan di luar. Di dalam, beberapa area mungkin memiliki batasan pada flash atau kamar tertentu mungkin melarang foto; harap periksa tanda-tandanya.
Fasilitas:
- Ada kedai kopi dan area istirahat di taman. Pada akhir pekan, pemandu mahasiswa lokal sering tersedia untuk memberikan wawasan sejarah.
Perencanaan:
- Sisihkan sekitar 1,5 – 2 jam untuk menjelajahi sepenuhnya interior istana dan taman di sekitarnya.
Biaya Masuk
-
Pengunjung Lokal: Dewasa 20 THB, Anak-anak 10 THB
-
Pengunjung Asing: Dewasa 50 THB, Anak-anak 20 THB
Jam Buka:
-
Jam buka umum harian: 08:00 – 16:00
-
Buka pada hari libur nasional