“Terkenal sebagai Maldives-nya Thailand, Pantai Tien menampilkan jembatan kayu pantai yang menakjubkan dan pengalaman unik berinteraksi dengan kawanan angsa di tengah alam yang masih asli”
Pantai Tien (Tien Beach) terletak di sisi barat Koh Larn, membentang sekitar 400-500 meter. Telah menjadi tujuan utama bagi mereka yang mencari kesempurnaan estetika, karena perairannya sangat jernih dengan rona pirus yang brilian yang kontras indah dengan pasir putih halus seperti tepung. Pantai ini diapit oleh perbukitan di kedua sisinya, menciptakan suasana seperti teluk pribadi yang melindunginya dari ombak yang kuat, menghasilkan air yang tenang seperti cermin sepanjang tahun. Titik masuknya menampilkan jembatan kayu klasik yang berkelok-kelok di sepanjang tebing berbatu, menawarkan salah satu jalan pesisir paling indah di pulau itu.
Ciri khas alami Pantai Tien adalah koleksi pohon Ketapang laut yang berbentuk indah (Terminalia catappa) yang berjejer di pantai. Pohon-pohon ini melakukan lebih dari sekadar memberikan keteduhan yang menyegarkan; selama musim kemarau, daunnya berubah menjadi warna oranye dan merah cerah, menciptakan suasana romantis yang mengingatkan pada musim gugur di iklim yang lebih dingin. Secara ekologis, pantai ini merupakan tempat perlindungan bagi terumbu karang air dangkal dan padang lamun, yang berfungsi sebagai tempat makan penting bagi kehidupan laut kecil. Komitmen terhadap pengelolaan limbah yang ketat dan membatasi olahraga air yang bising memastikan bahwa Pantai Tien mempertahankan lingkungan yang tenang dan kualitas udara yang bersih.
Sorotan Pantai Tien yang terkenal di dunia adalah kawanan angsa putih yang menetap. Dilatih untuk ramah dengan pengunjung, angsa-angsa itu dilepaskan untuk berjalan-jalan di sepanjang pantai pada waktu yang dijadwalkan, mencerminkan harmoni yang menghangatkan hati antara satwa liar dan pariwisata. Hal ini menciptakan suasana yang hidup dan unik yang jarang ditemukan di tujuan tepi laut lainnya. Selain itu, pantai ini berfungsi sebagai stasiun Terapi Warna, di mana warna biru laut yang cerah dan warna hijau subur dari perbukitan terbukti secara ilmiah mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental bagi wisatawan.
Dari perspektif geologi dan ilmu pesisir, Pantai Tien menampilkan lapisan batuan yang terbuka kaya akan mikro-fosil di sepanjang ujung pantai, memberikan bukti sejarah tentang pembentukan pulau di Teluk Thailand. Lereng dasar laut yang landai memfasilitasi oksigenasi air yang sangat baik, menjaga ekosistem bawah laut tetap segar dan hidup. Kunjungan ke Pantai Tien bukan hanya perjalanan liburan; ini adalah pertemuan dengan keindahan yang disempurnakan oleh waktu dan dilestarikan dengan cermat oleh masyarakat setempat untuk menawarkan pengalaman pariwisata berkelanjutan berkualitas tinggi dalam setiap dimensi.
** dalam Bahasa IndonesiaCara Menuju ke Sana
-
Feri: Tiba di Dermaga Na Baan atau Dermaga Pantai Tawaen dari Dermaga Bali Hai.
-
Sepeda Motor / Songthaew: Dari Dermaga Na Baan, menuju ke barat mengikuti rambu-rambu ke "Pantai Tien" (sekitar 2,5 km). Perhatikan bahwa jalan tersebut melibatkan beberapa bukit yang curam. Setelah tiba, diperlukan berjalan kaki singkat melintasi jembatan kayu untuk mencapai pantai.
-
Speedboat: Penyewaan perahu langsung dapat menurunkan Anda tepat di pantai.
Perjalanan
-
Musim Terbaik: Kunjungi antara bulan Desember dan Mei untuk perairan yang paling tenang dan jernih, cocok untuk berenang dan bermain kayak air jernih.
-
Aktivitas Unggulan: Angsa biasanya dilepaskan pada pagi hari (sekitar pukul 08:00) dan sore hari (sekitar pukul 17:00) waktu terbaik untuk fotografi dengan cahaya yang lebih lembut.
-
Peralatan: Bawa kacamata hitam terpolarisasi dan tabir surya yang aman untuk terumbu karang, karena pasir putih memantulkan sinar matahari yang kuat.
-
Fotografi: Jembatan kayu menawarkan pencahayaan terbaik di sore hari, sementara pohon Ketapang laut memberikan latar belakang "gaya hidup" yang sempurna.
-
Etika Lokal: Harap ikuti instruksi staf saat berinteraksi dengan angsa dan hindari memberi mereka makan di luar camilan yang disediakan untuk memastikan kesehatan mereka.
Biaya Masuk:
- Tidak Ada Biaya Masuk
Jam Buka:
-
Setiap Hari: 07:00 – 18:00 (Toko dan restoran)
-
Catatan: Ini adalah salah satu tempat terbaik di pulau untuk menyaksikan matahari terbenam; disarankan untuk tinggal sampai senja.