“Taman Sejarah Phimai adalah salah satu kuil Hindu dan Buddha Mahayana terbesar dari Kekaisaran Khmer. Terkenal karena arsitektur Khmer yang kaya dan arca Buddha Naga Prok yang indah.”

Taman Sejarah Phimai (Phimai Historical Park) adalah salah satu peninggalan Kekaisaran Khmer kuno yang paling berharga dan signifikan yang ditemukan di Thailand. Tempat ini berfungsi sebagai pusat spiritual dan administratif kota kuno Phimai, yang secara historis dikenal sebagai "Vimayapura." Struktur tempat suci ini terutama dibangun dari batu pasir putih dan batu pasir merah, yang berasal dari abad ke-11 hingga ke-12 M (era Buddha ke-16–17). Gaya arsitekturnya merupakan perpaduan dari periode Baphuon dan Angkor Wat, yang mencerminkan periode pembangunan yang berkelanjutan dan penggunaan terus-menerus selama lebih dari 300 tahun. Fitur mencolok dan unik yang membedakannya dari sebagian besar kuil Khmer lainnya adalah sumbu utamanya, yang berorientasi ke selatan, bukan ke arah timur yang khas. Orientasi ini diyakini sejajar secara tepat dengan jalan kerajaan kuno yang menghubungkan Phimai langsung ke ibu kota Khmer, Yasodharapura (Angkor Thom), di Kamboja modern.

Denah dasar tempat suci ini berbentuk persegi panjang yang luas, diselimuti oleh dinding di sekelilingnya, atau galeri, dan parit. Komponen utama di dalam kompleks meliputi:

  • Prang Utama (Prang Prathan): Ini adalah struktur pusat dan paling megah, dibangun dengan batu pasir putih, menjulang hingga ketinggian yang cukup besar. Puncaknya dimodelkan menyerupai kuncup teratai, dan seluruh strukturnya dihiasi dengan relief dasar yang indah pada pedimen (tympanum) dan ambangnya. Khususnya, pedimen di sisi selatan menampilkan ukiran megah Buddha dalam posisi Maravijaya yang duduk di sebuah lengkungan langit, sebuah karya seni dan sejarah yang sangat penting. Ambang pintu menampilkan narasi dari tradisi Hindu dan Buddha Mahayana, termasuk adegan dari epos Mahabharata dan kisah Jataka (kisah kehidupan Buddha sebelumnya).

  • Prang Tambahan (Prang Borivan): Terletak di selatan Prang Utama adalah dua menara satelit yang lebih kecil: Prang Hin Daeng (Prang Batu Merah) dan Prang Phrommathat. Ini dibangun dari bahan yang berbeda, dengan Prang Phrommathat yang diyakini dibangun oleh Raja Jayavarman VII.

  • Galeri (Rabiang Khot): Koridor batu ini mengelilingi Prang Utama, menampilkan deretan tiang dan ukiran indah di dindingnya. Fungsinya adalah untuk mendefinisikan ruang sakral, meningkatkan kesucian dan keagungan tempat suci utama.

  • Gopura (Paviliun Pintu Masuk): Ini berfungsi sebagai gerbang yang dibentengi di empat arah mata angin. Gopura di sisi selatan adalah pintu masuk utama, langsung menghadap jalan kuno.

Signifikansi luar biasa Phimai terletak pada kenyataan bahwa itu adalah salah satu dari sedikit situs keagamaan Khmer yang dibangun terutama mengikuti doktrin Buddha Mahayana, berpotensi bahkan indikasi jelas paling awal dari dukungan Buddha selama pemerintahan Raja Suryavarman I, jauh sebelum adopsi Mahayana yang luas oleh Raja Jayavarman VII. Gambar keagamaan yang paling dihormati yang pernah diabadikan di dalam Prang adalah Buddha yang dilindungi oleh Naga Mucalinda, yang sekarang disimpan di Museum Nasional Phimai. Tempat suci ini tidak hanya mewujudkan sinkretisme agama tetapi juga berdiri sebagai bukti kuat hubungan politik dan budaya yang mendalam antara Kekaisaran Khmer dan wilayah ini di zaman kuno.


Cara Menuju ke Sana
  • Mobil Pribadi: Dari Kota Nakhon Ratchasima (Korat), ambil Jalan Raya 2 (Jalan Mittraphap) dan belok ke Jalan Raya 206 hingga Anda mencapai Distrik Phimai.

  • Bus: Bus berangkat langsung dari Terminal Bus Nakhon Ratchasima ke Distrik Phimai. Waktu tempuh sekitar 1 jam.


Perjalanan
  • Kunjungi di pagi hari atau sore hari untuk menghindari panas yang menyengat dan menangkap kastil dalam cahaya matahari yang lembut.

  • Sisihkan setidaknya 2-3 jam untuk menjelajahi seluruh taman, karena ukurannya besar dan memiliki banyak tempat menarik.

  • Bawa payung, topi, dan air, karena sebagian besar area berada di ruang terbuka.


Biaya Masuk:

  • Warga Thailand: 20 baht

  • Warga Asing: 100 baht

Jam Buka:

  • Buka untuk dilihat setiap hari mulai pukul 07:30 hingga 18:00 (kecuali hari libur nasional dan hari libur resmi)

Taman Sejarah Phimai

Bagikan

A. Phimai, Nakhon Ratchasima Map

Daftar 0 ulasan |

Buka sekarang : 7.30 - 18.00

Mon7.30 - 18.00
Tue7.30 - 18.00
Wed7.30 - 18.00
Thu7.30 - 18.00
Fri7.30 - 18.00
Sat7.30 - 18.00
Sun7.30 - 18.00

4724

Kelola perjalanan Anda

Delete

Semua ulasan

(Daftar 0 ulasan)

Tempat Terdekat

Museum Nasional Phimai Museum Nasional Phimai

(Daftar 0 ulasan)

Jarak 0.53 Kilometer