“Koleksi arsitektur Lanna kayu hitam yang menyimpan seni dan artefak tak ternilai dari Thawan Duchanee di bawah konsep "kegelapan dan kebenaran kematian.”

Museum Bendungan Baan (Baan Dam Museum) mewakili jiwa dan warisan kreatif mendiang Thawan Duchanee, seorang Seniman Nasional Thailand yang terkenal di dunia. Sementara Kuil Putih (Wat Rong Khun) sering disamakan dengan surga putih, Baan Dam dipandang sebagai harta karun hitam yang mencerminkan kebenaran hidup dan mati melalui seni. Tersebar di lebih dari 100 rai, situs ini terdiri dari lebih dari 40 bangunan kayu bergaya Lanna, yang sebagian besar dicat seluruhnya hitam, warna favorit Thawan, yang melambangkan ketenangan, kedalaman, dan konsep Buddha Zen.

Suasana di dalam Baan Dam khidmat, kuat, dan benar-benar unik. Setiap bangunan menampilkan desain arsitektur yang rumit, dengan Katedral (Vihara Luang) menjadi struktur kayu terbesar di bagian depan. Di dalamnya, mahakarya seni, ukiran kayu yang indah, dan barang-barang koleksi eksotis dari seluruh dunia dipajang. Artefak-artefak ini, seperti berbagai kulit binatang, ribuan tanduk, dan tulang, disusun secara artistik untuk mengingatkan pengunjung tentang siklus kehidupan dan keniscayaan kematian.

Apa yang menarik para pelancong modern ke situs ini adalah desain avant-garded-nya. Meskipun menggunakan bahan-bahan alami dan struktur tradisional, Thawan memasukkan konsep-konsep universal ke dalam setiap detail, membuat setiap sudut terlihat seperti pemandangan dari galeri seni kelas dunia—megah namun damai. Selain rumah-rumah kayu hitam, ada struktur putih berbentuk aneh seperti kerucut atau kapsul yang tersebar di seluruhnya, menciptakan kontras mencolok yang sangat fotogenik.

Bagi pengunjung, Anda akan mengalami filosofi seniman tentang menciptakan Kuil di dalam Hati melalui kegelapan yang diterangi oleh kebijaksanaan. Menjelajahi Baan Dam lebih dari sekadar jalan-jalan; ini tentang menyerap energi kreatif dan imajinasi tak terbatas dari seorang maestro. Jika Anda menghargai seni dengan makna yang dalam dan suasana yang tenang dan kuat, Museum Baan Dam adalah tujuan yang tak boleh dilewatkan di Chiang Rai.

Kami mengundang Anda untuk menjelajahi kerajaan hitam ini yang penuh dengan energi artistik. Pelajari kebenaran keberadaan melalui kegelapan dan hormati seniman legendaris yang meninggalkan jejak abadi pada seni Thailand di Museum Baan Dam, Chiang Rai.


Cara Menuju ke Sana
  • Mobil Pribadi: Dari kota Chiang Rai, ambil Jalan Raya 1 (menuju Mae Sai). Lewati Universitas Rajabhat Chiang Rai dan cari rambu Baan Dam di sebelah kiri (belok ke gang sekitar 1 km).

  • Transportasi Umum: Naik songthaew atau bus di rute Chiang Rai-Mae Sai, turun di pintu masuk, dan berjalan kaki atau naik ojek ke area museum.


Perjalanan
  • Persiapan: Sebagian besar area berada di luar ruangan, bawalah payung atau topi dan kenakan sepatu yang nyaman karena ada banyak bangunan untuk dijelajahi.

  • Hormati Seni: Dilarang keras menyentuh karya seni atau barang koleksi. Harap ikuti aturan fotografi.

  • Sorotan: Selain Katedral utama, jelajahi bangunan-bangunan yang tidak biasa di bagian belakang dan zona yang didedikasikan untuk sketsa seniman.


Biaya Masuk:

  • Harganya 80 baht per orang, baik untuk pengunjung Thailand maupun asing.

Jam Buka:

  • Buka setiap hari dari pukul 09:00 – 17:00.

Museum Bendungan Baan

Bagikan

414, Nang Lae Subdistrict, Mueang District, Chiang Rai Map

Daftar 0 ulasan |

Buka sekarang : 8.00 - 17.00

Mon -
Tue8.00 - 17.00
Wed8.00 - 17.00
Thu8.00 - 17.00
Fri8.00 - 17.00
Sat8.00 - 17.00
Sun8.00 - 17.00

053-705834, 053-776333, 081-6731155

info@thawan-duchanee.com

2

Kelola perjalanan Anda

Delete

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Tempat Terdekat

Rong Suea Ten Temple Rong Suea Ten Temple

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 7.80 Kilometer