“Kuil Phothikhun menampilkan patung Buddha plester besar Luang Pho To dan Luang Pho Dam, bersama dengan kuil berukir kayu tiga lantai, menjadikannya tempat peribadatan utama di sepanjang jalan Tak–Mae Sot.”
Kuil Phothikhun (Phothikhun Temple) terletak di lereng bukit dengan suasana teduh dan sejuk, ideal untuk beribadah dan bermeditasi. Kuil ini dibedakan oleh patung Buddha plester yang besar, Luang Pho To dan Luang Pho Dam, yang sering dihormati oleh pengunjung untuk perjalanan yang aman dan berkah.
Kuil ini didirikan pada tahun 1979 (B.E. 2522) oleh penduduk desa Mae Pa, yang ingin mendirikan kuil tempat tinggal hutan (Aranyavasi) setelah dua biksu meditasi datang untuk mengajarkan Dhamma di daerah tersebut. Penduduk desa menyumbangkan tanah hutan untuk membangun kuil. Kemudian, izin resmi untuk menggunakan tanah tersebut diberikan oleh Kementerian Pendidikan pada tahun 1985 (B.E. 2528), dan kuil tersebut menerima penanda batas kerajaan (Visungkammasima) pada tahun 1988 (B.E. 2531).
Daya tarik utama di dalam kuil:
-
Kuil tiga lantai: Lantai dasar berfungsi sebagai ruang kelas Dhamma dan ruang aktivitas. Lantai tengah adalah aula yang dihiasi dengan ukiran kayu dan patung Buddha utama dalam gaya Kanthararas, digunakan untuk acara pembuatan jasa seperti aula khotbah. Lantai atas menampung aula penahbisan utama (Ubosot) dengan Buddha utama dalam posisi Maravichai, dihiasi dengan indah dengan ukiran kayu di dalam dan di luar.
-
Suasana teduh: Area kuil luas dan sejuk, cocok untuk meditasi dan relaksasi.
-
Kegiatan utama: Pengunjung dapat menghormati Luang Pho To dan Luang Pho Dam, berpartisipasi dalam acara pembuatan jasa tahunan, dan bergabung dengan upacara keagamaan selama festival.
-
Pembuatan jasa dan upacara keagamaan: Acara penting sepanjang tahun termasuk upacara Kathin, perayaan Masa Prapaskah Buddha, pemberian sedekah, dan nyanyian akhir tahun. Pengunjung dapat merasakan tradisi lokal dan pengabdian keagamaan secara langsung.
-
Sejarah dan keyakinan masyarakat: Kuil mencerminkan persatuan dan pengabdian penduduk desa dalam membangun kuil di lereng bukit meskipun lahan datar terbatas, menghasilkan kompleks yang berfungsi penuh dan dirancang dengan indah.
Wat Phothikhun adalah tujuan budaya dan agama yang lengkap yang menawarkan arsitektur, sejarah, pembuatan jasa, dan kegiatan untuk turis dan peziarah.
Cara Menuju ke Sana
Dengan Mobil:
- Ambil Jalan Raya 12 (Tak–Mae Sot) menuju kota Mae Sot. Wat Phothikhun terletak di lereng bukit sekitar 5–10 menit setelah Nern Phisawong.
Perjalanan
-
Waktu terbaik untuk berkunjung: Pagi atau sore hari untuk menghindari sinar matahari yang kuat.
-
Kode berpakaian: Berpakaian sopan saat mengunjungi situs keagamaan.
-
Jalan-jalan berkelanjutan: Dapat dikunjungi bersama dengan Nern Phisawong dan Kuil Khun Sam Chon.
-
Bergabung dalam pembuatan jasa lokal: Mengunjungi selama periode festival memungkinkan wisatawan untuk mengalami tradisi dan budaya lokal.
Biaya Masuk:
- Gratis
Jam Buka:
- Buka setiap hari
- Jam kunjungan (kira-kira): 08:00 – 17:00